Hasil Visum, Polres Lamongan Pastikan Seorang Montir yang Meninggal Karena Dibunuh

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kapolres, Kasatreskrim dan Kasi Humas Polres Lamongan menunjukan barang bukti hasil kejahatan pembunuhan berencana. SP/MUHAJIRIN 
Kapolres, Kasatreskrim dan Kasi Humas Polres Lamongan menunjukan barang bukti hasil kejahatan pembunuhan berencana. SP/MUHAJIRIN 

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Dugaan pembunuhan terhadap seorang pekerja bengkel atau montir di Lamongan, Abdul Aziz (23), akhirnya menemukan titik terang. Melalui Reskrim Polres Lamongan, setelah menerima hasil visum memastikan meninggalnya korban adalah dibunuh dengan cara mencampuri makanan seblak pakai racun tikus.

Hal itu disampaikan oleh Kapolres Lamongan, AKBP Bobby A. Condroputro melalui Kasatreskrim AKP AKP I Made Suryadinata dalam jumpa Persnya di ruangan K3i Polres setempat, Sabtu (29/6)2024).

Disebutkan olehnya, korban berinisial AA ini adalah seorang pekerja montir di salah satu bengkel di Desa Sumberwudi, Karanggeneng, Lamongan. Mereka dibunuh oleh kenalannya NF yang ditenggarai sebagai "Biro jodoh" yang menjanjikan korban untuk mencarikan pasangan hidup.

Bahkan lanjut Made panggilan akrab Kasatreskrim ini, untuk memuluskan niatnya korban sampai harus merogoh koceknya hingga belasan juta atau tepatnya Rp 16 juta. "Jadi kenapa ini saya rilis hari ini, karena kami sudah mendapatkan hasil visumnya dari Polda Jatim, dan hasil visum ini bisa dipertanggung jawabkan," jelasnya kepada awak media.

Tragedi kematian AA pada Februari lalu itu akhirnya diungkap polisi. Korban, yang awalnya diduga meninggal secara wajar, ternyata tewas diracun tikus kenalannya.

AA merupakan warga Desa Palrejo, Sumobito, Jombang. Sehari-hari, korban merupakan montir motor di Desa Sumberwudi, Karanggeneng, Lamongan. Korban ditemukan tewas oleh bapaknya, Khoiruman (52), pada 7 Februari 2024.

Polisi yang mendapat laporan kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan visum luar pada tubuh korban. Hasilnya, tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan. Kasus ini terungkap setelah ada temuan transfer uang ke rekening seseorang.

Usut punya usut, ternyata Abdul diracun oleh NF (27). Pelaku mengakuinya dan saat ini tengah ditahan di Mapolres Lamongan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. "Dari hasil pemeriksaan, pembunuhan yang dilakukan NF tersebut dipicu sakit hati karena AA terus menagih uang jasa yang diberikannya," ungkapnya.

Sementara itu, beberapa barang bukti juga berhasil diamankan oleh penyidik, antaranya satu buah handphone merk infinix warna hitam, rekaman voice note, 1 buah buku tabungan Bank BRI atas nama Abdul Aziz, kemudian satu buah celana panjang jenis-jenis warna hitam dan ikat pinggang warna hijau korban, kemudian satu buah celana dalam milik korban satu buah buku tabungan Bank BRI atas nama suparto, 1 unit motor Beat warna merah putih tombol W 4855 KJ beserta kunci kontaknya.

Barang bukti lainya berupa satu buah tas selempang warna hitam,1 buah handphone merk redmi warna hitam. "Kemudian kami juga mengamankan sisa makanan seblak yang dimakan oleh korban yang diduga dicampur racun tikus," bebernya.

Atas perbuatannya itu, korban diancam hukuman mati, atau penjara selama-lamanya 20 tahun, karena melanggar pasal 340 KUHP dan pasal 338 KUHP tentang tindak pidana pembunuhan berencana. jir

Berita Terbaru

Empat Truk Pengangkut Pasir Terjebak Arus Deras di Sungai Besuk Koboan Lumajang, Polisi Lakukan Evakuasi

Empat Truk Pengangkut Pasir Terjebak Arus Deras di Sungai Besuk Koboan Lumajang, Polisi Lakukan Evakuasi

Minggu, 01 Nov 2026 21:26 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 21:26 WIB

SURABAYA PAGI, Lumajang– Sebanyak Empat truk pengangkut pasir terjebak derasnya arus air di kawasan pertambangan pasir CV Manfaat Manunggal Nusantara, Sungai B…

Bantai Wakil Singapura 6-1, MilkLife Strikers Buka Singa Cup dengan Hattrick Ika Wonda

Bantai Wakil Singapura 6-1, MilkLife Strikers Buka Singa Cup dengan Hattrick Ika Wonda

Minggu, 01 Nov 2026 20:21 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 20:21 WIB

SurabayaPagi, Singapura – Tim MilkLife Strikers mengawali kiprahnya di turnamen internasional Singa Cup 2026 dengan hasil gemilang. Menghadapi wakil tuan rumah …

Sekolah Surabaya Pertahankan Dominasi, Bandung Lahirkan Dua Juara Baru di MilkLife Soccer Challenge

Sekolah Surabaya Pertahankan Dominasi, Bandung Lahirkan Dua Juara Baru di MilkLife Soccer Challenge

Minggu, 01 Nov 2026 20:06 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 20:06 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Persaingan sepak bola putri usia dini di Surabaya dan Bandung semakin kompetitif. MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Seri 1 2026–2027 men…

Gudang di Ponorogo Terbakar Hebat, Api Disebut Berasal dari Pembakaran Sisa Tanaman Jagung

Gudang di Ponorogo Terbakar Hebat, Api Disebut Berasal dari Pembakaran Sisa Tanaman Jagung

Minggu, 01 Nov 2026 18:31 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 18:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Ponorogo – Gudang barang bekas (rosok) milik Tugiantoro, warga Desa Turi, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, terbakar pada M…

BeautyFest Asia by Popbela.com Hadir di Surabaya, Bagikan Promo Produk Kosmetik yang Sangat Menarik

BeautyFest Asia by Popbela.com Hadir di Surabaya, Bagikan Promo Produk Kosmetik yang Sangat Menarik

Minggu, 01 Nov 2026 18:01 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 18:01 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- BeautyFest Asia by Popbela.com hadir melalui penyelenggaraan di Surabaya pada 30 Oktober–1 November 2026 di Convention Hall, Tunjungan …

Ratusan Botol Miras Disita Polisi dari Kafe di Ujungpangkah Gresik

Ratusan Botol Miras Disita Polisi dari Kafe di Ujungpangkah Gresik

Minggu, 01 Nov 2026 17:36 WIB

Minggu, 01 Nov 2026 17:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Peredaran minuman beralkohol (miras) tanpa izin kembali ditertibkan aparat kepolisian. Kali ini, jajaran Polres Gresik menyasar s…