Lewat Program Sehati, Pemkab Situbondo Kucurkan DBHCHT Rp 10 Miliar

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Tampak depan Kantor Dinas Kesehatan Situbondo. SP/ STB
Tampak depan Kantor Dinas Kesehatan Situbondo. SP/ STB

i

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Pemerintah Kabupaten Situbondo melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) meluncurkan program Situbondo Sehat Gratis atau Sehati senilai Rp 10 miliar menggunakan anggaran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), yang diperuntukan untuk membantu ribuan masyarakat yang  membutuhkan pengobatan gratis.

"Program Sehati ini bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis berbasis KTP elektronik untuk masyarakat Situbondo sesuai standar di fasilitas kesehatan (Faskes) milik pemerintah daerah atau Rumah Sakit yang bekerja sama dengan Pemda," ujar Kepala Dinas Kesehatan Situbondo dr. Sandy Hendrayono, Kamis (24/10/2024).

Lebih lanjut, ada banyak keunggulan dari program Sehati dibandingkan dengan jaminan kesehatan lainnya. Diantaranya masyarakat yang kurang mampu tidak perlu mendaftarkan satu keluarga dan tidak perlu membayar iuran rutin setiap bulannya, tidak seperti peserta BPJS Kesehatan mandiri yang harus mendaftar satu KK.

"Jadi kalau di BPJS Kesehatan ini ada beberapa kriteria yang tidak bisa di-cover, di antaranya kecelakaan tunggal, terjatuh saat melakukan aktivitas non-pekerjaan seperti bersepeda, memancing, keracunan dan aktivitas harian lainnya," kata Mantan Direktur RSUD Besuki ini.

Lebih lanjut, Dokter Sandy juga menyampaikan, dengan Program Sehati masyarakat hanya cukup menunjukkan KTP elektronik atau kartu keluarga (KK) di setiap fasilitas kesehatan setempat.

"Termasuk seluruh warga Situbondo yang sudah didaftarkan menjadi peserta BPJS Kesehatan, mereka cukup membawa KTP elektronik," katanya.

Sebagai informasi, Program Sehati berbasis KTP elektronik besutan Bupati Karna Suswandi, masih terus dilanjutkan pemerintah daerah setempat karena ada beberapa yang tidak bisa di-cover BPJS Kesehatan, di antaranya kecelakaan tunggal, terjatuh saat melakukan aktivitas non-pekerjaan seperti bersepeda, memancing, dan aktivitas harian lainnya.

Sedangkan untuk masyarakat Situbondo yang memanfaatkan program Sehati sejak tahun 2021 terus meningkat. Pada tahun 2021, pasien pengguna Program Sehati sebanyak 1.907 orang.

Lalu, pada tahun 2022  meningkat sebanyak 813.128 orang, dan pada 2023 kembali bertambah, yakni sebanyak 17.715 orang. Sedangkan tahun 2024 sampai dengan bulan Juli tercatat 11.342 orang. st-01/dsy

Berita Terbaru

Istri di Blitar Tewas Diduga Dianiaya Suami

Istri di Blitar Tewas Diduga Dianiaya Suami

Selasa, 03 Feb 2026 16:35 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 16:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Kehebohan awal Februari tepatnya hari Selasa pagi (3 Februari 2026) di desa Boro Kec Selopuro Kabupaten Blitar, sempat kejutan warga…

 Pengemudi Becak Lamongan Terima Bantuan Becak Listrik dari Prabowo

 Pengemudi Becak Lamongan Terima Bantuan Becak Listrik dari Prabowo

Selasa, 03 Feb 2026 16:30 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 16:30 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pengemudi becak Lamongan akhirnya ikut kebagian pemberian becak listrik dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang…

Perkuat Layanan Prioritas, Bank Jatim Lakukan Kerja Sama dengan KAI Wisata

Perkuat Layanan Prioritas, Bank Jatim Lakukan Kerja Sama dengan KAI Wisata

Selasa, 03 Feb 2026 16:30 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 16:30 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) secara resmi telah melakukan kerja sama dengan PT Kereta Api Pariwisata (KAI…

Pasca Geledah Balai Kota Madiun, KPK Segera Periksa Saksi-Saksi Kasus Dugaan Korupsi Proyek dan CSR 

Pasca Geledah Balai Kota Madiun, KPK Segera Periksa Saksi-Saksi Kasus Dugaan Korupsi Proyek dan CSR 

Selasa, 03 Feb 2026 16:17 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 16:17 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan penyidikan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan dan penyaluran Corporate Social R…

Mokong, Izin PBG Teryata Belum Diajukan Pengembang  PT Zam-Zam Residence

Mokong, Izin PBG Teryata Belum Diajukan Pengembang  PT Zam-Zam Residence

Selasa, 03 Feb 2026 16:14 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 16:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Sudah sebulan lebih ini pasca audensi dengan  komisi C DPRD,  PT Zam-Zam teryata masih mokong, enggan untuk mengurus izin P…

Lahan Reklamasi di Samping SHGB Mie Sedap Belum Kantongi PKKPRL, Maspion Akui Masih Milik Negara

Lahan Reklamasi di Samping SHGB Mie Sedap Belum Kantongi PKKPRL, Maspion Akui Masih Milik Negara

Selasa, 03 Feb 2026 16:12 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 16:12 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik — Polemik dugaan pencaplokan wilayah laut melalui penerbitan Sertipikat Hak Guna Bangunan (SHGB) Nomor 01914 di kawasan Pabrik Mie S…