PLN Salurkan TJSL Sertifikasi Arborist untuk Profesional Pangkas Pohon

author Arlana Chandra Wijaya

- Pewarta

Senin, 01 Jul 2024 16:50 WIB

PLN Salurkan TJSL Sertifikasi Arborist untuk Profesional Pangkas Pohon

SurabayaPagi, Malang - PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) komitmen memastikan seluruh infrastruktur ketenagalistrikan dalam kondisi aman.

Hal ini dilakukan agar dapat menyalurkan kebutuhan listrik secara optimal untuk pelanggan di wilayah Jawa Timur hingga Bali dengan patroli rutin untuk memantau kondisi jaringan pada tower transmisi.

Baca Juga: Rampungkan PSN Infrastruktur Kelistrikan, PLN Terima Penghargaan dari Kemenko Perekonomian

General Manager PLN UIT JBM, Amiruddin menyampikan, petugas patroli memastikan kondisi jaringan aman dari benda asing.

“Jarak aman sesuai dengan peraturan adalah 3 meter bebas dari andongan jaringan transmisi, sehingga untuk bangunan tidak boleh setinggi itu, juga tanaman yang mendekati jarak aman, harus dipotong," ungkap Amiruddin.

Amiruddin menyebut sebagai wujud tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan, PLN salurkan kepeduliannya dengan peningkatan kompetensi masyarakat wilayah perusahaan di sekitar aset tower pada pelatihan Arborist, yakni profesional Pangkas dan Potong Pohon.

Baca Juga: PLN-MKI Tandem Gelar Electricity Connect 2024, Showcase Kolaborasi Global untuk Transisi Energi di Indonesia

“Bekerja di ketinggian merupakan salah satu pekerjaan yang membutuhkan keahlian dan keterampilan dan pekerjaan ini memiliki risiko yang paling tinggi. Pelatihan diadakan dalam 5 tahap hingga Jumat (3/7) bekerjasama dengan Asosiasi Rope Access Indonesia (ARAI) yang memiliki pengalaman, keahlian dan kompetensi dalam menggunakan teknik rope access (akses tali) untuk pekerjaan di ketinggian, nantinya seluruh peserta program TJSL yang menerima materi Arborist ini akan mendapatkan sertifikasi," ujarnya.

Amiruddin menerangkan, pelatihan ini digelar untuk mempelajari seluruh teknik pekerjaan diketinggian dan safety khususnya bidang Arborist. 

“Dibutuhkan keahlian bukan hanya sekedar memanjat, karena pelatihan Aborist ini masih jarang dilakukan sehingga nantinya menjadi keterampilan khusus yang didapat bisa dimanfaatkan oleh peserta, serta terus mengutamakan safety selama pelatihan maupun setelah pelatihan. PLN akan terus berusaha mendukung kegiatan asah kompetensi masyarakat dari berbagai segi bidang melalui program-program sebagai wujud tanggung jawab sosial perusahaan," paparnya.

Baca Juga: Charging Mobil Listrik Terbanyak di Satu Lokasi, Kolaborasi PLN - Komunitas WEVI di Bandung Catat Rekor MURI

Amiruddin menambahkan, seluruh peserta juga mendapatkan sosialisasi komitmen perusahaan dalam hadirkan layanan kelistrikan untuk pelanggan. 

“Seluruh mitra binaan TJSL tahun 2024 telah kami berikan pemahaman mendalam untuk kemudahan penggunaan aplikasi PLN Mobile. Seperti pada peserta dalam pelatihan Arborist ini mendapatkan informasi lengkap bahwa PLN telah bertransformasi dengan menghadirkan layanan jauh lebih mudah untuk pelanggan selama 24 jam penuh melalui aplikasi PLN Mobile. Seluruh peserta kini semakin paham bahwa kemudahan layanan kelistrikan telah dihadirkan PLN agar pelanggan tidak lagi bingung jika membutuhkan bantuan pada kelistrikan. Sebanyak kurang lebih 100an orang peserta pelatihan sebagai mitra binaan TJSL mendownload aplikasi PLN Mobile untuk dapatkan kemudahan layanan kelistrikan," pungkas Amiruddin. Byb

Editor : Redaksi

BERITA TERBARU