Pupuk Organik 'Genderuwo' Produksi Banyuwangi Tembus Pasar Nasional

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Pabrik pupuk organik lokal produksi Kecamatan Wadung, Banyuwangi, Jawa Timur menorehkan catatan penjualan positif. Pupuk organik yang diberi nama genderuwo ini masuk ke pasar Jawa Tengah dan Lampung.

Eko produsen pupuk menyatakan masih mengirim dalam jumlah kecil sebagai upaya untuk merubah perilaku petani dari kimia ke organik. Ia berharap ada upaya edukasi lebih masif untuk meningkatkan penyerapan pupuk organik di Banyuwangi.

"Kiriman pertama ke Sumatra masih tahap pengenalan, kalau ke luar daerah secara keseluruhan per 3 bulan masih 1-2 ton," terang Eko, Jumat (06/09/2024).

Padahal, menurut Eko, dengan menggunakan pupuk organik tersebut petani bisa menghemat kebutuhan pupuk hingga 75%. Setiap satu hektar lahan pertanian hanya perlu menghabiskan biaya di kisaran Rp. 1,6 juta.

"Satu hektar itu bisa hanya Rp 1,6 juta, kalau seperempat itu hanya sekitar Rp 300an ribu untuk pupuknya," terang Eko.

Bupati Banyuwangi Ipuk Festiandani mengaku bangga dan berharap pupuk tersebut dapat dikembangkan dengan bersinergi bersama Dinas Pertanian. Pihaknya berharap, keberadaan pupuk organik bisa menjadi jalan keluar atas kesulitan pupuk yang kerap dihadapi oleh kelompok tani non subsidi.

"Seperti yang saya sampaikan tadi, nanti bisa dengan Dinas Pertanian. Kita ada program jagoan tani nanti bisa kolaborasi untuk menularkan ilmu dan pengetahuan juga disana," tegas Ipuk.

"Saya berharap bisa membantu petani-petani yang khususnya non subsidi ya. Seperti petani buah naga, jeruk dan lainnya itu bisa menggunakan pupuk ini," imbuhnya. by-01/dsy

Berita Terbaru

Baksos Warnai Rangkaian HUT ke-81 TNI di Lamongan

Baksos Warnai Rangkaian HUT ke-81 TNI di Lamongan

Minggu, 20 Sep 2026 17:54 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 17:54 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Masih dalam Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kabupaten Lamongan, sejumlah…

Empat Wakil Indonesia Berebut Gelar FFWS SEA 2026 Fall di Surabaya

Empat Wakil Indonesia Berebut Gelar FFWS SEA 2026 Fall di Surabaya

Minggu, 20 Sep 2026 17:48 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 17:48 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Sebanyak 12 tim dari Indonesia, Thailand, dan Vietnam bertarung dalam Grand Finals Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2…

Ranting NU Sugihan Bedah Rumah, Wujud Nyata Membersamai Warga

Ranting NU Sugihan Bedah Rumah, Wujud Nyata Membersamai Warga

Minggu, 20 Sep 2026 17:24 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 17:24 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Kepedulian terhadap warga yang membutuhkan kembali ditunjukkan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Sugihan, Kecamatan S…

Janji Dana BKK Desa Sentul Bakal Turun Perbaiki TPS Sampah

Janji Dana BKK Desa Sentul Bakal Turun Perbaiki TPS Sampah

Minggu, 20 Sep 2026 16:51 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 16:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Janji Pemkab Sidoarjo untuk memberikan dana Bantuan Khusus Keuangan (BKK) Desa Sentul, Kecamatan Tanggulangin, masuk tahap r…

Harga Daging Sapi di Situbondo Meroket Tembus Rp160 Ribu per Kilogram

Harga Daging Sapi di Situbondo Meroket Tembus Rp160 Ribu per Kilogram

Minggu, 20 Sep 2026 15:24 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 15:24 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Harga daging sapi yang biasanya berada di kisaran Rp120.000 per kilogram, kini di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, menyentuh…

Lanjutkan Proyek JLS Ruas Munjungan-Prigi, Pemkab Trenggalek Mulai Bebaskan Lahan

Lanjutkan Proyek JLS Ruas Munjungan-Prigi, Pemkab Trenggalek Mulai Bebaskan Lahan

Minggu, 20 Sep 2026 15:20 WIB

Minggu, 20 Sep 2026 15:20 WIB

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Menindaklanjuti progres proyek Jalur Lintas Selatan (JLS) ruas Munjungan-Prigi yang kini terus dikebut, Pemerintah Kabupaten…