DPRD Surabaya Desak Berantas Praktek Judi di Surabaya Hingga Keakar-Akarnya

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Anggota DPRD Kota Surabaya priode 2024-2029 Budi Laksono. SP/ALQ
Anggota DPRD Kota Surabaya priode 2024-2029 Budi Laksono. SP/ALQ

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Dugaan adanya praktik judi ilegal di sebuah ruko di kawasan Darmo Harapan, Surabaya Barat menimbulkan keresahan bagi masyarakat yang kini mendapat sorotan tajam dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya.


Anggota DPRD Kota Surabaya priode 2024-2029 Budi Laksono mendorong pihak yang berwenang untuk segera menindak tegas praktek perjudian di Surabaya. 


"Kami minta kepada pihak kepolisian, Pemerintah Kota serta semua pihak yang berwenang harus berani memberantas hingga ke akarnya, yakni si bandar, jaringan, dan kroninya,"ungkap Budi Laksono politiisi PDI-Perjuangan DPRD Kota Surabaya ini, Rabu (9/9)


Selain itu pria yang akrap disapa Bulek ini juga mengajak semua elemen masyarakat ikut bersama-sama menjaga Surabaya dari penyakit masyarakat. 


"Kami mengajak elemen masyarakat untuk menjaga Surabaya termasuk dari perjudian," katanya.   


Menurutnya, pemerintah melalui kewenangannya harus cepat dan tegas untuk menutup segala bentuk praktek perjudian. Dan penegakan hukum dan pencegahan dilakukan hingga ke tingkat hilir."Jangan ada ruang toleransi sedikitpun kepada oknum aparat yang terlibat judi,"tegas Bulek.


Menurut Bulek Judi bukan hanya sekedar perspektif moral dan etika, tapi lebih jauh dari itu adalah kejahatan atau tindak pidana.


Sementara Anggota DPRD Kota Surabaya priode 2024-2029 Ais Syafiyah Asfar dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengatakan pemberantasan praktek perjudian di Surabaya adalah langkah penting untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tertib untuk masyarakat. 


Menurut ketua harian DPP PKB ini praktik perjudian sering kali dikaitkan dengan berbagai masalah sosial, seperti tindak kriminal, ketidakstabilan ekonomi, dan keretakan dalam hubungan keluarga.


 "Bagi saya perlu adanya tindakan tegas dari aparat penegak hukum untuk memberantas jaringan perjudian, baik yang konvensional maupun berbasis online," ungkap Ais Syafiyah Asfar.


Ais melanjutkan, selain itu juga perlu diimbangi peran masyarakat yang ikut melakukan pengaduan masyarakat untuk melaporkan aktivitas ilegal tersebut.


"Poin penting dari pemberantasan perjudian adalah perlu adanya sosialisasi edukasi kepada masyarakat tentang bahaya dari aktivitas perjudian," kata Ais.


Ais menerangkan, kesadaran publik tentang dampak buruk perjudian, terutama bagi generasi muda, perlu ditingkatkan melalui kampanye anti-perjudian dan program pemberdayaan ekonomi untuk memberikan alternatif yang sehat untuk masyarakat yg terdorong untuk mencari penghasilan dari kegiatan ilegal atau haram. 


"Pemkot dan TNI/Polri perlu bekerja sama untuk menawarkan program rehabilitasi bagi mereka yang sudah dalam tahap "kecanduan", supaya dpt memutus rantai negatif yang dihasilkan dari praktek perjudian tersebut dan mendak tegas pera bandar," pungkas Ais.

 


Sementa Anggota DPRD Kota Surabaya priode 2024-2029 dari PPP Buchori Imron mendesak para penegak hukum untuk segera menindak dan memberantas praktek perjudian di Surabaya.


"Semua kita bersama-sama harus berani berantas praktek judi. Khususnya para menegak hukum, pemerintah kota segera turun tangan," tegas Buchori Imron.


Menurut politisi PPP ini judi merupakan penyakit masyarakat yang dapat memicu gangguan Kamtibmas. Karena itu, dirinya terus mendorong pihak kepolisi dalam hal ini Polrestabes Surabaya mampu menumpas judi ilegal yang diperkirakan mencapai ratusan triliun tersebut. "Kami mendesak para petugas untuk segara tidak gentar menindak pelaku judi di Surabaya," terangnya. Alq

Berita Terbaru

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Pemkot Mojokerto Buka Layanan Validasi Data bagi Warga Terdampak Perubahan Desil

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Perubahan desil ekonomi menjadi keresahan banyak warga yang disampaikan kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan P…

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti fenomena angin kencang yang meningkat secara signifikan di sekitar area lepas landas (take-off) memaksa para pengelola…

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Tradisi Unik Bersih Desa, Warga di Ngawi Gelar Saling Lempar ‘Perang Nasi’

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 15:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Tradisi unik di Desa Pelang Lor, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, saat rangkaian bersih desa atau sedekah bumi…

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Tekan Angka Pengangguran, Pemkab Bangkalan Targetkan Pekerja Lokal Terserap Industrialisasi

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:33 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangakalan - Sebagai upaya memberikan peluang kerja dan menekan angka pengangguran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menargetkan,…

Tingkatkan Kualitas Ruang Publik, Pemkot Tambah dan Perbaikan Fasilitas Taman Kota Surabaya

Tingkatkan Kualitas Ruang Publik, Pemkot Tambah dan Perbaikan Fasilitas Taman Kota Surabaya

Minggu, 13 Sep 2026 14:32 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 14:32 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya agar masyarakat dapat memanfaatkan sejumlah ruang bermain, berolahraga, berkumpul, hingga beraktivitas sosial dengan…

Jaga Inflasi dan Ekonomi Daerah, Pemkab Madiun Komitmen Perkuat Penerapan Strategi 4K

Jaga Inflasi dan Ekonomi Daerah, Pemkab Madiun Komitmen Perkuat Penerapan Strategi 4K

Minggu, 13 Sep 2026 13:40 WIB

Minggu, 13 Sep 2026 13:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai salah satu langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok dan menjaga laju inflasi, Pemerintah Kabupaten…