Tekan Aksi Kejahatan, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya

Dorong Pemerataan CCTV Hingga ke Seluruh Kampung dan Titik-titik Rawan

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya, Arif Fathoni 
Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya, Arif Fathoni 

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Gangguan keamanan, ketertiban dan kejahatan kriminal di Surabaya masih terbilang masih tinggi. Guna menekan aksi kejahatan serta mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan Wakil Ketua DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kota Surabaya, Arif Fathoni mendorong pemerintah kota untuk menambah pemasangan CCTV di kampung-kampung dan seluruh titik rawan aksi kejahatan. 

Arif Fathoni mengatakan sarana penunjang lain yang bakal membuat Kota Surabaya lebih aman adalah penambahan CCTV. Terutama, untuk area rawan kejahatan.“Perlu pengadaan CCTV di berbagai area. Terdapat 1.159 RW di seluruh Surabaya. Harusnya, di seluruh RW itu dipasang CCTV,” ungkap Arif Fathoni, Minggu (13/9).

Menurut Fathoni dengan kekuatan anggaran APBD yang dimiliki Surabaya meyakini Pemkot mampu melakukan pemerataan pemasangan CCTV di seluruh penjuru pelosok kampung. 

Bahkan Pemkot bisa bekerjasama dengan pihak swasta. Contohnya, perusahaan provider di Surabaya yang memiliki program CSR. Pemkot bisa mengarahkan CSR itu untuk pengadaan CCTV di RT atau RW. 

“Adanya CCTV tidak hanya mencegah pelaku tindak kriminal, tapi juga membantu menangkap pelaku. Sebab lewat CCTV kita bisa melihat langsung pelaku saat melakukan kejahatan mereka. Itulah kenapa perlu dipasang CCTV merata ke seluruh kampung dan titik-titik rawan,” kata Fathoni.

Adanya kerjasama yang baik antara 3 pilar dengan warga, serta infrastruktur pendukung yang memadai dalam hal ini adalah CCTV, bakal meningkatkan keamanan dan menurunkan angka kriminalitas. “Mari semua elemen menyatukan langkah, demi Surabaya yang aman dan nyaman untuk kita bersama,” pungkas Fathoni.

 

Dewan Dorong Seluruh Elemen Bersatu Ciptakan Kenyamanan Bersama

Selain itu pria yang akrab disapa cak Toni ini juga mendorong semua pihak bersama-sama ikut berperan dalam menciptakan keamanan dan ketertiban Surabaya. 

Arif Fathoni mengatakan menjaga keamanan kota adalah kewajiban seluruh lini. DPRD Kota Surabaya terus mendorong semua elemen menyatukan langkah, menciptakan Surabaya yang nyaman dan aman untuk ditinggali.

Dalam upaya preventif mesti dilakukan. Kewajiban menjaga lingkungan selama ini kerap dilimpahkan pada 3 pilar. Yakni, TNI, Polisi, dan Pemerintah Kota (Pemkot). Namun, keamanan bakal makin terjamin jika seluruh elemen ikut berperan.

Ia menuturkan jika kepedulian lingkungan melalui aksi masyarakat berkolaborasi dengan 3 pilar tersebut wajib dilakukan. 

Masyarakat harus tanggap jika terjadi tindak kriminal. Terlebih, untuk pejabat RT, RW, dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK). Pengawasan di lingkungan juga harus terus dilakukan. Kepedulian pada warga juga mesti senantiasa ditingkatkan.

“Saya lihat, untuk RT, RW, dan LPMK di Surabaya memang sudah aktif mendukung program pemerintah. Tidak semata karena diberikan insentif. Bahkan, saat gaji mereka dari swadaya masyarakat pun mereka sudah begitu gencar terlibat dalam keamanan lingkungan,” ungkap Fathoni.

Thoni mengatakan, Surabaya punya potensi besar yang sejak dulu tak disadari Pemkot. Yakni, banyaknya perguruan tinggi negeri dan swasta yang ada di Kota Pahlawan. Di perguruan tinggi tersebut, rata-rata seluruh mahasiswa mendapat mata kuliah Pengantar Ilmu Penelitian. Hal itu bisa dimanfaatkan Pemkot dengan mengajak mereka bekerjasama.

“Pemkot harusnya bisa berkolaborasi dengan seluruh perguruan tinggi untuk mengerahkan mahasiswanya menyebar kuesioner tentang perilaku kejahatan di Surabaya. Mereka bisa melakukan survey tentang jenis tindak kejahatan hingga lokasi titik rawan,” tutur Fathoni. Dengan begitu, Pemkot bisa mengambil kebijakan yang tepat sasaran dan tepat guna.

Selain itu, RT atau RW bisa bersinergi pula dengan karang taruna. Pendekatan terhadap warga dan keamanan kampung didelegasikan pada karang taruna sebagai garda terdepan perwakilan anak muda. 

“Terpenting, usulan saya, tiga pilar yang terdiri dari TNI, Polisi, dan Pemkot serta ditambah warga tersebut operasinya bisa dilembagakan. Sehingga pergerakannya lebih lancar dan terstruktur. Serta, mendapat dukungan langsung dari pemerintah,” imbuh Fathoni. Alq

Berita Terbaru

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Warga Josenan Tegas Tolak KKMP di Lapangan, Nilai Hasil Pertemuan Masih Banyak Ganjalan

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:43 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun, – Penolakan warga terhadap rencana pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Lapangan Josenan, Kecamatan Taman, Kota Madi…

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Realisasi PAD Triwulan I Capai 20 Persen, Bapenda Kota Madiun Lakukan Evaluasi

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:41 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun terus menggenjot capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui evaluasi dan opt…

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Sesuai Tahapan, DPRD Sumenep Tuntaskan Tiga Raperda 2026 

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:28 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sumenep- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurda DPRD Sumenep dengan agenda Penandatanganan Naskah…

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Perkuat Peralatan Gardu Induk Manisrejo dan Ngawi, PLN UIT JBM Pastikan Sistem Kelistrikan Makin Andal

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 20:14 WIB

SurabayaPagi, Madiun – PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat keandalan sistem transmisi d…

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

100 Ton Pupuk Ilegal Dimusnahkan, Kejari Tanjung Perak Bongkar Ancaman Nyata bagi Petani

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 18:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Langkah tegas ditunjukkan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dengan memusnahkan 100 ton pupuk ilegal dari dua perkara pidana berbeda.…

Warga Kota Mojokerto Bisa Akses Informasi Lebih Mudah, Lewat PPID

Warga Kota Mojokerto Bisa Akses Informasi Lebih Mudah, Lewat PPID

Selasa, 07 Apr 2026 17:15 WIB

Selasa, 07 Apr 2026 17:15 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Warga Kota Mojokerto kini semakin mudah mengakses informasi publik. Pemerintah Kota Mojokerto memastikan berbagai informasi resmi…