Curi TV Hotel, 2 Pemuda Jadi Penghuni Hotel Prodeo

author surabayapagi.com

- Pewarta

Senin, 08 Jul 2024 19:27 WIB

Curi TV Hotel, 2 Pemuda Jadi Penghuni Hotel Prodeo

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - TGH (20) warga Jagir Sidomukti, Surabaya dan ADE (20) warga Pati, Jawa Tengah bersama-sama sering menginap di hotel. Lalu sewaktu di kamar mereka gunakan untuk maling televisi. 

Keduanya tertangkap di Surabaya, Senin (8/7). Penangkapan terjadi ketika mereka berdua check out hotel, di sekitaran kawasan Genteng.

Baca Juga: 9 Remaja Ditetapkan Jadi Tersangka Pengeroyokan, 5 DPO

Ceritanya, TGH dan ADE satu hari sebelumnya mereka berdua menginap di hotel budget, di sekitaran kawasan Genteng.

Ketika check out karyawan hotel melakukan pengecekan ke kamar yang mereka inapi.

Alangkah kagetnya petugas melihat keadaan kamar, televisi LED ukuran 22 inch yang seharusnya terpasang di dinding tidak ada. 

Petugas kamar pun berkoordinasi dengan resepsionis untuk menahan mereka.

Ketika tas laundry yang mereka bawa digeledah, ternyata isinya ada tiga televisi ukuran 22 inch.

Salah satu televisi dari tiga televisi tersebut adalah milik kamar hotel yang baru saja mereka sewa.

Baca Juga: Polsek Genteng Ringkus Kelompok Gangster Bersajam yang Resahkan Warga

Petugas hotel pun lantas menghubungi polsek setempat. Keduanya ditangkap.

Pelaku ADE membeberkan mencuri televisi menurutnya kejahatan yang minim risiko. Kamar hotel privasi membuat mereka bisa leluasa saat melakukan ekseskusi.

Untuk mengelabui petugas hotel, televisi hasil curian dimasukan ke dalam tas laundry berukuran besar lalu dibawa kabur pada saat check out.

Penginapan yang biasanya disatroni adalah hotel-hotel budget. Selain murah, menurut mereka hotel budget lebih gampang dikelabui.

Baca Juga: Sejoli Check-In di Hotel Surabaya, Sang Pria Mendadak Tewas

Sebab ketika check out kamar, petugas hotel jarang mengecek kamar.

"Setelah itu kami jual di Facebook. Kisaran harganya satu barang Rp 250.000,- Rp 750.000, terus hasilnya dibagi dua," ucapnya.

Kapolsek Genteng Kompol Bayu Halim Nugroho mengatakan, kedua pelaku setidaknya telah beraksi sejak Mei lalu. Pernah beraksi di Sidoarjo dan Malang.

"Selain itu, mereka juga terlibat dalam beberapa kasus penggelapan sepeda motor di Surabaya, Kediri dan Magetan," tandasnya. S-01/ham

Editor : Moch Ilham

BERITA TERBARU