Yulis Juwaidi Diduga Kuasai 30% Perdin Disekretariat Pemkab Sampang

author Gandi Isharyanto Koresponden Sampang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Plt Staf Ahli Bidang SDM Pembangunan dan Kesra Kabupaten Sampang Yulis Juwaidi. SP/ GAN
Plt Staf Ahli Bidang SDM Pembangunan dan Kesra Kabupaten Sampang Yulis Juwaidi. SP/ GAN

i

SURABAYAPAGI.com, Sampang - Merasa dekat dengan Pj Bupati Sampang Rudi Arifiyanto, Yulis Juwaidi  selaku Plt Staf Ahli Bidang SDM Pembangunan dan Kesra Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, diduga kuasai 30 %  perjalanan dinas (Perdin) di sekretariat Pemkab Sampang.

Sebab, anggaran perjalanan dinas dilingkungan Sekretariat Pemerintah Daerah Kabupaten Sampang diperuntukkan kepada Bupati, Sekretaris Daerah (Sekda), Asisten sebanyak 3 orang, Staf Ahli 2 orang.

"Anggarannya melekat dibagi umum mencapai Rp 600 juta lebih, untuk perjalanan dinas tahun anggaran 2024, namun yang paling nominasi yaitu Plt Staf Ahli Bidang SDM Yuli Juwaidi. Sementara, seperti salah satu Staf ahli hanya duduk manis tidak pernah mengusulkan perjalanan dinas," kata

sumber terpercaya dilingkungan Pemkab Sampang yang minta namanya jangan disebutkan, Kamis (17/10/2024).

Sebaliknya juga para Asisten sangat minim melaksanakan pengajuan perjalanan dinas kata sumber tersebut, ia mengatakan beda dengan bapak Yulis Juwaidi menominasi pengajuan perjalanan dinasnya. 

"Sedangkan Bapak Sekda demikian  juga sangat minim melakukan perjalanan dinas. Justru ini terbalik Plt Staf Ahli Yuli Juwaidi selalu sering mengajukan perjalanan dinas mengalahkan Sekdaknya dalam hal penggunaan anggaran perjalanan dinas,"tuturnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasikan ke  Kabag Umum Pemkab Sampang Ibni Abdi Rahman tidak ada ditempat. " Bapak ada kegiatan mas, nanti saya sampaikan, " ungkap salah satu staf  Bagian umum.

Ditempat di tempat terpisah, walaupun Surabayapagi menghubungi Plt Staf Ahli Bidang SDM Pembangunan dan Kesra Yulis Juwaidi melalui telepon selulernya tidak pernah diangkat. " Memang sulit untuk mengangkat telepon Bapak Yulis Juwaidi, " kata beberapa wartawan. gan

Berita Terbaru

Hakim Jakarta Tolak Praperadilan Eks Wakil Ketua PN Depok

Hakim Jakarta Tolak Praperadilan Eks Wakil Ketua PN Depok

Selasa, 21 Apr 2026 23:48 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak praperadilan yang diajukan mantan Ketua Pengadilan Negeri Depok I Wayan Eka …

Kasus Video Porno Lisa Mariana dan mantan Manajernya Terus Diusut

Kasus Video Porno Lisa Mariana dan mantan Manajernya Terus Diusut

Selasa, 21 Apr 2026 23:36 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bandung – Polda Jawa Barat mengungkap fakta baru kasus video porno yang menjerat Lisa Mariana dan mantan manajernya sebagai tersangka. Kabid P…

PDIP tak Terusik Klaim JK, yang Jadikan Jokowi

PDIP tak Terusik Klaim JK, yang Jadikan Jokowi

Selasa, 21 Apr 2026 23:22 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira memastikan PDIP tidak terusik dengan pernyataan JK. Andreas awalnya menyampaikan bahwa p…

Anak-anak dan perempuan seringkali jadi korban radikalisme

Anak-anak dan perempuan seringkali jadi korban radikalisme

Selasa, 21 Apr 2026 23:13 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengatakan anak-anak dan perempuan seringkali menjadi korban radikalisme pemahaman k…

Hercules, "tarik" Menteri hingga Satgas Anti-Mafia Tanah

Hercules, "tarik" Menteri hingga Satgas Anti-Mafia Tanah

Selasa, 21 Apr 2026 23:01 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Hercules, Hercules Rosario Marcal, Ketua Umum GRIB Jaya, "tarik" beberapa pejabat, Ketua Satgas Anti-Mafia, tangani lahan yang ia k…

Ustaz Solmed, Klaim tak Terlibat Pelecehan Seksual

Ustaz Solmed, Klaim tak Terlibat Pelecehan Seksual

Selasa, 21 Apr 2026 22:21 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 22:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Belakang ini Ustaz Solmed digunjingkan terlibat kasus pelecehan seksual. Ia tak terima. Ada dampak serius akibat fitnah yang b…