Baterai EV Bermasalah, Nissan Recall hampir 24.000 Unit Model Leaf di AS

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Nissan Leaf. SP/ JKT
Nissan Leaf. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan otomotif asal Jepang, Nissan mengumumkan kabar kurang menyenangkan adanya penarikan kembali (recall) hampir 24.000 unit untuk model Leaf rakitan Smyrna, Tennesse, Amerika Serikat (AS), Rabu (09/10/2024).

Diketahui, Nissan Leaf memiliki dua port pengisi daya, satu untuk Level 1 atau Level 2 untuk perangkat AC, sedangkan lainnya ialah konektor CHAdeMO untuk sistem DC charging.

Penyebab recall model tersebut menurut National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), karena baterai bertegangan tinggi pada EV tersebut berpotensi terbakar saat melakukan pengisian daya melalui perangkat DC. 

Dilaporkan kendaraan listrik yang terdampak memiliki baterai yang cepat panas ketika dihubungkan dengan pengisi daya cepat DC level 3. Namun, tidak ada indikator atau peringatan yang terdengar pada mobil ini.

Bila hal ini tidak diketahui oleh pengguna dan pengisi daya tetap dilanjutkan, maka paket baterai dapat terbakar sehingga meningkatkan risiko kecelakaan atau kematian yang besar.

Sementara itu, diketahui untuk total kendaraan yang terdampak sebanyak 23.887 unit yang dirakit antara 29 Agustus 2018 hingga 3 November 2020. Program tersebut mencakup model dengan baterai 40 kWh dan 62 kWh, tetapi semua unit masih dalam garansi.

Pabrikan dari Jepang saat ini juga terus menyelidiki masalah ini dan data awal menunjukkan baterai lithium-ion pada kendaraan yang terkena dampak mungkin mengalami endapan lithium yang berlebihan di dalam sel baterai. Dengan demikian, ini dapat meningkatkan hambatan listrik selama sesi pengisian daya cepat dan berpotensi terjadi fluktuasi dalam baterai tersebut.

Sedangkan bagi pemilik kendaraan yang terdampak telah diberitahu mengenai hal ini pada 20 September. Dalam pemberitahuan ini, pabrikan menyarankan pemilik untuk tidak menggunakan pengisi daya cepat Level 3 sampai masalah ini teratasi. jk-02/dsy

Berita Terbaru

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komnas HAM Anis Hidayah turut buka suara terkait kasus Taufik Hidayat (30) diduga menganiaya dan menyekap wanita inisial YTR…

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menurut polisi, Taufik mengaku menyiksa YTR selama 1,5 tahun. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Polisi Hendra Rochmawan,…

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

by Adi Prayitno Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya menilai alasan pertama berkaitan dengan PDIP kalah di…

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Akhirnya, YTR (29) korban penganiayaan dan penyekapan Taufik Hidayat selama 3 tahun, buka suara. YTR (Yuvita Tri Rezeki),…

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Anak Aktor Ari Wibowo, Ingin Sekolah Teologi

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Aktor Ari Wibowo, mengijinkan putra bungsunya,Kenzo Wibowo, pilih karir. Kenzo, baru saja menyelesaikan pendidikan sekolah…

Luhut Promosikan Family Office

Luhut Promosikan Family Office

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 17:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan soal pentingnya pembentukan family office. Menurutnya,…