Sudah Ditahan 8 Bulan dan P21, Budi Said Belum Disidang

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kasus dugaan korupsi manipulasi pembelian 7 ton emas Antam oleh Crazy Rich Surabaya, Budi Said, telah ditangani Kejagung sejak 18 Januari 2024. Hanya saja, sampai kini belum disidang di Pengadilan. Praktis Bos Margorejo Indah, sudah mendekam di tahanan selama 8 bulan.

Dari data yang dihimpun Surabaya Pagi, pada Selasa (23/7/2024), dari Sistem Informasi Perkara di Pegadilan Negeri Jakarta Timur, nama Budi Said masih belum terdaftar dalam kasus perkara korupsi manipulasi pembelian 7 ton emas Antam.

Dalam sistem informasi PN Jaktim, nama Budi Said hanya terdaftar sebagai Tergugat I dari pihak PT Antam, yang digugat pada Oktober 2023. Budi Said digugat PT Antam bersama empat orang lain yang sebelumnya telah dijebloskan penjara oleh Budi Said, yakni Eksi Anggraeni, Endang Kumoro, Misdianto dan Ahmad Purwanto.

Dari gugatan dengan nomor perkara 576/Pdt.G/2023/PN JKT.TIM itu, persidangan telah berlangsung 203 hari, dengan jadwal terakhir pada 18 Juli 2024, dengan agenda penyerahan jawaban, replik, duplik dan bukti awal dari para Tergugat. Sedangkan, sidang lanjutan akan dijadwal pada 30 Juli 2024.

Padahal, Budi Said dilimpahkan Kejagung ke Kejari Jakarta Timur pada 15 Mei 2024 lalu. Saat itu, Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus melimpahkan tersangka dan barang bukti ke jaksa penuntut umum.

"Pada hari Rabu, 15 Mei 2024 sekira pukul 11.30 WIB, JPU Kejari Jakarta Timur telah menerima penyerahan tanggung jawab tersangka dan barang bukti (Tahap II)," ujar Kasie Intel Kejari Jaktim Yogi Sudharsono dalam keterangan tertulis, 15 Mei 2024.

Usai dilimpahkan, Yogi mengatakan, Budi Said nantinya bakal ditempatkan di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Selain itu, JPU juga akan segera mendaftarkan kasus Budi Said tersebut ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur untuk segera persidangkan.

"Perbuatan tersangka mengakibatkan kerugian negara yang dalam hal ini PT Antam menjadi pihak yang tertagih dan memiliki kewajiban untuk melakukan penyerahan emas sebanyak 1.136 Kilogram," jelasnya.

Sebelumnya Kejaksaan Agung RI menetapkan Crazy Rich asal Surabaya Budi Said sebagai tersangka kasus dugaan rekayasa jual beli emas yang melibatkan PT Antam Tbk pada periode Maret hingga November 2018.

Budi dinilai terbukti melakukan pemufakatan jahat bersama Eksi Anggraeni, dan tiga pegawai Antam Ahmad Purwanti, Endang Kumoro dan Misdianto untuk menyalahgunakan wewenang penjualan emas atau logam mulia dari Butik Surabaya 1 Antam.

Para pelaku juga membuat surat ketentuan jual beli emas palsu untuk menyamarkan rekayasa transaksi jual beli emas antara Budi dengan Butik Surabaya 1 Antam.

Lewat surat palsu itu juga, PT Antam diposisikan seolah-olah masih memiliki tanggungan emas yang masih belum diserahkan kepada Budi. Surat palsu itu pula yang kemudian digunakan Budi untuk menggugat Antam ke pengadilan.

"Berdasarkan surat palsu tersebut, seolah-olah PT Antam masih memiliki kewajiban menyerahkan logam mulia kepada tersangka. Bahkan atas dasar surat tersebut, tersangka mengajukan gugatan perdata," jelasnya.

 

Kejagung Periksa Anak Buah Said

Meski Budi Said telah dilimpahkan ke Kejari Jaktim, namun Kejagung terus melakukan pendalaman terkait korupsinya Budi Said. “Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud,” tutur Kapuspenkum Kejagung Harli Siregar dalam keterangannya, kemarin.

Saksi yang diperiksa adalah ME selaku staf dari tersangka Budi Said. Dia dimintai keterangannya terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan wewenang dalam penjualan emas oleh BELM 01 Antam tahun 2018. “Diperiksa untuk Tersangka Budi Said dan Tersangka AHA,” kata Harli.

Selain anak buah Said, Kejagung juga memeriksa tiga pegawai pajak dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Surabaya Sukomanunggal. Mereka adalah YSK, HF dan CA. "Saksi yag diperiksa juga dari pegawai pajak yakni YSK selaku account representative atas nama wajib pajak tersangka Budi Said dan dua saksi lainnya, yakni HF dan CA, selaku pemeriksa pajak Budi Said pada tahun 2018 di KPP Pratama Surabaya Sukomanunggal," lanjut Harli. erk/cr2/rmc

Berita Terbaru

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Bupati Yuhronur Efendi Berangkatkan Peserta Ziarah Wali Songo Penerima Voucher Jalan Sehat HSN PCNU Lamongan

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 22:38 WIB

SURABAYAPAGI COM, Lamongan – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memberangkatkan peserta ziarah Wali Songo, penerima voucher dalam rangkaian kegiatan Jalan Sehat H…

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

SurabayaPagi, Malang – Permukaan Waduk Karangkates di Kabupaten Malang, Jawa Timur, disiapkan menjadi sumber energi listrik bersih melalui pembangunan P…

Kapolres Blitar Gelar Giat Jumat Keliling di Masjid Jammi Syamsuddin Qohar, Di lanjut Ngobrol Kamtibmas

Kapolres Blitar Gelar Giat Jumat Keliling di Masjid Jammi Syamsuddin Qohar, Di lanjut Ngobrol Kamtibmas

Jumat, 06 Nov 2026 18:58 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 18:58 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - Kapolres Blitar AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution. S.I.K M.H hadir ditengah tengah masyarakat melaksanakan ibadah Salat Jumat Bersama…

BSI Siapkan Rights Issue 6,8 Miliar Saham, Bidik Penguatan Modal dan Perluas Investor Publik

BSI Siapkan Rights Issue 6,8 Miliar Saham, Bidik Penguatan Modal dan Perluas Investor Publik

Jumat, 06 Nov 2026 18:28 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 18:28 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) bersiap memperkuat struktur permodalan melalui aksi korporasi penambahan modal dengan m…

Dari Kekalahan Menuju Kebangkitan, MilkLife Kickers Buktikan Daya Saing di Singapura

Dari Kekalahan Menuju Kebangkitan, MilkLife Kickers Buktikan Daya Saing di Singapura

Jumat, 06 Nov 2026 18:26 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 18:26 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Kickers menunjukkan kebangkitan pada hari kedua Singa Cup 2026. Setelah menelan kekalahan pada pertandingan pembuka, skuad p…

DPRD Jatim Berduka, Anggota Fraksi Golkar Sumardi Meninggal Dunia

DPRD Jatim Berduka, Anggota Fraksi Golkar Sumardi Meninggal Dunia

Jumat, 06 Nov 2026 11:59 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 11:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kabar duka menyelimuti DPRD Jawa Timur. Anggota Komisi A DPRD Jatim dari Fraksi Partai Golkar, Sumardi, meninggal dunia pada Kamis …