Dikbud Sidoarjo Minta Siswa Sekolah Dihadirkan saat Pagelaran Gragrak Porongan

author Handoko Koresponden Sidoarjo

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
 Pagelaran wayang kulit lokal wisdom asli khas Sidoarjo Gragrak Porongan. SP/ HIKMAH
 Pagelaran wayang kulit lokal wisdom asli khas Sidoarjo Gragrak Porongan. SP/ HIKMAH

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pagelaran wayang kulit lokal wisdom asli khas Sidoarjo Gragrak Porongan yang digelar secara roadshow kini memasuki etape ke 4  dari rencana 12 desa, saat penampilan di Desa Rangkah Kidul Kecamatan Sidoarjo Kota, sekaligus  peresmian Gedung Serba Guna Pulo Kencono. 

Penampilan wayang kulit Gagrak Porongan bagian dari pelestarian budaya yang ada di Sidoarjo. Gagrak Porongan merupakan warisan leluhur bangsa yang harus dijaga, dikembangkan, dan dirawat.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam sambutannya mengatakan, “Sebelum di klaim oleh bangsa lain, makanya harus kita jaga, kita lestarikan dan kita rawat agar nantinya menjadi warisan budaya untuk generasi berikutnya,” jelasnya, Minggu (14/07/2024).

Lebih lanjut Tirto menyebutkan, Seni pewayangan Gragrak Porongan perlu diwariskan kepada generasi milenial utamanya di dunia pendidikan yakni dikenalkan pada siswa atau pelajar sekolah mulai dari tingkat TK, Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Sebab dalam seni pewayangan ini banyak terkandung nilai nilai luhur yang perlu diwariskan kepada para pelajar diantaranya pitutur (nasehat) dan tauladan dalam makna maupun lakon cerita yang mempertebal keimanan kepada sang khalik atau bahasa syar'inya hablumminallah dan membangun kerukunan, gotong royong silaturahmi yang baik terhadap sesama manusia atau Hablum minannas.

"Sehingga pada pagelaran wayang gagrak porongan pada episode selanjutnya yakni babak ke 5 hingga episode penutupan ke 12 nanti para pelajar dan kepala sekolah di setiap sekolah di wilayah kecamatan harus dihadirkan dalam pegelaran di desa yang telah ditunjuk mendapat," tandas Tirto Adi.

Sementara itu, Kepala Desa Rangkah Kidul, H. Warlheiyono mengungkapkan terima kasih banyak atas support pemerintah dalam merealisasikan peresmian gedung serbaguna Pulo Kencono. Menurutnya, pembangunan gedung serbaguna tak lain untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Hari ini kami bangga, disamping bisa meresmikan gedung serbaguna, juga dijadikan tempat untuk melestarikan budaya wayang kulit Gagrak Porongan. Seni budaya pewayangan ini tidak hanya diminati kalangan tua saja, banyak kalangan pemuda yang antusias menyaksikan seni pewayangan,” ungkapnya.

Diketahui, dalang yang tampil adalah Ki Sigit Harimurti, memainkan lakon Krisno Yudo. Ki Falang Sigit Harimurti mampu menghibur masyarakat yang menyaksikan kesenian tradisional asli kota Delta.

Pagelaran wayang kulit gagrak porongan di Rangkah Kidul ini merupakan penampilan yang ke-4 di Sidoarjo belakangan ini. Acara ini dihadiri Kepala Dinas  Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo Dr Tirto Adi MPd, Forkopimka Sidoarjo, perwakilan dari Kapolsek Sidoarjo Kota, Komandan Koramil beserta jajarannya, Camat Sidoarjo Kota, muspika, tokoh agama, tokoh masyarakat, BPD, LPMD, PKK, kartar, RT, RW dan warga Rangkah Kidul. Hdk/hik

Berita Terbaru

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Dukung Konservasi Lahan dan Air, DKPP Bojonegoro Tanam 1.660 Bibit Alpukat

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat kembali menunjukkan hasil…

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Pemkot Terapkan Kebijakan Gerakan 'Surabaya Tanpa Gawai' Tiap Pukul 18.00-20.00 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerapkan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai setiap pukul 18.00-20.00 WIB. Dimana…

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Jembatan Penghubung Putus, Siswa di Jember Rela Berangkat-Pulang Naik Rakit

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 15:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Melihat fenomena miris terutama siswa yang hendak berangkat dan pulang sekolah terpaksa menyeberangi sungai naik perahu dan rakit…

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Dorong Kolaborasi Strategis, Pemkab Upayakan Hapus Kemiskinan Ekstrem di Jember

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:56 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jember - Sebagai salah satu langkah strategis menghapus kemiskinan di wilayah Jember, Jawa Timur, kini Bupati Muhammad Fawait atau Gus Fawait…

Hadapi Kekeringan 2026, Pemkab Trenggalek Siapkan Inovasi Ketahanan Pangan

Hadapi Kekeringan 2026, Pemkab Trenggalek Siapkan Inovasi Ketahanan Pangan

Selasa, 14 Apr 2026 13:48 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sebagai upaya menghadapi kekeringan di Tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek telah menyiapkan berbagai…

Raup Ratusan Juta, Pemuda di Ngawi Banting Setir dari Montir Jadi Petani Milenial

Raup Ratusan Juta, Pemuda di Ngawi Banting Setir dari Montir Jadi Petani Milenial

Selasa, 14 Apr 2026 13:20 WIB

Selasa, 14 Apr 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Di tengah banyaknya generasi milenial yang memilih kerja di kantoran atau kerja lainnya, justru pemuda asal Dusun Klumpit, Desa…