Diguyur Hujan Berhari-hari, Produksi Garam di Sampang Terhambat

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu tambak tempat produksi garam di wilayah Sampang, Jawa Timur larut dengan air hujan usai diguyur berhari-hari. SP/ SMP
Salah satu tambak tempat produksi garam di wilayah Sampang, Jawa Timur larut dengan air hujan usai diguyur berhari-hari. SP/ SMP

i

SURABAYAPAGI.com, Sampang - Petani garam di Desa Gulbung, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang kembali gigit jari imbas diguyur hujan berhari-hari selama kurang lebih sudah 3 hari tanpa henti.

Tentu saja hal itu membuat produksi garam di wilayah tersebut terhambat dan banyak dari garam milik petani yang juga hanyut bersama dengan air hujan yang mengguyur.

“Karena terjadi hujan, maka garam yang masih di tambak mencair lagi menjadi air,” ujar Agus Wedi, pemilik lahan garam di Desa Gulbung, Jumat (02/08/2024).

Banyak petani garam yang mengkhawatirkan datangnya cuaca ekstrem yang tidak menentu. Pasalnya, jika terik matahari tidak stabil maka berimbas pada kualitas produksi garam rakyat.

“Sebagai petani sekaligus pemilik lahan garam, harapannya kondisi cuaca pada musim kemarau tahun ini bisa bertahan lama hingga menjelang musim penghujan nanti,” harapnya.

Namun, meski diguyur hujan terus menerus, pada dasarnya tidak ada kerugian hanya memang produksi terhenti atau proses pengkristalan garam agak memakan waktu.

“Kalau kerugian materi tidak ada, hanya rugi tenaga karena produksi garam agak molor karena panas matahari kurang,” kata Sukron, petani garam Sampang. sm-01/dsy

Berita Terbaru

1 Abad Gontor, 10.000 Alumni Bersiap Pulang ke Ponorogo, Prabowo hingga SBY Dijadwalkan Hadir

1 Abad Gontor, 10.000 Alumni Bersiap Pulang ke Ponorogo, Prabowo hingga SBY Dijadwalkan Hadir

Senin, 14 Sep 2026 19:21 WIB

Senin, 14 Sep 2026 19:21 WIB

SURABAYAPAGI com, Ponorogo — Lebih dari 10.000 alumni Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) bersiap kembali ke Ponorogo, Jawa Timur, untuk mengikuti Reuni A…

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Gus Qowim Ajak Guru di Kota Kediri Mendidik dengan Hati, Menuntun dengan Akhlak

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

Senin, 14 Sep 2026 17:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Pendidikan tidak hanya tentang seberapa banyak ilmu yang diberikan kepada anak, tetapi juga bagaimana ilmu tersebut ditanamkan…

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Jurnalis Mojokerto Gelar Doa Bersama untuk 5 Wartawan Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Keprihatinan mendalam atas belum ditemukannya lima wartawan dan tiga kru ekspedisi Anak Krakatau menggugah solidaritas insan pers …

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Lawan Persiba di Surajaya, Kans Persela Amankan 3 Poin Cukup Terbuka

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

Senin, 14 Sep 2026 16:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Skuad Persela Lamongan terus mematangkan persiapan, dan menjaga asa dalam lanjutan laga Penggadaian Championship 2026/2027, saat…

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Unit Reskrim Polsek Kepanjenkidul Polres Blitar Berhasil Bekuk pelaku Curanmor

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:25 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - Polsek Kepanjenkidul Wilayah Hukum Polres Blitar Kota, berhasil ungkap dan tangkap pelaku pencurian motor jenis Honda ADV warna…

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Lamongan Night Carnival Tanpa Sound Horeg,  Mampu Menghibur  Masyarakat

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

Senin, 14 Sep 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Lamongan Night Carnival (LNC) tahun kedua tanpa sound horeg kembali menyedot animo masyarakat. Bahkan ribuan warga merasa terhibur…