Sukses Kembangkan IKM, Pemkot Mojokerto Jadi Jujugan Studi Tiru Pemkab Jembrana

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kepala Diskopukmperindag Kota Mojokerto Ani Wijaya saat menerima srudi tiru dari Disnaker dan Perindustrian Pemkab Jembrana. SP/ DWI
Kepala Diskopukmperindag Kota Mojokerto Ani Wijaya saat menerima srudi tiru dari Disnaker dan Perindustrian Pemkab Jembrana. SP/ DWI

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) Maja Bharama Wastra Kota Mojokerto terus menjadi magnet kunjungan studi tiru bagi daerah lain.

Tidak hanya dari kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur, tapi juga dari sejumlah daerah di berbagai belahan Nusantara.

Seperti kali ini, sentra yang terletak d Jalan Kedungsari, Kelurahan Gunung Gedangan tersebut mendapat kunjungan dari Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Pemerintah Kabupaten Jembrana Provinsi Bali.

Plt Kepala Disnaker dan Perindustrian Pemerintah Kabupaten Jembrana, Ni Nengah Wartini mengatakan, maksud dan tujuan studi tiru ini untuk peningkatan nilai tambah dan kualitas serta inovasi dan pengembangan daya saing industri lokal dengan mengoptimalkan fungsi sentra IKM.

“Ini merupakan upaya kami untuk terus belajar dan mengadopsi berbagai inovasi yang bisa diterapkan. Kami menggali ilmu dan inspirasi untuk meningkatkan kualitas produk lokal yang meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja di Jembrana,” ujarnya, Kamis (24/10/2024).

Sementara itu, Kepala Diskopukmperindag Kota Mojokerto, Ani Wijaya mengaku senang menerima kunjungan dari Pemkab Jembrana. Sebab, Kabupaten Jembrana dinilainya lebih sukses dan lebih senior dalam pengembangan IKM nya.

"Ini suatu kehormatan bagi kami, dengan banyaknya kunjungan studi banding ke sentra IKM ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus melakukan upgrade guna meningkatkan pelayanan,’’ ungkapnya.

Masih kata Ani, sebelum Covid-19, jumlah pengrajin Batik di Kota Mojokerto sebanyak 450 pengrajin. Kemudian setelah Covid-19, jumlahnya menurun menjadi 216 pengrajin.

"Kita kalah dengan batik China, kalah dari sisi teknologi dan kalah dari segi desain. Disamping itu kita juga kalah dengan pasar online," ujarnya.

Terkait produk alas kaki, Kota Mojokerto memiliki pangsa pasar di luar pulau seperti Sumatera dan Sulawesi. Sedangkan ekspor juga sudah dilakukan ke negara ASEAN, Asia, Amerika Latin serta Eropa.

"Tiap tahun kita selalu datangkan Surabaya eksport center untuk mengajarkan para pengrajin batik dan sepatu agar bisa melakukan ekspor mandiri tanpa melalui perantara atau broker," tegasnya.

Selain itu, lanjut Ani, Pemkot Mojokerto juga kerap mengikuti kegiatan business matching yang diikuti oleh para atase perdagangan luar negeri.

"Terkahir, bulan Oktober kemarin kita pameran di ICE BSD, disitu ada atase perdagangan negara timur tengah dan amerika latin," ujarnya.

Ani juga menjelaskan, keberadaan sentra IKM batik juga sangat membantu dalam pengembangan industri batik di Kota Mojokerto.

Pasalnya, sentra IKM yang diresmikan oleh Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (Dirjen IKMA) Kemeperin RI Februari 2024 lalu ini juga memiliki pelayanan unggulan yang menjadi daya tarik.

Di antaranya pelatihan pengolahan limbah malam batik, pelatihan pembuatan cap, pendalaman pewarnaan malam, serta inkubasi kriya dari Kemenparekraf RI.

’’Juga terdapat pelatihan pembuatan produk turunan batik yang bertujuan agar zero waste. Yakni dengan membuat souvenir berbahan batik,’’ ulas Ani.

Dalam pelaksanaannya, terdapat 12 pengrajin besar yang dilibatkan di Sentra IKM Maja Bharama Wastra. Tak hanya itu, Diskopukmperindag juga mewadahi 18 perajin lainnya dari program inkubasi wirausaha bidang batik.

’’Kami juga bersinergi dengan peserta didik dari berbagai sekolah dalam program P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila),’’ tandasnya.

Ani menuturkan, siswa dijadwalkan secara rutin melakukan kunjungan untuk belajar membatik secara langsung di Sentra IKM Maja Bharama Wastra. Dwi

Berita Terbaru

Antisipasi Banjir, PUBMSDA Kebut Proyek Rumah Pompa dan Pengerukan Sungai

Antisipasi Banjir, PUBMSDA Kebut Proyek Rumah Pompa dan Pengerukan Sungai

Senin, 21 Sep 2026 18:43 WIB

Senin, 21 Sep 2026 18:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Antisipasi banjir dilakukan Pemkab Sidoarjo sejak dini menjelang musim hujan. Untuk itu, Wakil Bupati Mimik Idayana memastikan p…

Petrokimia Gresik Sulap Produk Samping Jadi Penyaring Belerang, Raih Paten Inovasi Silika

Petrokimia Gresik Sulap Produk Samping Jadi Penyaring Belerang, Raih Paten Inovasi Silika

Senin, 21 Sep 2026 17:33 WIB

Senin, 21 Sep 2026 17:33 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Gresik – Produk samping industri yang selama ini membutuhkan ruang penyimpanan dan pengelolaan justru berhasil disulap PT Petrokimia Gresik m…

PDIP Minta Restrukturisasi OPD Tak Bebani APBD, Bupati Madiun Sebut  Lebih Efisien

PDIP Minta Restrukturisasi OPD Tak Bebani APBD, Bupati Madiun Sebut  Lebih Efisien

Senin, 21 Sep 2026 17:04 WIB

Senin, 21 Sep 2026 17:04 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Madiun memberikan perhatian terhadap rencana perubahan ketiga atas Peraturan Daerah Nomor 6 T…

Jelang Akhir Tahun Pemkab Ponorogo Kebut Proyek Fisik, DPRD Ingatkan Soal Kualitas

Jelang Akhir Tahun Pemkab Ponorogo Kebut Proyek Fisik, DPRD Ingatkan Soal Kualitas

Senin, 21 Sep 2026 17:03 WIB

Senin, 21 Sep 2026 17:03 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mulai menggenjot pelaksanaan sejumlah pekerjaan fisik di tengah waktu pelaksanaan anggaran 2026 …

Bambang Haryo Terima Penghargaan Pembina Olahraga 2026, Target Prestasi Jatim di PON Jadi Sorotan

Bambang Haryo Terima Penghargaan Pembina Olahraga 2026, Target Prestasi Jatim di PON Jadi Sorotan

Senin, 21 Sep 2026 13:25 WIB

Senin, 21 Sep 2026 13:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai Pembina Olahraga Perorangan B…

Aksi Taruh Batu di Atas Rel Kereta Api Bakal ditindak Hukum PT KAI

Aksi Taruh Batu di Atas Rel Kereta Api Bakal ditindak Hukum PT KAI

Senin, 21 Sep 2026 11:48 WIB

Senin, 21 Sep 2026 11:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - KAI Daop 7 Madiun Kecam Aksi Meletakan Batu di Atas Rel KA, dengan tegas hal itu ganggu keselamatan Perjalanan Kereta Api. Untuk …