2 Perguruan Silat Terlibat Konflik di Bawah Flyover Peterongan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Konflik antar pesilat kembali terjadi di Jombang. Kali ini, gerombolan pesilat menyerang anggota perguruan silat lain di bawah flyover Peterongan. Insiden ini menyebabkan 2 orang terluka dari kedua kubu.

Kanit Reskrim Polsek Peterongan Ipda Dian Rizal Mabrur mengatakan awalnya korban berinisial AP (24) hendak pulang setelah latihan bela diri di Desa Plandi, Kecamatan/Kabupaten Jombang.

Dini hari itu sekitar pukul 02.00 WIB, pesilat warga Kecamatan Kesamben yang bersama seorang temannya dari perguruan silat yang sama mampir beli pentol di bawah flyover Peterongan.

Saat baru saja menaiki sepeda motornya, AP didatangi gerombolan pesilat dari perguruan lain yang berjumlah sekitar 10 orang. Para pesilat itu sebelumnya telah berkonvoi dari timur ke barat atau dari arah Mojoagung ke Jombang.

"Segerombolan orang dari perguruan lain itu kemudian melakukan penyerangan pemukulan terhadap korban dengan tongkat besi. Korban mengalami luka di mulut, 3 gigi depan atas patah, serta punggung kanan memar. Sedangkan temannya lari," terang Dian kepada wartawan, Minggu (30/6/2024).

Keributan menjelang Minggu pagi itu membuat warga di sekitar flyover Peterongan berdatangan. Sehingga gerombolan pesilat itu kabur meninggalkan korban. Namun, korban berhasil menangkap salah satu pelaku yang memukulinya.

Pesilat berinisial MNC (20) itu pun menjadi bulan-bulanan warga sekitar. Beruntung Tim Lowo Petir dari Unit Reskrim Polsek Peterongan segera tiba di lokasi. Tim yang dipimpin Dian ini berhasil menyelamatkan MNC dari amukan massa.

"Alhamdulillah kami segera datang sehingga pelaku bisa kami selamatkan," jelasnya.

MNC diamankan di Mapolsek Peterongan setelah menjalani perawatan di rumah sakit. Pesilat asal Kecamatan Ploso, Jombang ini sudah ditetapkan sebagai tersangka pengeroyokan terhadap AP. Saat ini, polisi memburu pelaku lainnya.

"Pelaku (MNC) kami amankan di Polsek Peterongan, sudah ditetapkan tersangka," tandas Dian. Jb-01/ham

Berita Terbaru

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) siap berjuang mati-matian. Menurutnya pernyataan Jokowi itu menjadi dorongan moral dan militansi…

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Setelah Lengser dari KSP, Moeldoko Mengeluh

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Setelah tak jabat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) dan kini jadi Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia…

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Gus Ipul-Gus Yahya, ke Istana Bareng

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 19:02 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengundang organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam pada Selasa (3/2) siang. Apa yang akan…

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Komnas Anak Ingatkan Konflik Terekspos di Media Berdampak Buruk

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Komnas Anak berharap kasus ini tidak berlarut-larut. Sebab, konflik yang terus menerus terekspos di media dikhawatirkan akan…

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Kisah Anak-Cucu Almarhum Emilia Contesa : Denada Nangis, Ressa Siap Islah

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Drama perseteruan antara pihak Ressa dan Denada memasuki babak baru yang makin panas. Tak main-main, Dino Rossano Hansa selaku Om…

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Pimpinan BUMN Akal-akalan, Perlu Diungkap Modusnya

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 18:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Saat pidato di Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026), Presiden Prabowo…