Sarasehan Hari Santri di PP Nurul Wafa Situbondo, Khofifah Ceritakan Sukses Program OPOP Go Global

author Riko Abdiono

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Calon Gubernur Jawa Timur Nomor Urut 2 Khofifah Indar Parawansa menjadi narasumber dalam Sarasehan di STAI As-Sibaweihi di Pondok Pesantren Nurul Wafa Besuki Kabupaten Situbondo. SP/ RIKO
Calon Gubernur Jawa Timur Nomor Urut 2 Khofifah Indar Parawansa menjadi narasumber dalam Sarasehan di STAI As-Sibaweihi di Pondok Pesantren Nurul Wafa Besuki Kabupaten Situbondo. SP/ RIKO

i

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Calon Gubernur Jawa Timur Nomor Urut 2 Khofifah Indar Parawansa menjadi narasumber dalam Sarasehan di STAI As-Sibaweihi di Pondok Pesantren Nurul Wafa Besuki Kabupaten Situbondo, Selasa (22/10/2024).

Di hadapan KH. Hafidh Sibawayhie Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Wafa, KH. Abdul Fatah, Lc., M.SEI Ketua Sekolah Tinggi Islam Ahmad Sibawayhie dan banyak tamu yang hadir, Khofifah secara khusus mendorong santri dan pesantren untuk mewujudkan kemandirian melalui kewirausahaan.

Sebab, ditegaskannya dengan santri dan pesantren berdaya secara ekonomi maka kemampuan untuk membangun kekuatan di sektor lain akan mengikuti dengan mudah.

“Itulah mengapa lima tahun yang lalu, ketika kami dilantik di periode pertama kami menggagas prpgram One Pesantren One Product (OPOP). Program ini mendorong terwujudnya kemandirian ekonomi di tiga pilar, santripreneur, pesantrenpreneur dan sociopreneur,” tegasnya.

Masing-masing memiliki peran dalam pengembangan ekonomi berbasis pesantren yang dampaknya tidak hanya dirasakan oleh pesantren saja, melainkan juga berdampak bagi masyarakat sekitar pondok pesantren.

“Dalam pelaksanaannya kita juga melibatkan pentahelix yang melibatkan Perguruan Tinggi, Pelaku Usaha, Komunitas, lembaga keuangan, Pemerintah dan Media. Program OPOP diharapkan berhasil meningkatkan kesejahteraan masyarakat, baik di dalam maupun di sekitar pesantren,” tegasnya.

Lebih lanjut Khofifah menegaskan, sejak dicetuskan tahun 2019, program OPOP Jatim telah berhasil menghasilkan sebanyak 1.210 pesantrenpreneur. Tidak hanya itu kegiatan pengenalan entrepreneurship, laboratorium kewirausahaan, dan vokasional skill, telah menyasar lebih dari 500 ribu santri binaan, dan telah membentuk sebanyak 1.783 sociopreneur di Jawa Timur. 

“Bahkan kini sekitar seribu produk pesantren OPOP Jatim telah berhasil tembus ekspor. Dan saat ini Malaysia dan juga Thailand sedang belajar mengenai OPOP untuk direplikasi,” ujarnya bangga.

Tidak sampai di sana, dihadapan para santri, Khofifah juga menegaskan bahwa ia telah menginisiasi kerja sama antara Pemprov Jatim khususnya OPOP dengan Islamic Development Bank (IsDB) di Jeddah, Arab Saudi. Yang kemudian dilanjutkan dengan kerja sama dengan Serunai Commerce.

Kerjasama tersebut membuka pintu bagi program OPOP dari berbagai pesantren di Jatim untuk bisa menembus pasar negata-negara OKI.

“Ketika kita mandiri secara ekonomi, maka energi kita makin produktif,” pungkasnya.

Untuk itu, ke depan ia berkomitmen untuk semakin mengembangkan program OPOP. Sehingga sebanyak 6.000 pesantren di Jatim bisa semakin berdaya dan maju secara ekonomi. rko

Berita Terbaru

Lewat Alat ‘Tax Mapper’, Pemkab Situbondo Optimalkan Penarikan Pajak Restoran dan Hotel

Lewat Alat ‘Tax Mapper’, Pemkab Situbondo Optimalkan Penarikan Pajak Restoran dan Hotel

Jumat, 17 Jul 2026 11:06 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 11:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai langkah strategis untuk meningkatkan pendapatan asli daerah atau PAD, Pemerintah Situbondo, tengah memaksimalkan…

Optimalkan Peran Paralegal, Pemkot Mojokerto Gandeng Kejaksaan Gelar Sosialisasi Penyuluhan Hukum 

Optimalkan Peran Paralegal, Pemkot Mojokerto Gandeng Kejaksaan Gelar Sosialisasi Penyuluhan Hukum 

Jumat, 17 Jul 2026 10:53 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 10:53 WIB

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto berkolaborasi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Mojokerto menyelenggarakan sosialisasi penyuluhan…

Terjebak Kebakaran Lahan Tebu di Blitar, Nenek 63 Tahun Meninggal Dunia

Terjebak Kebakaran Lahan Tebu di Blitar, Nenek 63 Tahun Meninggal Dunia

Jumat, 17 Jul 2026 10:11 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 10:11 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Kobaran api yang membakar tanaman tebu di lahan garapan Perum Perhutani Puthuk Anom, RPH Ngrejo di Desa Tumpakepuh, Kec. Bakung, K…

Kampus Berdampak dan Masa Depan Pengabdian Mahasiswa

Kampus Berdampak dan Masa Depan Pengabdian Mahasiswa

Jumat, 17 Jul 2026 08:15 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 08:15 WIB

Oleh: Odjie SamrojiPengurus HIMA Bid. Eksternal & Pengabdian Masyarakat Program S3 Manajemen Universitas Negeri Surabaya   Beberapa tahun terakhir, istilah …

DPR Bikin MBG Watch

DPR Bikin MBG Watch

Jumat, 17 Jul 2026 01:28 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:28 WIB

SURABAYAPAGI.com - “Kita sudah banyak dengar masukan, input, saran, dan ya terima kasih sudah mau secara gamblang sampaikan apa yang dirasakan dan dipelajari t…

Biarawati Katolik, Lompat dan Menari Bersama

Biarawati Katolik, Lompat dan Menari Bersama

Jumat, 17 Jul 2026 01:22 WIB

Jumat, 17 Jul 2026 01:22 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pesta pecah setelah Lautaro Martinez mencetak gol kemenangan pada menit kedua masa tambahan waktu dalam pertandingan di Atlanta, Amerika…