BPBD Anggarkan Dana Darurat Rp 150 Juta Atasi Kekeringan di Sampang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Bencana kekeringan di musim kemarau 2024. SP/ SMP
Ilustrasi. Bencana kekeringan di musim kemarau 2024. SP/ SMP

i

SURABAYAPAGI.com, Sampang - Sebagai langkah antisipasi bencana kekeringan di musim kemarau tahun ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang menyiapkan anggaran gawat darurat Rp150 juta

Dana darurat tersebut telah disiapkan untuk mengatasi terjadinya bencana kekeringan. Pasalnya, musim kemarau 2024 kali ini semakin meluas, dan biasa terjadi di 14 kecamatan seluruh Sampang.

“Setiap tahun kami menyiapkan dana gawat darurat untuk mengatasi bencana kekeringan,” jelas Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD setempat, Candra Romadhani Amin, Minggu (21/07/2024).

Bencana kekeringan itu kerap terjadi terutama di Kecamatan Kedungdung yang semula 13 desa menjadi 15 desa, kemudian Kecamatan Karang Penang yang sebelumnya empat desa menjadi tujuh desa. Kemudian Kecamatan Sokobanah yang awalnya enam desa menjadi sembilan desa.

Sebagai informasi, sebelumnya terhitung awal Juli 2024 sebanyak 96 desa yang tersebar di 14 kecamatan di Kabupaten Sampang, mengalami krisis air bersih. Data tersebut berdasarkan informasi dari masing-masing kecamatan di Kabupaten Sampang.

Selain itu, Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kulonprogo, Budi Prastawa menjelaskan ketersediaan air untuk penanganan kekeringan nanti akan ditambah melalui belanja tak terduga. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan BMKG untuk menyiapkan kebutuhan logistik menghadapi kekeringan. 

"Masyarakat tak perlu khawatir, ketersedian nanti pasti ada tidak hanya 40 tangki seperti yang sekarang, nanti akan ditambah," ungkapnya. smp-01/dsy

Berita Terbaru

MUI Lamongan Sambangi PCNU, Bahas Tawuran Perguruan Silat hingga Peredaran Miras

MUI Lamongan Sambangi PCNU, Bahas Tawuran Perguruan Silat hingga Peredaran Miras

Sabtu, 17 Okt 2026 19:54 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan  – Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lamongan melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Pengurus Cabang Na…

Industri Perhiasan Bidik Tren 2027, Desain Ringan dan Batu Permata Buatan Jadi Alternatif

Industri Perhiasan Bidik Tren 2027, Desain Ringan dan Batu Permata Buatan Jadi Alternatif

Sabtu, 17 Okt 2026 19:51 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:51 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Industri perhiasan bersiap menghadapi perubahan tren pada 2027. Desain berukuran besar dengan bobot lebih ringan, pilihan warna yang s…

Favehotel Sidoarjo Hadirkan Family Room Akomodasi Spesial Untuk Tamu berkeluarga

Favehotel Sidoarjo Hadirkan Family Room Akomodasi Spesial Untuk Tamu berkeluarga

Sabtu, 17 Okt 2026 19:15 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 19:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Favehotel Sidoarjo selalu berinovasi untuk memberikan pengalaman menginap yang menarik dan menyenangkan bagi para tamu …

Polres Blitar Kota Ungkap Pelaku Pembuang Bayi Perempuan Terbungkus Plastik, Pelaku Berstatus Mahasiswi

Polres Blitar Kota Ungkap Pelaku Pembuang Bayi Perempuan Terbungkus Plastik, Pelaku Berstatus Mahasiswi

Sabtu, 17 Okt 2026 13:25 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 13:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Tak kurang waktu dari 24 Jam, Unit PPA Sat.Reskrim Polres Blitar Kota bersama dengan Polsek Srengat berhasil mengungkap pelaku…

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sambangi Media Center Mojokerto, AKBP Herdiawan Pamitan Mutasi ke Polda Jatim

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 12:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto, – Mantan Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Herdiawan Arifianto, S.H., S.I.K., M.H., berpamitan kepada wartawan yang tergabung da…

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Penjaga Parkir di Surabaya Terima Bantuan Bedah Rumah, Nur Fadillah: Terima Kasih Pak Prabowo

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 11:47 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Harapan Nur Fadillah untuk memiliki rumah yang layak huni mulai menemukan titik terang. Perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai p…