Petani Ponorogo Gagal Panen, Pasrah Tanaman Padi untuk Pakan Ternak

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Petani memilih untuk memberikan hasil tanaman padi yang gagal panen untuk pakan ternak. SP/ PNG
Ilustrasi. Petani memilih untuk memberikan hasil tanaman padi yang gagal panen untuk pakan ternak. SP/ PNG

i

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Imbas kekeringan di musim kemarau mengakibatkan musim tanam padi di Desa Klepu, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur terhambat dan berakhir gagal panen karena kurangnya pasokan air lantaran banyak sungai untuk irigasi sawah mulai mengering.

Banyak tanah terasering milik petani di Desa Klepu, Ponorogo mengering dan berongga, kondisi tanaman padi juga terlihat mengering dan sebagian besar bulir padi tidak berisi.

Para petani terpaksa memanen padi yang kini sudah berumur 70 hari ini pada Agustus ini dan juga terpaksa harus merugi dan tanaman padi hanya bisa digunakan untuk pakan ternak.

Pasalnya, mayoritas padi di Bumi Reog tersebut banyak yang mati dan mengering, bahkan bulir padi yang sudah muncul pun ternyata banyak yang tidak berisi. Sehingga alternatif lain agar tanaman tersebut tidak sia-sia yakni dengan memberikan sisa tanaman padi yang ada untuk makanan sapi.

“Sebagian yang sumber mata airnya dari hutan, jadi kalau musim kemarau itu sudah tidak ada. Jadi tidak cukup untuk mengairi sawah,” kata Iknasius Joko Susilo, salah satu petani yang juga merugi, Jumat (23/08/2024).

Selain bulir padi yang kosong, bulir padi yang berisi pun bobotnya menjadi tidak maksimal karena selama masa tanam padi lebih sering kekurangan air. Sehingga hasil produksi padi pun menurun drastis dan mayoritas gagal panen di musim kali ini.

“Jelas rugi. Ya nanti paling yang tidak ada isinya untuk pakan sapi, kalau yang masih ada isinya sedikit-sedikit ya dipanen,” ujar Joko.

Sebagai informasi, sekitar tujuh sampai 10 hektar lahan padi yang terdampak kekeringan, dengan penurunan hasil panen petani hingga 25 persen. Sedangkan berdasarkan assessment dari BPBD Provinsi Jawa Timur, pada tahun ini, Kabupaten Ponorogo kembali masuk dalam daftar 13 kabupaten/kota di Jawa Timur yang siaga kekeringan.

Dengan situasi ini, BPBD Ponorogo berkomitmen untuk terus memberikan dukungan dan bantuan kepada warga yang terdampak kekeringan, memastikan kebutuhan air bersih tetap terpenuhi di tengah musim kering yang melanda. pn-01/dsy

Berita Terbaru

Luhut Promosikan Family Office

Luhut Promosikan Family Office

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan soal pentingnya pembentukan family office. Menurutnya,…

Bahlil, Ingin Selamatkan Indonesia dari Ketergantungan Impor Solar

Bahlil, Ingin Selamatkan Indonesia dari Ketergantungan Impor Solar

Kamis, 25 Jun 2026 17:48 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Indonesia akan berhenti impor solar mulai tahun ini. Hal ini seiring dengan penerapan mandatori biodiesel 50% atau B50 yang akan…

Luhut: Indonesia Berisiko Terjebak Middle Income Trap

Luhut: Indonesia Berisiko Terjebak Middle Income Trap

Kamis, 25 Jun 2026 17:45 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengingatkan Indonesia berisiko terjebak dalam middle income trap…

Purbaya, Sidak ke Perusahaan Baja asal China, Soal Perpajakan

Purbaya, Sidak ke Perusahaan Baja asal China, Soal Perpajakan

Kamis, 25 Jun 2026 17:43 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa inspeksi mendadak (sidak) ke salah satu perusahaan baja asal China di kawasan Pulogadung,…

DPR Minta PT Pos Bikin Lompatan Besar Tata Kelola Business Logistik

DPR Minta PT Pos Bikin Lompatan Besar Tata Kelola Business Logistik

Kamis, 25 Jun 2026 17:41 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - PT Pos Indonesia dinilai harus cepat melakukan transformasi digital dan integrasi layanan, seperti memperkuat segmen logistik dan…

SPMB SD Surabaya Rampung, Seleksi SMP Masuk Tahap Afirmasi dan Mutasi

SPMB SD Surabaya Rampung, Seleksi SMP Masuk Tahap Afirmasi dan Mutasi

Kamis, 25 Jun 2026 17:38 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:38 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) telah menuntaskan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru…