Kekeringan Air Landa Jatim: Blitar Siaga, Pacitan Tanggap Darurat

author Lailatul Nur Aini

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Musim kemarau yang melanda wilayah Jawa Timur (Jatim) telah menyebabkan sejumlah daerah mengalami kekeringan. Beberapa daerah bahkan telah meminta pasokan air bersih melalui pengiriman darat maupun penjatuhan dari udara.

Permintaan air bersih ini telah diterima oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dari tingkat kabupaten/kota hingga provinsi. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, truk-truk yang membawa air bersih telah dikirim ke desa-desa terdampak kekeringan.

Kepala Pelaksana BPBD Jatim, Gatot Soebroto, mengakui bahwa beberapa desa di wilayahnya telah mengalami kekeringan serius. Salah satu daerah yang paling parah terdampak adalah Blitar, yang sudah menerbitkan status tanggap darurat dan meminta pengiriman air bersih.

"Blitar adalah daerah yang baru saja mengeluarkan SK Tanggap Darurat," kata Gatot, ketika ditemui Surabaya Pagi, usai acara di Hotel Movenpick Surabaya, Selasa (25/6/2024).

Selain Blitar, Kabupaten Pacitan juga menghadapi ancaman kekeringan, meskipun saat ini baru mengeluarkan status siaga darurat.

"Pacitan baru mengeluarkan status siaga darurat. Artinya, beberapa wilayah masih memiliki potensi air yang bisa dimaksimalkan terlebih dahulu,” jelas Gatot.

Meskipun demikian, Gatot memastikan bahwa BPBD Provinsi Jatim tetap siaga dalam memberikan pasokan air bersih ke daerah-daerah yang terdampak kekeringan. Ia juga mengakui adanya potensi kekeringan yang tinggi, mengingat tahun lalu lebih dari 800 desa di Jatim mengalami kekeringan.

"Jika sewaktu-waktu terjadi kekeringan, status tanggap darurat akan diterapkan,” ujarnya. “Kami fokus menyuplai air bersih. Tahun lalu, lebih dari 800 desa mengalami potensi kekeringan," tutur Gatot.

Tentunya dengan kondisi kekeringan yang melanda Jawa Timur ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Upaya penanggulangan dengan menyediakan pasokan air bersih menjadi prioritas utama, terutama untuk daerah-daerah yang telah mengeluarkan status darurat.

"BPBD Jatim terus memonitor situasi dan siap melakukan langkah-langkah lanjutan untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat terpenuhi," tegas Gatot.

Dengan langkah-langkah yang diambil oleh BPBD Jatim, diharapkan kekeringan yang terjadi tidak sampai menyebabkan krisis air bersih yang lebih parah.

"Pastinya, dari Pemerintah provinsi berkomitmen untuk terus mengawal dan mengatasi permasalahan ini," pungkasnya. Ain

Berita Terbaru

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun peringati Hari Sumpah Pemuda dengan gelar aksi sosialisasi keselamatan…

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

BPKH menghadapi tantangan menjaga keamanan dan keberlanjutan dana, sementara nilai manfaat membantu membiayai haji dan memunculkan pertanyaan tentang hak jemaah…

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAG.com, Surabaya - Universitas Airlangga sedang menggelar event AICECS, Airlangga International Cultural Environmental Community Service sebagai wadah…