Tahun Ajaran Baru, Pengrajin Tas Meringis, Omzet Penjualan Turun 40 Persen

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Salah satu pengrajin tas di Mojokerto, Jawa Timur jelang tahun ajaran baru. SP/ MJK
Ilustrasi. Salah satu pengrajin tas di Mojokerto, Jawa Timur jelang tahun ajaran baru. SP/ MJK

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pengrajin tas di Desa Kedungmaling, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto harus meringis saat memasuki sekolah tahun ajaran baru 2024/2025 kali ini. Pasalnya permintaan tahun ini tak seperti tahun lalu.

Salah satu pengrajin tas, Rizvian Miftakhudin (32) ini mengeluhkan turunnya omzet penjualan tas sekolah hingga 40 persen. Lantaran adanya kompetitor transisi online, sehingga membuat ritel ikut terdampak menurunnya omzet penjualan.

“Satu tahun, dua tahun ini tidak seperti tahun-tahun sebelum ada penjualan secara online. Saat ini, omzet mengalami penurunan hampir 40 persen. Di online ada barang impor juga jadi produk lokal kalahnya di situ,” ungkapnya, Selasa (16/07/2024).

Lebih lanjut, menurut Rizvian untuk online, produk lokal kalah bersaing. Namun, meski demikian produk tas buatannya selama ini juga bekerjasama dengan sejumlah sekolah di Mojokerto Raya, namun banyaknya sales masuk sekolah juga menjadi persaingan.

“Ya kita cari relasi baru. Istilahnya mencari pelanggan baru. Proses produksi, biasanya H-3 bulan sebelum tahun ajaran baru sudah fokus ajaran baru. Kebanyakan tas untuk TK dan SD, ia ada nama sekolahnya. Sekolah saat ini untuk menjaring siswa baru dikasih fee tas, seragam,” katanya.

Tak hanya di wilayah Mojokerto dan Jawa Timur saja, bahkan produk kerajinan tasnya juga banyak diminati hingga luar pulau. Salah satunya, untuk permintaan di wilayah Bali saja sampai Rp 90 juta saat tahun ajaran baru.

Menyoal harga, diketahui, untuk tas di Yulia Jaya tempatnya, untuk TK mulai Rp 30 ribu sampai Rp 35 ribu, untuk SD Rp 40 ribu sampai Rp 75 ribu. Harga tersebut diterapkan sesuai dengan kekuatan pasar di Mojokerto Raya. mj-01/dsy

Berita Terbaru

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Karyawan PT SPS di 5 Pabrik Gelar Doa Bersama Untuk para Korban Kecelakaan Kerja

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Sebagai bagian dari duka atas tragedi kecelakaan pekerjaan yang menewaskan 4 karyawan dan 3 lainya masih perawatan, semua karyawan…

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Empat Raperda Masuk DPRD, Aturan CSR Juga Ikut Diubah 

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemkot Madiun ingin memperjelas peran forum yang mengoordinasikan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Untuk itu, Pemkot m…