KPU Kota Kediri Antar Bapaslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri Pemeriksaan Kesehatan

author Duchan Prakasa

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI, Kediri - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri bekerjasama dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Soetomo Surabaya melaksanakan pemeriksaan kesehatan bakal pasangan calon (Bapaslon) Wali Kota Kediri periode 2024-2029. Pemeriksaan kesehatan itu berlangsung selama dua hari mulai tanggal 31 Agustus sampai 1 September 2024 dari pukul 07.00 - 15.30 WIB.

Ketua KPU Kota Kediri Reza Cristian mengatakan, KPU mendampingi proses pemeriksaan kesehatan bapaslon wali Kota Kediri untuk memastikan telah berjalan sesuai dengan regulasi.

“Pemeriksaan kesehatan sebagai salah satu persyaratan calon walikota dan wakil wali Kota Kediri. KPU mendampingi seluruh proses pemeriksaan tersebut di Rumah Sakit Dr. Soetomo Surabaya,” terang Reza Cristian, pada Minggu 1 September 2024.

Masih kata Reza, jenis pemeriksaan kesehatan bapaslon Wali Kota Kediri meliputi, pemeriksaan jiwa yang diantaranya adalah pemeriksaan kesehatan jiwa, pemeriksaan kondisi psikologis dan pemeriksaan status penggunaan narkotika.

Selanjutnya pemeriksaan fisik diantaranya, penyakit dalam, jantung dan pembuluh darah, paru, bedah, urologi, ortopedi, obstetri ginekologi, neurologi dan fungsi luhur, mata, telinga, hidung dan tenggorok, kepala leher, dan gigi mulut.

RSUD Dr. Soetomo Surabaya menjadi salah satu rumah sakit yang direkomendasikan oleh dinas kesehatan karena memiliki peralatan tim dan alat pemeriksaan kesehatan yang lengkap. Hal ini sesuai dengan PKPU Nomor 8 Tahun 2024 dan Keputusan KPU Nomor 1090 Tahun 2024 tentang Pedoman Teknis Pemeriksaan Kesehatan dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024.

Sebelumnya, KPU Kota Kediri telah menerima berkas pendaftaran dua bapaslon Wali Kota Kediri Tahun 2024. Mereka, bapaslon Vinanda Prameswati - Qowimuddin Thoha dan Ferry Silviana Feronica - Regina Nadya Suwono. Can

Berita Terbaru

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Dugaan Korupsi di Pajak dan BC Terlalu Banyak

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:40 WIB

MAKI: Kebocoran Penerimaan Negara Akibat Tata Kelola Pajak yang Buruk Sudah Masuk Kategori Darurat Nasional            SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Masya…

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Menkeu Mulai Shock Therapy Pejabat Pajak dan BC

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:37 WIB

34 Pejabat Bea Cukai dan  40-45 Pejabat Direktorat Jenderal Pajak Dibuang ke Tempat Sepi, dari Wilayah Gemuk Usai OTT KPK       SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - …

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Restitusi Pajak Puluhan Miliar Diatur Pejabat Pajak Dalang Wayang Kulit

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - KPK menyita barang bukti berupa uang saat operasi tangkap tangan (OTT) di KPP Madya Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).…

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Guru dan Dosen Gugat ke MK, APBN Jangan untuk MBG

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Penggunaan anggaran pendidikan dalam APBN untuk makan bergizi gratis (MBG) kembali digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini,…

Bulan Syaban

Bulan Syaban

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:25 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Bulan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah dan termasuk juga bulan mulia yang dimana letak waktunya berada…

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jokowi Ajak PSI Mati-matian, Diduga Pertahankan Dinastinya

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

Jumat, 06 Feb 2026 00:23 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Judul utama harian Surabaya Sore edisi Rabu (4/2) kemarin "PSI Siap Mati-matian Ikuti Jokowi". Judul ini terkesan bombastis. Tapi…