Guru MI dan MTS di Malang Dijanjikan Tambahan Insentif pada 2025

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Malang - Bupati Malang HM Sanusi berencana memberikan bantuan insentif bulanan untuk guru-guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) swasta yang berada di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) RI. 

Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang itu mengatakan, bahwa sebelumnya sebanyak 13.021 guru tidak tetap pada jenjang Paud, SD, hingga SMP di Kabupaten Malang pada tahun 2024 mendapatkan tambahan insentif masing-masing Rp 500 ribu. 

Pejabat yang dulunya pernah menjadi guru ini menyampaikan, pihaknya ingin adanya peningkatan kualitas tenaga pendidik di jenjang MI dan MTs swasta dalam memberikan ilmu pengajaran kepada para murid. 

"Untuk peningkatan kualitas pembelajaran di MI dan MTs, saya juga ingin adanya pemberian insentif untuk guru swasta di bawah naungan Kemenag, yakni guru MI dan MTs. Agar nanti kualitas pendidikan di Kabupaten Malang bisa seimbang," ungkap Sanusi kepada awak media di Pendapa Agung Kabupaten Malang, Senin (12/8/2024). 

Pria asli Gondanglegi, Kabupaten Malang ini menyebutkan, nantinya guru MI dan MTs swasta di Kabupaten Malang yang jumlahnya 5.000 orang ini rencananya masing-masing akan menerima insentif sebesar Rp 500 ribu per bulan.

"Anggarannya nanti kami siapkan per orang akan menerima Rp 500 ribu per bulan, sama dengan guru tidak tetap di Paud, SDN dan SMPN. Jadi Rp 6 juta dikalikan 5.000 guru itu, (anggaran yang dibutuhkan) sekitar Rp 30 milliar," jelas Sanusi. 

Sanusi mengatakan, bahwa rencana pemberian insentif kepada guru-guru di MI dan MTs swasta ini direncanakan akan direalisasikan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran (TA) 2025 mendatang.

"Ini akan kami realisasikan di APBD 2025," imbuh Sanusi. Ml-01/ham

Berita Terbaru

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Resmikan Landfill Mining TPA Ngipik, Bupati Gresik Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 21:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Upaya serius mengatasi persoalan sampah terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui p…

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Menlu Jelaskan 8.000 Personel TNI Jaga Perdamaian

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global melalui…

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

SBY Pesan, Indonesia Jangan Lugu

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:38 WIB

Sejarah Perang Dunia II, Indonesia Tidak Terlibat Langsung Perang tapi Tetap Terdampak   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Presiden RI ke-6 Susilo Bambang …

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Yaqut Klaim Pembagian Kuota Jaga Keselamatan Jemaah

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:36 WIB

Sidang Praperadilannya Dikawal Puluhan Banser. KPK tak Hadir, Ditunda 3 Maret      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gu…

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Jaksa Tuding Penjualan Laptop Chromebook era Nadiem, Kayak Sedekah

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:34 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) heran dengan harga jual laptop Chromebook dari PT Hewlett-Packard Indonesia (HP) lebih murah daripada…

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

KPK Bahas Mitigasi Potensi Risiko Korupsi Program MBG dan Kopdes

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 19:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mitigasi potensi risiko korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, mulai dibahas Tim…