Semar Maneges Edukasi Moral Kepemimpinan

author Handoko Koresponden Sidoarjo

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pagelaran wayang kulit semalam suntuk di Desa Kedondong, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo. SP/ HIKMAH
Pagelaran wayang kulit semalam suntuk di Desa Kedondong, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo. SP/ HIKMAH

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Wayang kulit Gagrak Porongan gaya Sidoarjoan dengan lakon "Semar Maneges," menjadikan kisah yang mengedukasi warga masyarakat dalam pagelaran wayang kulit semalam suntuk di Desa Kedondong, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo.

Semar, adalah sosok rakyat jelata yang hanya seorang abdi sebuah bentuk penggambaran masyarakat yang miskin dan selalu dianggap remeh oleh orang-orang yang merasa memiliki pengetahuan tinggi dan berkuasa.

Sebenarnya Semar, adalah tokoh yang menggambarkan sifat-sifat yang mewakili kepribadian yang dihidupkan oleh pencerita Dalang Ki Surono Tawar.

"Kisah Semar Maneges, adalah sebuah bentuk edukasi moral dan nilai filosofi kepemimpinan." ujarnya, Minggu (23/06/2024)

Begitulah, Seniman dalang Gagrak Porongan gaya Sidoarjo yang perlu dilestarikan yang secara terselubung membuat suatu lakon cerita yang sebenarnya sangat tepat jika disebut sebagai nasehat. Nilai yang terkandung dalam lakon ini bisa menjadi teladan terutama bagi generasi milenial.

Hadir saat pembukaan Pagelaran Wayang Gagrak Porongan itu Kepala Dinas Perpustakaan Sidoarjo, Ridho Prasetyo, Anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo Komisi D Zahlul Yusar, Kabid Kebudayaan Sidoarjo Sukartini, Camat Tulangan Asmara Hadi, Kepala Desa Kedondong Jamali, 12 Dalang, serta tamu undangan.

Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Sidoarjo, Zahlul Yussar, yang ikut hadir acara pagelaran wayang kulit, merespons positif. Untuk lebih kuat mendorong keberadaan wayang kulit Gagrak Porongan, makai ia akan menyetujui jika titik pagelaran wayang kulit ditambah.

“Kalau tahun ini wayang Gogrok Porongan digelar di 12 titik, maka tahun depan, saya akan menyetujui jika titik pagelaran wayang ditambah,” janjinya.

Kepala Desa (Kades) Kedondong Jamali, dalam sambutannya mengatakan, acara ini mengenalkan kepada masyarakat bahwa Wayang Gagrak Porongan itu sebagai kesenian tradisional asli Kabupaten Sidoarjo.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak Pemkab Sidoarjo, yang mendukung seni tradisional yang mengangkat nilai-nilai luhur ini. Kami berharap tahun depan bisa digelar kembali acara seperti ini,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo Dr. Tirto Adi M. Pd dalam sambutannya menyampaikan, pagelaran wayang Kulit gagrak ini adalah putaran ke 3 dan berharap kepada Anggota dewan zahlul yusar, untuk pagelaran Wayang Gagrak Porongan ini bisa di tambah dari 12 menjadi 18 titik di tiap kecamatan.

"Acara ini di gelar untuk mengenalkan kepada masyarakat bahwa Wayang Gagrak Porongan itu sebagai kesenian tradisional asli Kabupaten Sidoarjo", ucap Tirto. Hdk/hik

Berita Terbaru

Antisipasi Banjir, PUBMSDA Kebut Proyek Rumah Pompa dan Pengerukan Sungai

Antisipasi Banjir, PUBMSDA Kebut Proyek Rumah Pompa dan Pengerukan Sungai

Senin, 21 Sep 2026 18:43 WIB

Senin, 21 Sep 2026 18:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Antisipasi banjir dilakukan Pemkab Sidoarjo sejak dini menjelang musim hujan. Untuk itu, Wakil Bupati Mimik Idayana memastikan p…

Petrokimia Gresik Sulap Produk Samping Jadi Penyaring Belerang, Raih Paten Inovasi Silika

Petrokimia Gresik Sulap Produk Samping Jadi Penyaring Belerang, Raih Paten Inovasi Silika

Senin, 21 Sep 2026 17:33 WIB

Senin, 21 Sep 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Produk samping industri yang selama ini membutuhkan ruang penyimpanan dan pengelolaan justru berhasil disulap PT Petrokimia Gresik m…

PDIP Minta Restrukturisasi OPD Tak Bebani APBD, Bupati Madiun Sebut  Lebih Efisien

PDIP Minta Restrukturisasi OPD Tak Bebani APBD, Bupati Madiun Sebut  Lebih Efisien

Senin, 21 Sep 2026 17:04 WIB

Senin, 21 Sep 2026 17:04 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Madiun memberikan perhatian terhadap rencana perubahan ketiga atas Peraturan Daerah Nomor 6 T…

Jelang Akhir Tahun Pemkab Ponorogo Kebut Proyek Fisik, DPRD Ingatkan Soal Kualitas

Jelang Akhir Tahun Pemkab Ponorogo Kebut Proyek Fisik, DPRD Ingatkan Soal Kualitas

Senin, 21 Sep 2026 17:03 WIB

Senin, 21 Sep 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mulai menggenjot pelaksanaan sejumlah pekerjaan fisik di tengah waktu pelaksanaan anggaran 2026 …

Peringatan HUT ke-81 PMI, Pemkot Mojokerto Apresiasi 23 Pendonor Darah Sukarela 75 Kali

Peringatan HUT ke-81 PMI, Pemkot Mojokerto Apresiasi 23 Pendonor Darah Sukarela 75 Kali

Senin, 21 Sep 2026 14:02 WIB

Senin, 21 Sep 2026 14:02 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto– Semangat kemanusiaan terus mengalir di Kota Mojokerto. Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI), sebanyak …

Bambang Haryo Terima Penghargaan Pembina Olahraga 2026, Target Prestasi Jatim di PON Jadi Sorotan

Bambang Haryo Terima Penghargaan Pembina Olahraga 2026, Target Prestasi Jatim di PON Jadi Sorotan

Senin, 21 Sep 2026 13:25 WIB

Senin, 21 Sep 2026 13:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai Pembina Olahraga Perorangan B…