Terapkan Sistem Green House, Melon Ponorogo Rambah Pasar Singapura

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Petani melon di Ponorogo. SP/ PNG
Ilustrasi. Petani melon di Ponorogo. SP/ PNG

i

SURABYAAPAGI.com, Ponorogo - Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Perikanan (Dispertahankan) Ponorogo baru saja melaporkan torehan positif atas ekspor buah melon asal Bumi Reog itu yang kini tembus Pasar Go Internasional hingga ke Singapura.

Buah melon tersebut dibudidaya secara swadaya melalui green house oleh petani milenial asal Desa Munggu Bungkal, Ponorogo, Jawa Timur, di lahan sekitar 40 green house. Bahkan setiap seminggu sekali panen bisa mencapai 1 ton 6 kuintal per green house.

Sedangkan terkait jenisnya, yang ditanam di sawah dimana warnanya kuning sehingga untuk harga cukup tinggi yakni Rp 25.000 per kg ditingkat petani dan di supermarket dijual sekitar Rp 49.900 per kgnya.

Lebih lanjut, dengan suksesnya budidaya melon dengan sistem green house ini diharapkan bisa memacu semangat para petani muda lainnya karena bisnis tersebut masih sangat menjanjikan. Meski di Desa Munggu Bungkal dikenal selama ini kekurangan air nyatanya terbukti sudah bisa go international.

Tak hanya go internasional, Buah melon asal Ponorogo ternyata cukup diminati pasar luar daerah seperti Jakarta. Rasanya yang segar dan manis, menjadi rebutan para pedagang karena cepat laku. Tak heran jika harga melon saat ini cukup bagus antara Rp 7 ribu hingga Rp 8 ribu per kg nya.

“Bulan Oktober ini diperkirakan panen raya dimana harganya diprediksi cukup bagus. Ini karena melon Ponorogo selalu berjaya di pasar Jakarta dan sejumlah daerah lainnya,” jelas Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Perikanan (Dipertahankan), Tri Budi Widodo, Senin (07/10/2024).

Oleh karenanya, Pemerintah berupaya untuk membantu petani dengan berbagai bantuan baik bibit, obat-obatan dan pupuk. pn-01/dsy

Berita Terbaru

Mulai November 2026, Diprediksi Awal Musim Hujan di Magetan Secara Bertahap

Mulai November 2026, Diprediksi Awal Musim Hujan di Magetan Secara Bertahap

Kamis, 01 Okt 2026 15:11 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 15:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Menunggu datangnya musim hujan di Kabupaten Magetan diprakirakan mulai berlangsung secara bertahap pada akhir 2026. Untuk Kecamatan…

Pemkot Batu Wajibkan Warga hingga Hotel Pilah Sampah Jadi 3 Jenis per 1 Oktober

Pemkot Batu Wajibkan Warga hingga Hotel Pilah Sampah Jadi 3 Jenis per 1 Oktober

Kamis, 01 Okt 2026 14:30 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 14:30 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Sebagai wujud peduli sampah, Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mulai memberlakukan gerakan Batu Pilah Sampah dari Rumah menjadi tiga…

Hadapi Anomali Musim, Produksi Tembakau di Jombang Menyusut 50 Persen

Hadapi Anomali Musim, Produksi Tembakau di Jombang Menyusut 50 Persen

Kamis, 01 Okt 2026 14:21 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Fenomena cuaca yang cenderung kering membuat kualitas daun tembakau relatif baik, namun pasokan air yang terbatas menyebabkan hasil…

Angka Stunting Naik 2 Persen, Pemkot Batu Perkuat Intervensi Lintas Sektor

Angka Stunting Naik 2 Persen, Pemkot Batu Perkuat Intervensi Lintas Sektor

Kamis, 01 Okt 2026 14:15 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 14:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Pemerintah Kota (Pemkot) Batu mencatat adanya kenaikan sekitar 2 persen dibandingkan dengan periode sebelumnya, yakni dari 10,19…

Tegaskan Masih Uji Lab, Bantuan Seragam Gratis di Lumajang Molor Hingga Oktober 2026

Tegaskan Masih Uji Lab, Bantuan Seragam Gratis di Lumajang Molor Hingga Oktober 2026

Kamis, 01 Okt 2026 13:09 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 13:09 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Lumajang menegaskan adanya keterlambatan distribusi seragam gratis bagi…

Warga Baosan Lor Ponorogo Jadi Korban KM Virgo Transport 8, Hingga Kini Masih Hilang

Warga Baosan Lor Ponorogo Jadi Korban KM Virgo Transport 8, Hingga Kini Masih Hilang

Kamis, 01 Okt 2026 12:29 WIB

Kamis, 01 Okt 2026 12:29 WIB

SURABAYAPAGI.com,Ponorogo — Keluarga Menika Susanti, warga Dukuh Krajan, Desa Baosan Lor, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, hingga kini masih menunggu k…