Akan Fokus Peningkatan SDM, Khofifah-Emil Usung Nawabakti Satya Jilid II

author Riko Abdiono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Momen Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak saat mendaftar sebagai bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur Jawa Timur, di kantor KPU Jawa Timur, Rabu (28/8/2024) didampingi ribuan simpatisan pendukungnya. SP/Riko Abdiono
Momen Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak saat mendaftar sebagai bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur Jawa Timur, di kantor KPU Jawa Timur, Rabu (28/8/2024) didampingi ribuan simpatisan pendukungnya. SP/Riko Abdiono

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Usai resmi mendaftar ke KPU Jawa Timur, pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak, sebagai petahana, akan mengusung visi misi Nawabakti Jilid II hasil penyempurnaan Nawabakti Satya Jilid I lima tahun lalu.

Dalam pendaftaran tersebut, Khofifah dan Emil menyampaikan visi dan misi mereka melalui Sistem Informasi Pencalonan (Silon), yang disaksikan langsung oleh Ketua KPU Jawa Timur. Khofifah berharap kehadiran mereka dalam lima tahun ke depan akan membawa kemakmuran dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Jawa Timur, sesuai dengan visi Indonesia Emas 2045.

"Kami berharap kehadiran kami akan membawa perubahan yang positif dan kemajuan bagi Jawa Timur, serta memberikan kontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045," jelasnya.

Khofifah juga memperkenalkan program unggulan mereka untuk periode kedua yang diberi tajuk "Nawa Bhakti Satya II." Program ini merupakan kelanjutan dari inisiatif sebelumnya dengan fokus yang berbeda.

“Jika pada periode lalu kami fokus pada, Cerdas Berkualitas, dan Sehat Berkualitas, maka kali ini fokus kami adalah pada peningkatan SDM melalui program 'Jatim Cerdas' dan 'Jatim Sehat.' Kami percaya bahwa Jawa Timur harus menjadi pusat harmoni dan kemajuan, yang dapat menjadi contoh bagi seluruh negeri,” ungkapnya.

Salah satu aspek penting dari visi mereka adalah "Jatim Lestari," yang menekankan pada pelestarian lingkungan hidup. Khofifah menyoroti keberhasilan Jawa Timur dalam memimpin penanaman mangrove di kawasan pesisir Jawa sebagai salah satu pencapaian penting.

“Jawa Timur memiliki mangrove terluas di Pulau Jawa, dan kami berkomitmen untuk terus menanam mangrove sebagai bagian dari upaya kami untuk meningkatkan kualitas lingkungan. Tanaman mangrove ini dapat memproduksi lima kali lebih banyak oksigen dibandingkan tanaman darat. Ini adalah bagian dari warisan yang ingin kami tinggalkan untuk generasi mendatang,” jelasnya.

Sementara, dalam hal kesehatan, Khofifah menekankan pentingnya akses dan pemerataan layanan kesehatan yang berkualitas.

“Kami adalah satu-satunya di Indonesia yang menyediakan anggaran khusus dari APBD untuk mendukung program pendidikan dokter spesialis. Ini merupakan langkah penting untuk memastikan bahwa layanan kesehatan berkualitas dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat,” katanya.

Khofifah juga mengungkapkan pencapaian dalam infrastruktur, yang menurutnya telah melampaui target nasional. “Kemajuan infrastruktur di Jawa Timur sudah mencapai 35%, melebihi target nasional 2045 yang hanya 30%. Ini menunjukkan bahwa kami mampu melampaui target yang telah ditetapkan,” bebernya.

Selain itu, Khofifah menekankan pentingnya kemajuan sektor industri manufaktur. “Kami menggandeng perguruan tinggi di dunia untuk bekerja sama dalam membangun Jawa Timur yang maju dan berkeunggulan. Ini adalah bagian dari strategi kami untuk memajukan sektor industri dan menciptakan lapangan kerja yang berkualitas,” ujarnya.

Dengan seluruh program dan visi tersebut, Khofifah optimistis dapat melanjutkan kepemimpinan di Jawa Timur untuk lima tahun ke depan. “Kami berkomitmen untuk bekerja keras dan bersama seluruh elemen masyarakat, demi mewujudkan Jawa Timur yang lebih baik dan sejahtera,” pungkasnya.

Khofifah-Emil sendiri diusung oleh 15 partai politik seperti  Gerindra, Golkar, Demokrat, NasDem, PAN, PKS, PPP, PSI, Perindo, Gelora, Buruh, PBB, Garuda, PKN, dan Partai Prima.

Bagi Khofifah, dukungan tersebut, merupakan mandat yang sangat berharga dalam pencalonan mereka sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur. rko/rmc

Berita Terbaru

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Peternak Ayam Broiler, Sambat

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peternak ayam pedaging atau ayam broiler mengaku rugi hingga ratusan juta akibat harga ayam di kandang terjun bebas. Perhimpunan…

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Kasih karuniah: 5 Roti dan 2 Ikan

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:07 WIB

SURABAYAPAGI com, Surabaya - Saya pernah renungkan bagaimana seharusnya kita menjalani hidup yang diberikan Tuhan ? Apa yang seharusnya menjadi tujuan hidup…

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah  ‎

Ketua DPRD Desak Pemkot Tutup Parkir JPC, Singgung Sengketa Lahan dan Izin Bermasalah ‎

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Ketua DPRD Kota Madiun Armaya mendesak Pemkot segera menutup lahan parkir milik PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr Soetomo. M…

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Pemasok Motor Listrik BGN, Pernah di Periksa KPK

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 21:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kejaksaan Agung menetapkan tersangka baru kasus dugaan korupsi terkait tata kelola Makan Bergizi Gratis (MBG). Tersangka baru ini…

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Perempuan Iran Berkerudung Hitam Turun ke Jalanan

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam video yang dibagikan kantor berita Fars, para perempuan Iran berkerudung hitam turun ke jalanan meneriakkan "matilah…

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Dipicu Dana BOS , 326 Kepala sekolah di Sulsel, akan Mundur

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

Minggu, 14 Jun 2026 20:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dipicu oleh temuan BPK atas dugaan kesalahan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sejumlah SMAN di Sulsel,…