Toyota Suntik Mati Supra Mesin 4 Silinder, Bakal Beralih ke Teknologi ICE

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Produksi Supra bermesin empat silinder dihentikan. SP/ JKT
Produksi Supra bermesin empat silinder dihentikan. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Toyota, pabrikan asal Jepang, kini harus menyudahi produksi dari Supra bermesin empat silinder entry-level. Perusahaan asal Negeri Sakura ini, bahkan telah mengkonfirmasi, jika model harga terjangkaunya tersebut sudah tidak ada lagi di jajaran produk Toyota.

Toyota dinilai lamban untuk berbisnis di pasar kendaraan listrik, karena memang pabrikan asal Jepang ini memiliki rencana yang cukup matang untuk mobil dengan mesin pembakaran dalam alias internal combustion engine (ICE). Pasalnya, Gazoo Racing percaya bahwa mesin pembakaran masih memiliki masa depan yang cerah.

Sementara itu, investasi masih terus dilakukan untuk teknologi ICE, yang akan digunakan model-model masa depan di luar GR86, GR Yaris, GR Corolla, dan GR Supra. Sedangkan Tomoya Takahashi, mengatakan bahwa tidak ada rencana untuk membuat mobil listrik berperforma tinggi. Justru mengungkap jika GR bermaksud menggunakan mesin pembakaran internal sebanyak mungkin.

Menurutnya, bukan tak mungkin akan ada masa ketika mesin bensin dilarang, tetapi mesin pembakaran internal tidaklah buruk, dan musuhnya adalah karbon.

Sebagai informasi, Toyota Supra sendiri, merupakan model yang lambat dari segi penjualan. Pada 2023 saja, model ini hanya terjual 2.652 unit. Sedangkan mobil sport lainnya mengalami peningkatan.

Toyota Supra 2.0 2024 hadir dengan mesin 2.0 liter turbocharged yang mampu menghasilkan tenaga hingga 255 tk. Mesin ini dikawinkan secara eksklusif dengan transmisi otomatis delapan percepatan, dan dapat mencapai kecepatan 60 mil per jam dalam waktu sekitar 5,0 detik. Tidak terlalu cepat, tapi tentu saja tidak lambat.

Saat ini, jajaran Toyota Supra hanya terdiri dari model enam silinder. Model 2025 ini hadir dalam varian 3.0 dan 3.0 Premium, dengan mesin 3,0 liter enam silinder turbocharged, yang masih menghasilkan 382 tk. jk-03/dsy

Berita Terbaru

Pemkot Surabaya: Warga yang Rekam Aksi Pencurian Fasum Bakal Dapat Insentif Rp300 Ribu

Pemkot Surabaya: Warga yang Rekam Aksi Pencurian Fasum Bakal Dapat Insentif Rp300 Ribu

Minggu, 09 Agu 2026 15:50 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti aksi pencurian fasilitas umum (Fasum) di sejumlah taman kota di Surabaya, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot)…

Sambil Tunggu Putusan Hak Asuh, Pemkot Titipkan Anak Pasutri Viral ke Rumah Aman Kota Surabaya

Sambil Tunggu Putusan Hak Asuh, Pemkot Titipkan Anak Pasutri Viral ke Rumah Aman Kota Surabaya

Minggu, 09 Agu 2026 15:45 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kasus viralnya di media sosial (medsos) terkait pengasuhan anak berinisial A dari pasangan suami istri (pasutri)…

Mulai Pasang Portal dan CCTV, Pemkot Surabaya Benahi Parkir Makam Keputih

Mulai Pasang Portal dan CCTV, Pemkot Surabaya Benahi Parkir Makam Keputih

Minggu, 09 Agu 2026 15:40 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menyusul banyaknya keluhan warga terkait tarif parkir yang melebihi ketentuan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membenahi sistem…

Musim Kemarau, Dam Jejeruk Magetan Jadi Hidden Gem Gratis Bernuansa Alam

Musim Kemarau, Dam Jejeruk Magetan Jadi Hidden Gem Gratis Bernuansa Alam

Minggu, 09 Agu 2026 15:22 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Berakhir pekan tidak perlu merogoh kocek untuk menikmati wisata alam yang banyak menawarkan berbagai keindahan dan spot menarik.…

Efektifkan Upaya Pemadaman, TNBTS Tutup Total Akses Wisata Kawasan Gunung Bromo

Efektifkan Upaya Pemadaman, TNBTS Tutup Total Akses Wisata Kawasan Gunung Bromo

Minggu, 09 Agu 2026 15:00 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai upaya mengefektifkan pemadaman kebakaran di kawasan Gunung Bromo yang sempat terbakar hebat, saat ini Balai Besar Taman…

Persoalan Maraknya Keracunan MBG, Dinkes Tulungagung Temukan Pelanggaran SOP

Persoalan Maraknya Keracunan MBG, Dinkes Tulungagung Temukan Pelanggaran SOP

Minggu, 09 Agu 2026 14:54 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 14:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menindaklanjuti persoalan sebanyak enam kasus dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG), saat ini Dinas Kesehatan Kabupaten…