Rajin Tutorial Youtube, Petani Melon Hidroponik Raup Cuan Fantastis

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petani melon di Ponorogo saat musim panen. SP/ PNG
Petani melon di Ponorogo saat musim panen. SP/ PNG

i

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Salah satu petani milenial asal Ponorogo, Jawa Timur, Fiska Indra Pratama (28) memilih berbudidaya melon secara hidroponik dengan hanya mengandalkan tutorial melalui Youtube.

Dirinya pun mencoba budidaya melon dengan berbagai jenis, diantaranya, ada jenis Inthanon atau Golden Emerald (Belanda), Sweet Humi (Cina), Fujisawa (Jepang), Sweet Net (Thailand), dan Musk Melon (Jepang), di lahan miliknya seluas 600 meter persegi dan mampu menampung 1.600 polybag.

"Awalnya modal nekat, karena belajar dari youtube dan hobi berkebun. Saya memilih green house dan hidroponik ini karena efisiensi lahan. Karena dengan 2 cara ini meski lahan terbatas tetapi populasi bisa maksimal," tutur Indra, Senin (26/08/2024).

Pasalnya, dibandingkan dengan menanam konvensional. Greenhouse miliknya dapat menghasilkan 20 kali lipat. Karena minim pestisida juga bisa menanam di segala musim, dengan media tanamnya dari cocopeat atau sabut kelapa.

"Dalam satu tahun bisa menanam empat kali panen. Kalau di sawah cuma dua kali. Melon hasil tanaman saya dijual Rp 25 hingga Rp 50 ribu per kilogramnya, tergantung jenis melonnya," ungkap Indra.

Lebih lanjut, meski saat ini budidaya melon hidroponiknya sudah berkembang, namun dirinya tidak pelit ilmu. Ia mempersilahkan kepada siapa saja yang mau datang dan belajar cara bertanam secara hidroponik. Tak jarang greenhouse miliknya kerap dikunjungi para pelajar untuk wisata edukasi. pn-01/dsy

Berita Terbaru

Rahmat Muhajirin : Elektabilitas Partai Gerindra Naik, Bukti Program Presiden Prabowo Diterima Masyarakat

Rahmat Muhajirin : Elektabilitas Partai Gerindra Naik, Bukti Program Presiden Prabowo Diterima Masyarakat

Selasa, 08 Sep 2026 20:40 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 20:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Merespon hasil survey lembaga penelitian tentang kenaikan elektabilitas Partai Gerindra, Ketua Dewan Penasehat DPC Partai Gerindra …

Lewat Senam, Pemkab Madiun Perkuat Identitas Kampung Pesilat

Lewat Senam, Pemkab Madiun Perkuat Identitas Kampung Pesilat

Selasa, 08 Sep 2026 19:51 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 19:51 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Senam jurus Kampung Pesilat tak sekadar menjadi aktivitas olahraga bagi masyarakat Kabupaten Madiun. Pemerintah Kabupaten Madiun mul…

Gresik Ingin Ambil Kendali Pendidikan Menengah, Industri Butuh Ribuan Talenta Lokal

Gresik Ingin Ambil Kendali Pendidikan Menengah, Industri Butuh Ribuan Talenta Lokal

Selasa, 08 Sep 2026 18:25 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 18:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Pesatnya investasi dan industrialisasi di Kabupaten Gresik menghadirkan tantangan baru mampukah pendidikan lokal menyiapkan tenaga k…

Proyek Rumah Pompa Depan Lippo Dikebut Solusi Baru Atasi Banjir di Sidoarjo

Proyek Rumah Pompa Depan Lippo Dikebut Solusi Baru Atasi Banjir di Sidoarjo

Selasa, 08 Sep 2026 15:55 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 15:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus memperkuat langkah mitigasi dalam menghadapi banjir Sidoarjo yang kerap terjadi di wilayah…

Polisi Masih Bungkam Usai Sambangi Kantor PDAM Kota Madiun

Polisi Masih Bungkam Usai Sambangi Kantor PDAM Kota Madiun

Selasa, 08 Sep 2026 15:49 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 15:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun - Polres Madiun Kota belum memberikan penjelasan terkait persoalan meter air di Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun. Hingga Selasa (…

Pemkot Surabaya Bantu Biaya Pendidikan 1.214 Mahasiswa

Pemkot Surabaya Bantu Biaya Pendidikan 1.214 Mahasiswa

Selasa, 08 Sep 2026 15:20 WIB

Selasa, 08 Sep 2026 15:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali memberikan Bantuan Biaya Perkuliahan/Pendidikan bagi warga Surabaya. Tahun ini, sebanyak…