Gandeng Bupati dan Kajari, BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto Targetkan UCJ Naik 50 Persen

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati usai menyerahkan penghargaan kepada sejumlah perusahaan
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati usai menyerahkan penghargaan kepada sejumlah perusahaan

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Mojokerto menargetkan Universal Coverage Jamsostek (UCJ) Kabupaten Mojokerto naik menjadi 50 persen di tahun 2024. 

Hal itu disampaikan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto, Zulkarnain Mahading saat acara Diseminasi Program dan Penghargaan kepada pemberi kerja atau badan usaha BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto tahun 2024 di Aula Hotel Ayola Mojokerto, Senin (26/8/2024).

"Kita beri apresiasi kepada Bupati Ikfina yang telah mendorong terciptanya perlindungan jamsostek secara menyeluruh di wilayahnya. Karena sejak munculnya Perbup Nomor 26 tahun 2023 capaian UCJ kita terus meningkat dari tahun ke tahun," ungkapnya.

Zul merinci, tahun 2021 total UCJ Kabupaten Mojokerto sebesar 27,48 persen, kemudian tahun 2022 naik menjadi 30,44 persen dan tahun 2023 naik lagi menjadi 38,52 persen.

"Tahun ini kita targetkan UCJ kita meningkat menjadi 50 persen, dari total 486 ribu pekerja se Kabupaten Mojokerto," harapnya.

Selian itu, sepanjang tahun 2024 warga Kabupaten Mojokerto yang sudah dilayani oleh BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 9.280 atau senilai Rp 106,5 milyar.

"Jaminan kematian sebanyak 177 orang, jaminan kecelakaan kerja sebanyak 1.070 orang, JHT sebanyak 7.123 orang, jaminan pensiun sebanyak 259 orang  dan beasiswa sekolah sebanyak 741," terangnya.

Masih kata Zul, pihaknya akan terus proaktif bekerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan guna membangun pemahaman para pekerja terkait pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. 

"Pemkab sudah mengeluarkan Surat Edaran ke seluruh perusahaan untuk perlindungan jaminan pekerja rentan dan sudah ada 9 perusahaan yang berpartisipasi. Kita berharap jumlahnya akan terus bertambah," pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Ikfina dalam sambutannya mengatakan, coverage perlindungan jamsostek baik untuk Penerima Upah (PU) maupun Bukan Penerima Upah (BPU) Kabupaten Mojokerto masih 38,52 persen.

"Artinya, masih banyak warga pekerja kita yang belum terlindungi. Saya menyadari kemampuan anggaran Pemda sangat terbatas maka partisipasi berbagai pihak kami harapkan untuk bisa menjadi bapak angkat bagi pekerja rentan," ungkapnya.

Ikfina menambahkan, untuk saat ini yang sudah dilakukan adalah memberikan perlindungan jamsostek kepada kurang lebih 5.527 orang pegawai non ASN, 27.740 orang petani tembakau dan pekerja rentan lainnya 

"Dan selanjutnya adalah kepada Kades, perangkat desa, RT/RW ser5a BPD se Wilayah Kabupaten Mojokerto," tukasnya.

Sekedar informasi, hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto Endang Tirtana, Sekdakab Mojokerto Teguh Gunarko serta sejumlah Kepala OPD terkait Kabupaten Mojokerto. Dwi

Berita Terbaru

Tradisi Sebar Udikan Meriahkan Maulid Nabi di Madiun, Warga Antusias Berebut Koin Puluhan Juta Rupiah

Tradisi Sebar Udikan Meriahkan Maulid Nabi di Madiun, Warga Antusias Berebut Koin Puluhan Juta Rupiah

Selasa, 25 Agu 2026 19:29 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 19:29 WIB

SURABAYAPAGI.com Madiun– Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Dusun Sukorejo, Desa Kedondong, Kabupaten Madiun, selalu diwarnai dengan kemeriahan yang k…

Imbas Kebakaran Karhutla, Jalur Pendakian Gunung Carenge Bondowoso Ditutup

Imbas Kebakaran Karhutla, Jalur Pendakian Gunung Carenge Bondowoso Ditutup

Selasa, 25 Agu 2026 15:27 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 15:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Sempat menjadi buah bibir sebagai destinasi favorit baru dalam beberapa bulan terakhir, justru saat ini pendakian Gunung Carenge…

Pelajar di Trenggalek Kini Bisa Menabung Lewat Program Sangu Sampah

Pelajar di Trenggalek Kini Bisa Menabung Lewat Program Sangu Sampah

Selasa, 25 Agu 2026 15:18 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 15:18 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Melalui program Sangu Sampah yang merupakan program baru di Kabupaten Trenggalek, kini pelajar diwilayah tersebut memiliki cara…

10.364 Warga Terdampak Kekeringan di Malang Dapat Bantuan 363.800 Liter Air Bersih

10.364 Warga Terdampak Kekeringan di Malang Dapat Bantuan 363.800 Liter Air Bersih

Selasa, 25 Agu 2026 15:11 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Selama 8-23 Agustus 2026, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menyalurkan 363.800 liter air bersih kepada warga…

Dorong Fasilitasi Kesehatan Masyarakat, Dinkes Malang Kejar Target CKG Nasional 46 Persen

Dorong Fasilitasi Kesehatan Masyarakat, Dinkes Malang Kejar Target CKG Nasional 46 Persen

Selasa, 25 Agu 2026 15:05 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 15:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Dalam rangka memenuhi target capaian Cek Kesehatan Gratis (CKG) nasional 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang masih akan…

Pemkab Probolinggo Dorong Percepatan Pendaftaran Deskripsi IG Kopi Arabika Krucil

Pemkab Probolinggo Dorong Percepatan Pendaftaran Deskripsi IG Kopi Arabika Krucil

Selasa, 25 Agu 2026 14:58 WIB

Selasa, 25 Agu 2026 14:58 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Guna mendukung proses pendaftaran produk kopi khas Kecamatan Krucil, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo terus mendorong…