Bocah 5 Tahun Tewas Tersengat Jebakan Tikus yang Dialiri Listrik

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Jebakan tikus di sawah Lamongan, lagi-lagi memakan korban. Kali ini, bocah berusia 5 tahun meninggal dunia terkena setrum dari jebakan tikus yang beraliran listrik.

Insiden ini terjadi di sawah milik tetangganya, yaitu sawah milik Matono (55), warga Desa Dibee, Kecamatan Kalitengah, Lamongan yang disewakan kepada Mat Sholeh (43), warga Desa Kuluran, Kecamatan Kalitengah.

Peristiwa ini terungkap sesaat setelah teman korban yang juga berusia 5 tahun, menanyakan keberadaan korban pada orang tua korban, Nasip (44).

"Benar telah terjadi peristiwa kesetrum jebakan listrik di mana rumah korban berada dekat dengan sawah tempat kejadian yang oleh pengontrak lahan sedang dipasang jebakan tikus yang teraliri listrik," kata Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Andi Nur Cahya kepada wartawan, Kamis (25/7/2024).

Orang tua korban pun kemudian bergegas mencari putranya yang baru keluar rumah sepulang dari mengaji. Di luar dugaan, korban ditemukan sudah dalam posisi badan telungkup dengan kepala menghadap utara. Korban saat itu masih mengenakan baju setelan koko lengan pendek dan celana panjang berwarna oranye.

"Mendapati anaknya dalam kondisi demikian, orang tua korban segera mengevakuasi korban dan membawanya ke Puskesmas Kalitengah," ujarnya.

Andi menambahkan, belum ditemukan saksi yang melihat pasti saat kejadian tersebut. Namun, saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dengan luka sengatan listrik di paha kaki kanan sepanjang 10 sentimeter dan luka sengatan listrik paha kiri 1 sentimeter.

Saat ini, anggota Polsek Kalitengah sedang memintai keterangan para saksi.

"Pihak keluarga korban membuat pernyataan menolak untuk dilakukan autopsi dan perkara diselesaikan secara kekeluargaan dengan pihak terkait," imbuhnya. Lm-01/ham

Berita Terbaru

30 Penyedia Mamin Melakukan Penandatangan Kontrak Payung Harga Konsolidasi

30 Penyedia Mamin Melakukan Penandatangan Kontrak Payung Harga Konsolidasi

Selasa, 30 Jun 2026 06:11 WIB

Selasa, 30 Jun 2026 06:11 WIB

  SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Sebanyak 30 penyedia makan minum melakukan penandatanganan kontrak payung harga konsolidasi bersama Pemerintah Kota …

Prabowo, Terbuka Masukan Lewat TikTok

Prabowo, Terbuka Masukan Lewat TikTok

Senin, 29 Jun 2026 20:38 WIB

Senin, 29 Jun 2026 20:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Presiden Prabowo Subianto menegaskan terbuka dengan masukan apa pun, termasuk dari anak-anak di desa. Bahkan, yang disampaikan…

Jokowi Injak Kepala Kerbau, Tokoh PDIP Malah Remehkan

Jokowi Injak Kepala Kerbau, Tokoh PDIP Malah Remehkan

Senin, 29 Jun 2026 20:35 WIB

Senin, 29 Jun 2026 20:35 WIB

Jokowi, hanya tengah menunjukkan ambisi kekuasaan tanpa batas." Guntur RomliJuru Bicara PDIP SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejadian kepala kerbau diinjak…

Pendukung Eks Bupati Pati, Tarik Seragam Petugas KPK

Pendukung Eks Bupati Pati, Tarik Seragam Petugas KPK

Senin, 29 Jun 2026 20:31 WIB

Senin, 29 Jun 2026 20:31 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sidang dugaan korupsi yang menjerat eks Bupati Pati, Sudewo, di Pengadilan Tipikor Semarang berakhir ricuh. Ini usai majelis hakim…

PB IDI "Kejar" Menkes yang Tebar Kesenjangan Gaji Dokter

PB IDI "Kejar" Menkes yang Tebar Kesenjangan Gaji Dokter

Senin, 29 Jun 2026 20:28 WIB

Senin, 29 Jun 2026 20:28 WIB

"Memang teman-teman variasi besaran penghasilan berbeda, dan jauh sekali. Saya nggak enak menyampaikan di Jakarta, ada yang dapatnya, orderan sebulan…

Pelaku Pelanggaran Privasi Grup K-Pop Dihukum Rp 350 Juta

Pelaku Pelanggaran Privasi Grup K-Pop Dihukum Rp 350 Juta

Senin, 29 Jun 2026 20:25 WIB

Senin, 29 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pelaku pelanggaran privasi terhadap grup K-Pop paling populer sedunia itu kini dihukum penjara. Pelaku pelanggaran privasi grup…