Ongkos Makin Besar Makin Dikejar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Pilkada butuh modal. SP/ HIKMAH
Ilustrasi. Pilkada butuh modal. SP/ HIKMAH

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Bila bupati hanya mengandalkan pendapatan yang sah, rasanya tidak ada yang mau mencalonkan diri. Mereka pasti rugi besar. Bayangkan untuk maju di pilkada butuh modal politik kisaran 20-40 miliar. Itu Pun tidak menjamin terpilih.

Omong kosong bila tujuannya ingin mengabdi. Ucapan itu lips servis (pemanis bibir) saja untuk meraih simpati publik. Atau yang mimpi ingin jadi kepala daerah untuk sebuah kehormatan, harga diri dan gengsi. Hari gini, rasanya tidak ada seperti itu. 

Dibalik kemewahan protokol yang diperoleh, tentu saja dia mau modalnya balik. Malah baliknya diharapkan berlipat ganda. Tapi mana mungkin bisa balik modal kalau hanya mengharapkan pendapatan/tunjangan dari negara!!!!. 

Hitungan nya begini, Bila bupati habiskan modal politik 30 miliar saja dalam jabatan satu periode (5 tahun) maka dalam setahun modal yang dikeluarkan 6 miliar atau sebulan 500 juta. Mampukah bupati menerima pendapatan yang sah dari negara mengembalikan modalnya tadi? Jawabannya "Sangat tidak mungkin", karena mustahil negara memberi pendapatan 500 juta/bulan. Kecuali di negara-negara teluk ( Minyak)," imbuhnya, Jumat (05/07/2024). 

Solusinya untuk mengembalikan modal, bupati/walikota harus berjibaku untuk mengejar rejeki pinggiran. Terkadang kepala daerah yang gelap mata menabrak hukum. Akhirnya bukan untung tapi justru malah apes menimpa seperti kasus pidana korupsi bupati  di sejumlah daerah. 

Sudah gitu masih banyak yang doyan jadi bupati/walikota. Malah uyel2an antre mendapatkan rekom. 

Untuk berjibaku menjadi Bupati/Walikota adalah seakan masuk di kandang macan, dalam pandangan nya adalah kawasan pragmatis untuk proses election. Di pemilu legislatif dan kepala daerah, budaya masyarakatnya adalah pragmatisme. Artinya untuk menuju klaster pragmatis dibutuhkan modal besar bukan hanya 30 miliar, malah jauh dari jumlah itu. Hds/Hik

Berita Terbaru

Tingkatkan Kemandirian Fiskal, Mas Dhito Dorong Inovasi Genjot PAD

Tingkatkan Kemandirian Fiskal, Mas Dhito Dorong Inovasi Genjot PAD

Rabu, 24 Jun 2026 20:22 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI, Kediri - Pemerintah Kabupaten Kediri terus mendorong inovasi menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk meningkatkan kemandirian fiskal daerah…

Anak Ketua PCNU Pontianak Dilaporkan ke Polda Jatim, Diduga Rampas Barang dan Intimidasi Korban dengan Sajam

Anak Ketua PCNU Pontianak Dilaporkan ke Polda Jatim, Diduga Rampas Barang dan Intimidasi Korban dengan Sajam

Rabu, 24 Jun 2026 20:20 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 20:20 WIB

SURABAYAPAGI, Surabaya – Dugaan aksi main hakim sendiri yang menyeret nama AF, putra seorang Ketua PCNU di Pontianak, kini menjadi perhatian publik. AF d…

Ekspos Manajemen Talenta di BKN, Bupati Gus Barra Paparkan Progres Implememtasi Sistem Meritokrasi

Ekspos Manajemen Talenta di BKN, Bupati Gus Barra Paparkan Progres Implememtasi Sistem Meritokrasi

Rabu, 24 Jun 2026 17:14 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 17:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto sukses melaksanakan kegiatan Ekspos Manajemen Talenta di kantor Badan Kepegawaian Negara (…

Maidi Disebut Langgar Aturan Mekanisme Tanggung Jawab Sosial  ‎

Maidi Disebut Langgar Aturan Mekanisme Tanggung Jawab Sosial ‎

Rabu, 24 Jun 2026 15:47 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 15:47 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fakta sidang dugaan korupsi berkedok corporate social responsibility (CSR) yang menyeret Wali Kota Madiun nonaktif Maidi kembali men…

Peringati HLUN 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Lansia PC Muslimat NU Kota Kediri Nikmati Bepergian dengan Kereta Api

Peringati HLUN 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Lansia PC Muslimat NU Kota Kediri Nikmati Bepergian dengan Kereta Api

Rabu, 24 Jun 2026 15:25 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kegiatan tersebut  merupakan bentuk komitmen PT KAI Daop 7 Madiun dalam menghadirkan layanan transportasi yang ramah lansia. …

Anak Mantan Bupati, Selewengkan Dana Hibah Covid Rp 68 Miliar

Anak Mantan Bupati, Selewengkan Dana Hibah Covid Rp 68 Miliar

Rabu, 24 Jun 2026 15:10 WIB

Rabu, 24 Jun 2026 15:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Anggota DPRD Kabupaten Sleman Raudi Akmal , telah ditetapkan tersangka kasus dugaan korupsi hibah pariwisata Kabupaten Sleman…