BUMN Gelar Bazar Produk Herbal di Pulau Dewata

author surabayapagi.com

- Pewarta

Kamis, 27 Jun 2024 19:24 WIB

BUMN Gelar Bazar Produk Herbal di Pulau Dewata

SURABAYAPAGI.COM, Denpasar - Kementerian BUMN mengenalkan kekayaan rempah-rempah dan pangan Indonesia melalui pameran bazar UMKM yang berlangsung 27-30 Juni 2024 di Bali.

Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN Loto Srinaita Ginting mengatakan 90 UMKM ini berasal dari berbagai daerah dengan 100 jenis produk yang mengandung olahan herbal jamu, aromaterapi, makanan dan minuman, kecantikan dan kebugaran, serta produk fesyen ramah lingkungan dan kerajinan.

Baca Juga: Bad News or Good News, Erick Thohir Minta Rp44,24 triliun

“Pameran ini termasuk untuk mengenalkan daerah, misalnya sagu kan banyak dari Maluku dan Papua, ada juga andaliman dari sekitaran Danau Toba, ada juga keripik pisang dari daerah-daerah tertentu, juga aneka jahe,” kata dia, Kamis (27/6).

Loto melihat UMKM yang menjual produk berbahan pangan dan rempah-rempah asli Indonesia ini perlu diberi ruang untuk berkembang hingga tingkat internasional, oleh karena itu Kementerian BUMN memilih fokus membina mereka kali ini.

Baca Juga: Waskita akan Jadi Anak Usaha Hutama Karya

Bazar UMKM Untuk Indonesia bertajuk Herb Euphoria Fest yang dilaksanakan di Mal Living World Denpasar sendiri merupakan kali pertama Kementerian BUMN menggelar bazar produk herbal di Pulau Dewata.

Loto menilai acara ini selain bisa mengenalkan kekayaan herbal nusantara juga mendorong gaya hidup sehat, apalagi Bali memiliki ekosistem bisnis wellness yang terkenal bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Baca Juga: Perusahaan BUMN Klaim Dirugikan KA China Whoosh Rp 7,12 triliun

“Memang tujuannya untuk memperkenalkan daerahnya dan syukur-syukur pembeli langsung tertarik mengunjungi daerahnya, jadi bisa kita mulai mengenalkan daerah tertentu setelah orang tau produknya dan suka,” ujarnya.

Adapun lima BUMN yang terlibat dalam pameran bazar UMKM ini adalah Bank Mandiri, Pelindo, Adhi Karya, Permodalan Nasional Madani (PNM), dan Perhutani, dimana sebelumnya mereka sudah mengkurasi dan membina UMKM di tanah air untuk diboyong ke pameran-pameran serupa. 

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU