Kantor Imigrasi Surabaya Berdayakan Disabilitas Lewat Program Inklusif I’m Possible

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Program "I’m Possible", memperkuat komitmennya dalam mendukung inklusivitas di dunia kerja. SP/ NI
Program "I’m Possible", memperkuat komitmennya dalam mendukung inklusivitas di dunia kerja. SP/ NI

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya memperkuat komitmennya dalam mendukung inklusivitas di dunia kerja melalui program "I’m Possible".

Program ini dirancang untuk memberdayakan pegawai dengan disabilitas, serta mengubah persepsi masyarakat terhadap kemampuan mereka.

Perlu diketahui, program "I’m Possible" ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kerja yang setara kepada penyandang disabilitas dan mempromosikan inklusivitas di lingkungan kerja.

Dimana, hal ini mencerminkan keyakinan bahwa setiap individu, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan fisik, memiliki potensi dan kemampuan untuk berkontribusi dalam dunia kerja.

Kepala Kantor Imigrasi Surabaya, Ramdhani, menyampaikan bahwa program ini bukan hanya upaya untuk membuka peluang kerja, tetapi juga untuk mendorong lembaga lain agar mengikuti jejak serupa.

"I’m Possible artinya saya mampu. Semua orang punya hak yang sama untuk mendapatkan kesempatan. Kita di Indonesia mungkin masih kurang memberikan peluang setara, padahal disabilitas juga memiliki potensi besar," kata Ramdhani, dari keterangannya yang diterima Surabaya Pagi, Sabtu (17/08/2024).

Ramdhani juga berharap bahwa inisiatif ini akan diikuti oleh kementerian dan lembaga lainnya, sehingga semakin banyak disabilitas yang dapat berkontribusi secara aktif dalam masyarakat dan membantu memperbaiki kualitas hidup mereka serta keluarganya.

"Dengan adanya program "I’m Possible" ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi instansi lain di Indonesia untuk lebih inklusif dalam memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas," tutur orang nomor satu di lingkungan Imigrasi Surabaya tersebut.

Sementara itu, Devi, salah satu pegawai yang bergabung melalui program ini, menceritakan pengalamannya.

"Awalnya, saya mengetahui informasi ini melalui Gadisku, sebuah galeri disabilitas di bawah naungan Dinas Sosial. Saya sangat bersyukur atas kesempatan yang diberikan oleh Imigrasi Surabaya ini," ujar Devi.

Devi, yang memiliki keterbatasan fisik dengan kaki yang berbentuk letter O, menegaskan bahwa ia ingin membuktikan kepada masyarakat bahwa disabilitas bukanlah hambatan untuk bekerja dan berprestasi.

"Saya ingin menunjukkan bahwa meskipun ada kekurangan fisik, saya mampu. Saya ingin masyarakat melihat bahwa disabilitas bisa dan mampu," tegasnya. lni

Berita Terbaru

Suhu Ekstrem Landa Indonesia, Masyarakat Diimbau Cermat Pilih Pendingin Ruangan

Suhu Ekstrem Landa Indonesia, Masyarakat Diimbau Cermat Pilih Pendingin Ruangan

Sabtu, 25 Jul 2026 10:56 WIB

Sabtu, 25 Jul 2026 10:56 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi lonjakan suhu drastis yang melanda sejumlah wilayah Indonesia…

Dinilai Lakukan Kebohongan Publik, Pedagang Pasar Bakal Laporkan Kuasa Hukum Pemkot Madiun

Dinilai Lakukan Kebohongan Publik, Pedagang Pasar Bakal Laporkan Kuasa Hukum Pemkot Madiun

Jumat, 24 Jul 2026 21:32 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Paguyuban Pedagang Pasar Seluruh Kota Madiun (P3SKM) menilai keterangan kuasa hukum Pemerintah Kota Madiun, Ika Puspitaria, dalam p…

Sidang Maidi, Rofieq Minta Rochim Hapus Video Yang Berjudul "Menguak Siapa Raja Proyek di Kota Madiun"

Sidang Maidi, Rofieq Minta Rochim Hapus Video Yang Berjudul "Menguak Siapa Raja Proyek di Kota Madiun"

Jumat, 24 Jul 2026 21:30 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menampilkan bukti percakapan WhatsApp antara antara terdakwa Rochim R…

Tuan Rumah Adu Wani Wali Kota Cup 2026, IBCA BFC MMA Kota Madiun Turunkan 35 Atlet Bidik Juara Umum

Tuan Rumah Adu Wani Wali Kota Cup 2026, IBCA BFC MMA Kota Madiun Turunkan 35 Atlet Bidik Juara Umum

Jumat, 24 Jul 2026 21:25 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – IBCA BFC MMA Kota Madiun menurunkan 35 atlet untuk memburu gelar juara umum pada ajang Adu Wani Wali Kota Cup 2026. Kejuaraan MMA p…

Rampungkan Pemeriksaan Saksi, Kejaksaan Mulai Hitung Kerugian Kasus Tunjangan DPRD Ponorogo 

Rampungkan Pemeriksaan Saksi, Kejaksaan Mulai Hitung Kerugian Kasus Tunjangan DPRD Ponorogo 

Jumat, 24 Jul 2026 21:22 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:22 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo tancap gas untuk merampungkan penanganan perkara dugaan tindak pidana korupsi penentuan dan…

Hakim Minta Sujarno Jadi Tersangka di Sidang Korupsi Tanah Kas Desa Jenangan Ponorogo

Hakim Minta Sujarno Jadi Tersangka di Sidang Korupsi Tanah Kas Desa Jenangan Ponorogo

Jumat, 24 Jul 2026 21:10 WIB

Jumat, 24 Jul 2026 21:10 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya mendesak Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Ponorogo untuk…