Kenakan Seragam SD di Jambore Hari Anak, Kepala Dinsos Jatim Ingatkan 5S

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) menggunakan baju seragam SD pada kegiatan Jambore yang digelar selama dua di Trawas
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) menggunakan baju seragam SD pada kegiatan Jambore yang digelar selama dua di Trawas

i

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Semarakkan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2024, Dinas Sosial (Dinsos) Jatim menggelar Jambore Anak bagi para penerima manfaat (PM) dari enam Unit Pelaksana Teknis (UPT) klaster anak.

Diketahui, kegiatan tersebut digelar selama 2 (dua) hari yakni mulai Senin, 22 Juli 2024 hingga hari ini, Selasa, 23 Juli 2024 di Waroeng Desa, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Pada HAN tahun ini, Dinsos Jatim mengenalkan konsep ‘CERIA’ atau Cerdas, Empati, Responsif, Inovatif, Adaptif’. Konsep tersebut tercermin dengan berbagai macam kegiatan saat Jambore.

Di antaranya lomba cerdas cermat, bakti sosial, outbound dengan berbagai permainan seru, pentas seni (pensi), dan fashion show.

Pada Jambore Anak kali ini, Kepala Dinsos Jatim, Kepala Dinsos Jatim, Restu Novi Widiani, lebih menekankan terhadap 5S yakni Stop Stunting, Stop Tanpa Dokumen Kependudukan, Stop Bullying Kekerasan, Stop Pekerja Anak, dan Stop Perkawinan Anak.

Uniknya, pada kegiatan tersebut Kepala Dinsos Jatim beserta staff menggunakan baju seragam, untuk memeriahkan hari Anak Nasional 2024.

Sembari membawa maskot boneka maskot Jambore Hari Anak Nasional, Si Rehan, Novi mengingatkan pentingnya 5S tersebut.

"Stop Stunting dapat benar-benar terwujud saat gizi anak-anak, terutama para PM dapat terpenuhi dengan baik. Lalu, Stop Tanpa Dokumen Kependudukan lebih ditekankan pada para Kepala UPT klaster anak," ujar Novi, berdasarkan keterangan tertulis kepada JatimNetwork.com, Selasa, 23 Juli 2024.

"Yang kedua adalah Stop Tanpa Dokumen Kependudukan. Jangan lupa kepada bapak/ibu Kepala UPT, PM yang sudah berusia 17 tahun segera didaftarkan untuk mendapatkan KTP. Kalau masih ada belum punya akta kelahiran juga segera diurus," sambungnya.

Selain itu, tak kalah peting, kata Novi, adalah Stop Bullying Kekerasan. Ia mengajak semua PM untuk menghindari perbuatan yang berpotensi berujung pada bencana sosial.

"Pemerintah Provinsi Jatim akan menjamin pendidikan kalian sampai kelas 3 SMA. Kami menghendaki tidak ada satupun pekerja pada usia anak. Kalau kalian bertemu saudara atau tetangga yang anaknya tidak sekolah dan terpaksa bekerja, laporkan ke Dinsos," paparnya.

Novi juga meminta agar PM menghindari pernikahan dini dengan poin Stop Perkawinan Anak. Ia mengingatkan, umur yang ideal menikah bagi wanita adalah 21 tahun dan 25 tahun bagi laki-laki.

Sementara itu, menurut Kepala Panitia Jambore Anak 2024 Prasetyo Adi Widodo SSos MSi melaporkan, acara kali ini merupakan pertama kalinya Dinsos Jatim mengadakan Jambore Anak di luar UPT.

Sebelumnya, acara tahunan Dinsos Jatim ini selalu diadakan di UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Petirahan Anak (PPSPA) Batu," terang pria yang juga Kepala UPT PPSAA Nganjuk itu.

Perlu diketahui, total peserta yang hadir dalam jambore kali ini ada 660 orang, yang terdiri dari 544 PM dan 116 orang pendamping.

Sedangkan, PM yang hadir adalah PM dari UPT Pelayanan Sosial Asuhan Balita (PSAB) Sidoarjo, UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Anak (PPSAA) Situbondo, UPT PPSAA Nganjuk, UPT PPSAA Sumenep, UPT PPSAA Trenggalek, serta UPT PPSPA Batu.sb/ana

Berita Terbaru

Resmikan Kantor Baru di Kahuripan Nirwana, JATMAN Sidoarjo Perkuat Konsolidasi Spiritual dan Umat

Resmikan Kantor Baru di Kahuripan Nirwana, JATMAN Sidoarjo Perkuat Konsolidasi Spiritual dan Umat

Minggu, 08 Nov 2026 18:12 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 18:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Peta pergerakan spiritual dan organisasi keagamaan di Kabupaten Sidoarjo memasuki babak baru. Jam'iyah Ahlit Thariqah a…

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Pemkot Mojokerto Fasilitasi Pembangunan Jamban Sehat dan Pemutakhiran Data

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

Minggu, 08 Nov 2026 14:37 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Mojokerto - Merespons keluhan warga terkait kondisi sanitasi yang tidak layak, Pemerintah Kota Mojokerto bergerak menyiapkan solusi bagi …

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

MilkLife Kickers Runner-up Singa Cup 2026, Misi Cetak Talenta Timnas Jadi Target Berikutnya

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 17:09 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Kickers harus mengubur ambisi meraih gelar juara Singa Cup 2026 kategori Girls U14. Meski mengoleksi sembilan poin dari tiga …

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Disbudpar Jatim Gelar Business Matching Penguatan Desa Wisata di Sidoarjo

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 16:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jatim mendorong serta memperkuat pengembangan desa wisata di wilayah Kabupaten Sidoarjo dengan…

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Akses KUR Dipermudah, DPR RI Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Surabaya Naik Kelas

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 14:39 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Akses permodalan menjadi salah satu tantangan yang harus dijawab untuk mempercepat pertumbuhan usaha ekonomi kreatif, terutama bagi p…

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Fraksi PDI perjuangan DPRD Jatim Singgung Majadigi, Aduan Rakyat Harus Tuntas

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

Sabtu, 07 Nov 2026 10:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aplikasi Majapahit Digital (Majadigi) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur didorong naik kelas menjadi platform…