Belum Penuhi Skema Optimis Realistis, Banggar DPRD Gresik Tunda Finalisasi KUA-PPAS 2025

author M. Aidid Koresponden Gresik

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pimpinan DPRD Gresik sekaligus pimpinan Banggar dari kiri Lutfi Dhawam, Ahmad Nurhamim, M Syahrul Munir (Ketua) dan Mujid Riduan saat menggelar rapat finalisasi dengan Tim Anggaran Pemkab Gresik. SP/M Aidid
Pimpinan DPRD Gresik sekaligus pimpinan Banggar dari kiri Lutfi Dhawam, Ahmad Nurhamim, M Syahrul Munir (Ketua) dan Mujid Riduan saat menggelar rapat finalisasi dengan Tim Anggaran Pemkab Gresik. SP/M Aidid

i

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - DPRD Kabupaten Gresik menunda finalisasi Kebijakan Umum Anggaran - Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2025. Pasalnya, target pendapatan dan belanja daerah dianggap dewan tidak memenuhi skema optimistis.

Ketua DPRD Gresik sekaligus Ketua Badan Anggaran (Banggar) M Syahrul Munir mengatakan sesuai finalisasi kesepakatan yang tertunda.

“KUA-PPAS 2025 yang disampaikan Tim Anggaran Pemkab Gresik tidak sesuai skema optimis realistis yang disepakati awal,” ujarnya.

Ia menjelaskan, target pendapatan realistis yang ditetapkan awalnya sebesar Rp3,6 triliun.

“Tapi ternyata sama Tim Anggaran yang dinaikkan jadi Rp3,7 triliun atau naik Rp100 miliar,” terangnya.

Dengan kenaikan ini banyak pos pendapatan yang akhirnya targetnya tidak realistis. Mulai pajak hingga retribusi.

“Sehingga kalau pendapatan tidak terpenuhi potensi defisit kembali yang terjadi pada tahun 2025 sangat besar,” ungkapnya.

Lalu, untuk belanja. Tim Anggaran juga menaikan dari semula Rp3,7 triliun menjadi Rp3,8 triliun.

“Angka belanja Rp3,7 triliun saja sudah harus ditutup dengan rencana pinjaman daerah. Kalau dinaikkan lagi jadi Rp3,8 triliun jelas bakal defisit,” tandasnya.

Selain itu, belanja yang direncanakan pemerintah juga tidak jelas. Mana yang memprioritaskan mana yang tidak.

“Kami minta agar belanja yang direncanakan didasarkan pada analisis urgensi dalam mendukung penyelesaian permasalahan daerah. Mulai dari kemiskinan hingga pelayanan publik,” tegasnya.

Pihaknya memberikan waktu kepada Tim Anggaran untuk melakukan rasionalisasi lagi selama dua hari ke depan.

Berita Terbaru

PDIP Bergeser dari Isu Politik ke Lingkungan

PDIP Bergeser dari Isu Politik ke Lingkungan

Minggu, 11 Jan 2026 19:51 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:51 WIB

Dalam Rakernas Ke-53, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri Undang Rocky Gerung             SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dalam peringatan HUT PDI Perju…

KPK Ungkap Transaksi Rugikan Negara Rp 75 Miliar oleh Kepala KPP Madya Jakarta Utara

KPK Ungkap Transaksi Rugikan Negara Rp 75 Miliar oleh Kepala KPP Madya Jakarta Utara

Minggu, 11 Jan 2026 19:46 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:46 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Akhirnya KPK tetapkan lima tersangka terkait operasi tangkap tangan pejabat pajak di Jakarta Utara (Jakut). Salah satu tersangka…

Pidato Eks Menag Ajak Perangi Korupsi Viral di Medsos

Pidato Eks Menag Ajak Perangi Korupsi Viral di Medsos

Minggu, 11 Jan 2026 19:44 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Beberapa hari ini sebuah video beredar luas di media sosial. Video yang memperlihatkan eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, saat…

Tommy Soeharto, Bakal Punya Menantu DJ

Tommy Soeharto, Bakal Punya Menantu DJ

Minggu, 11 Jan 2026 19:41 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Tata Cahyani mencuri perhatian di prosesi siraman putranya bersama Tommy Soeharto, Darma Mangkuluhur, Jumat lalu. Ia mengenakan…

Ayatollah Khamenei Digoyang Demo, Putra Shah Iran Provokasi

Ayatollah Khamenei Digoyang Demo, Putra Shah Iran Provokasi

Minggu, 11 Jan 2026 19:38 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Teheran - Sudah dua minggu ini ada demo besar-besaran yang melanda negara Iran. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan AS siap…

Yakobus 4:7

Yakobus 4:7

Minggu, 11 Jan 2026 19:36 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - "Tunduklah kepada Allah. Lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu". Karena itu, pendeta saya mengajak tunduklah kepada…