10 dari 236 Capim KPK, Bergelar Profesor

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Panitia seleksi calon pimpinan KPK dan anggota Dewan Pengawas KPK (Pansel Capim KPK), Rabu (24/7/2024) mengumumkan 236 nama peserta yang lolos seleksi administrasi. Bahkan, lebih 10 dari 236 orang lolos seleksi administrasi calon pimpinan KPK bergelar Profesor dan juga berlatar akademisi.

"Dari jumlah pendaftar tersebut yang dinyatakan lolos sebanyak 236 orang untuk calon pimpinan KPK," kata Ketua Pansel KPK Muhammad Yusuf Ateh di gedung Setneg, Jakarta Pusat, Rabu (24/7/2024).

Berdasarkan keterangan Pansel Capim KPK, peserta dengan latar belakang akademisi merupakan yang paling banyak di antara 236 peserta yang lolos administrasi seleksi capim KPK.

Pansel Capim KPK menyebutkan, selain 50 peserta berlatar belakang akademisi, pendaftar yang lolos administrasi terdiri dari 39 auditor, 36 praktisi, 26 orang pegawai negeri sipil, 17 orang hakim, 16 orang anggota Polri, 12 orang pihak swasta, 11 orang jaksa.

Kemudian, ada 8 orang berlatar belakang lembaga swadaya masyarakat (LSM), 6 orang pegawai BUMN, 3 orang anggota TNI, 4 orang dari lembaga negara lain, serta 8 orang dengan latar belakang lainnya yang lolos seleksi tahap administrasi.

Calon berlatar belakang akademisi juga merupakan yang terbanyak di antara 146 calon anggota Dewan Pengawas KPK yang lolos seleksi administrasi.

Pansel mencatat ada 28 orang akademisi yang lolos seleksi administrasi seleksi calon anggota Dewan Pengawas KPK, diikuti 26 orang hakim, 19 orang auditor, 17 orang pegawai negeri sipil, 11 orang swasta.

Kemudian, 7 orang jaksa, 7 orang anggota Polri, 2 orang pegawai BUMN, 1 orang anggota TNI, 1 orang dari lembaga swadaya masyarakat, serta 14 orang dengan latar belakang lain yang lolos seleksi administrasi calon anggota Dewas KPK.

 

8 Orang Internal KPK Lolos

Sedangkan, delapan orang dari 236 peserta, berasal dari kalangan internal KPK. Hal ini dikonfirmasi oleh Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto. "Terkonfirmaasi ada delapan insan KPK yang lulus seleksi administrasi sebagai calon pimpinan KPK," kata Tessa.

Dari delapan kalangan internal KPK itu, dua di antaranya berstatus pimpinan KPK. Tiga orang menjabat deputi, satu orang sebagai kepala satgas, satu orang pejabat Fungsional Analisis, hingga Sekjen KPK.

Mereka diantaranya, yakni dari golongan pimpinan KPK, yakni Johanis Tanak dan Nurul Ghufron, yang keduanya merupakan Wakil Ketua KPK.

Kemudian Fungsional Analisis Pemberantasan Korupsi Direktorat Gratifikasi dan Pelayanan Publik KPK RI, Anna Devi. Kemudian ada Sekretaris Jenderal KPK Cahya Hardianto Harefa. Lalu Kepala Satgas Koordinasi dan Supervisi Wilayah V KPK Dian Patria

Selain itu, Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK Didik Agung Widjanarko.

Juga ada Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan dan Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Wawan Wardiana.

 

Akan Libatkan BIN dan PPATK

Sebanyak 236 orang lulus seleksi administrasi calon pimpinan (capim) KPK dan 146 calon anggota Dewas KPK. Pansel KPK mengatakan akan menyerahkan nama-nama pendaftar yang lulus itu ke sejumlah lembaga negara untuk dicek rekam jejak.

"Kita nanti kasih mulai PPATK, KPK, Kapolri, BIN, Kejaksaan termasuk lembaga auditor BPKP, BPK, semuanya, termasuk masyarakat. Semua akan kita pelajari semua sebagai bahan kami untuk menilai," kata Ketua Pansel KPK, Muhammad Yusuf Ateh, di gedung Setneg, Jakarta Pusat.

Ateh mengatakan pihaknya juga mengharapkan partisipasi masyarakat dalam memberikan masukan terkait rekam jejak para pendaftar capim dan cadewas KPK. Pansel memastikan akan memperhatikan tiap masukan masyarakat.

"Sangat penting (masukan masyarakat). Nanti kami dalam rangka melihat rekam jejak kami menggunakan institusi pemerintah semua tapi masyarakat juga terlibat. Nanti kami gabungkan dengan informasi dari masyarakat," katanya.

Tanggapan dari masyarakat itu mulai bisa dikirimkan sejak Rabu 24 Juli hingga 24 Agustus mendatang. Masyarakat bisa mengirimkan masukan ke pansel melalui situs hhtps://apel.setneg.go.id, atau email ke [email protected] dan [email protected]. jk/erk/cr2/rmc

Berita Terbaru

Bupati Yani Buka Musrenbang RKPD 2027, Tekankan Pembangunan Tetap Prioritaskan Kebutuhan Dasar

Bupati Yani Buka Musrenbang RKPD 2027, Tekankan Pembangunan Tetap Prioritaskan Kebutuhan Dasar

Senin, 16 Mar 2026 20:12 WIB

Senin, 16 Mar 2026 20:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah …

Empat Parpol Setuju Gaji Menterinya Dipotong

Empat Parpol Setuju Gaji Menterinya Dipotong

Senin, 16 Mar 2026 20:09 WIB

Senin, 16 Mar 2026 20:09 WIB

Prabowo Nyatakan Penyesuaian Anggaran Digunakan untuk Bantu Masyarakat Lemah   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Wacana potong gaji anggota kabinet dan anggota …

Polri Bentuk Tim Gabungan Kejar Penyerang Air Keras Aktivis KontraS

Polri Bentuk Tim Gabungan Kejar Penyerang Air Keras Aktivis KontraS

Senin, 16 Mar 2026 20:08 WIB

Senin, 16 Mar 2026 20:08 WIB

Polisi Sebut Pelaku Buntuti Korban dengan Tenang Bersepeda Motor   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Polri kini membentuk tim gabungan pengungkapan perkara terkait …

LBH Jakarta Duga ada Aktor Intelektualnya

LBH Jakarta Duga ada Aktor Intelektualnya

Senin, 16 Mar 2026 20:06 WIB

Senin, 16 Mar 2026 20:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta M. Fadhil Alfathan Nazwa menduga ada  aktor intelektual di balik penyiraman air keras …

Trump Ajak Sekutunya Amankan Selat Hormuz, Jepang dan Australia Tolak

Trump Ajak Sekutunya Amankan Selat Hormuz, Jepang dan Australia Tolak

Senin, 16 Mar 2026 20:02 WIB

Senin, 16 Mar 2026 20:02 WIB

Iran Tantang Trump Kirim Kapal-kapal perang AS ke Teluk Persia   SURABAYAPAGI.COM, Washington DC - Presiden AS Donald Trump mendesak sekutu untuk mengerahkan …

Pendakwah SAM Dilaporkan Diduga Lecehkan Sesama Jenis

Pendakwah SAM Dilaporkan Diduga Lecehkan Sesama Jenis

Senin, 16 Mar 2026 19:59 WIB

Senin, 16 Mar 2026 19:59 WIB

Laporan ke Bareskrim Polri, Pria itu Pernah Isi Program "Damai Indonesiaku" di tvOne   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Seorang pendakwah berinisial SAM …