PJ Kades Jrangoan Biang Kerok Kevakuman Desa Jrangoan

author Gandi Isharyanto Koresponden Sampang

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua BPD Jrangoan Mustaufin. SP/ GAN
Ketua BPD Jrangoan Mustaufin. SP/ GAN

i

SURABAYAPAGI.com,Sampang - Pemerintahan Desa Jrangoan Vakum akibat PJ Kades Jrangoan biang kerok tidak aktif, hal itu sontak membuat BPD dan Tokoh masyarakat minta pertolongan kepada komisi I DPRD Sampang. Hadir dalam audiensi tersebut BPD Jrangoan, tokoh masyarakat dan Karang Taruna, mereka menyampaikan bahwa roda kepemerintahan di desa Jrangoan tidak berjalan.

"Pj Kades ini tidak ada komunikasi dengan perangkat desa, sehingga roda pemerintahan tidak berjalan, dan tanpa alasan yang jelas,"ungkap ketua BPD Jrangoan Mustaufin, Kamis (31/10/2024).

Ada banyak hal yang terhambat akibat macetnya roda kepemerintahan Desa Jrangoan, terutama dalam hal adminstrasi yang dialami oleh masyarakat seperti surat menyurt, Pencairan BLT dan surat pindah kawin. Hal itu disebabkan karena Pj Kades Jrangoan itu enggan menempati kantor sekretariatnya.

Anehnya lagi, banyak masyarakat yang belum tau bahwa Pj kades Jrangoan tersebut sudah diganti. Masyarakat menilai, rusaknya roda kepemerintahan tersebut setelah Pj kades Jrangoan diganti oleh Pj Bupati Sampang.

"Ada puluhan berkas yang terabaikan akibat tidak ditandatangan oleh Pj kades Jrangoan, dan ini semua wajib di tandatangani oleh pak Pj, dan masyarakat juga banyak yang belum tau bahwa Pj kades ini sudah diganti, mereka mengira tetap Pj kades yang lama"terangnya.

Namun, saat perangkat desa mencoba menghubungi Pj kades Jrangoan terkait banyak berkas yang belum ditandatangani, Pj kades tersebut terkesan membiarkan dan menganggap itu semua tidak penting dengan menyatakan tidak siap.

"Setelah kami hubungi via wa katanya tidak siap, tanpa ada kejelasan yang pasti tapi katanya tidak siap dan di tunda dulu,"ujar Mustaufin.

Menanggapi hal tersebut, ketua komisi I DPRD Sampang Muhammad Salim dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan pihak terkait perihal yang dikeluhkan masyarakat Jrangoan yang mengalami kesulitan terkait administrasi karena kinerja Pj Kades.

Menurutnya, administrasi merupakan kebutuhan yang vital dikalangan masyarakat, oleh karena itu komisi I akan memanggil pihak terkait diantaranya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sampang serta Pj kades yang bersangkutan untuk mencari benang usut dari permasalahan tersebut.

"Persoalan administrasi ini sangat vital, seperti contoh surat menyurat masalah kawin,  karena sudah sekitar satu bulan desa Jrangoan ini vakum, maka kami khawatir jika ada masyarakat yang kawin tanpa administrasi yang jelas nanti bisa jadi persoalan hukum,"ujar dewan fraksi NasDem itu.

Salah satu yang menjadi prihatin dalam vakumnya desa Jrangoan ini yaitu masalah pencairan BLT yang tertunda, Muhammad Salim menilai hal itu akan menghambat roda perekonomian masyarakat.

"Jadi kasihan masyarakat, seperti BLT yang seharusnya cair malah tidak cair, ini kan menghambat pertumbuhan ekonomi masyarakat,"pungkasnya. gan

Berita Terbaru

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

19 Sekolah Muhammadiyah di Gresik Raih Penghargaan atas Kenaikan Jumlah Murid

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 16:27 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Sebanyak 19 sekolah Muhammadiyah di Kabupaten Gresik menerima penghargaan atas keberhasilan meningkatkan jumlah peserta didik secara…

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Daop 7 Madiun Catat Enam Gangguan Perjalanan KA Selama Angkutan Lebaran 2026

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 15:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Selama masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun mencatat adanya enam kejadian gangguan…

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Kurang Waspada! Motor dan Truk Adu Banteng, Pengendara Motor Tewas di TKP

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kecelakaan antara pengendara motor dan Truk Isuzu dengan adu banteng yang terjadi pada Minggu (5 April 2026) dini hari mengejutkan…

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Kebijakan Pembatasan Belanja Pegawai 30 Persen dari APBD Akan Resmi Berlaku Tahun 2027

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Terkait kebijakan pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD akan resmi diberlakukan tahun 2027. Dimana, postur APBD…

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Usai Santap Nasi Berkat Tahlilan, Puluhan Korban Diduga Alami Keracunan Muntah-Diare

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Baru-baru ini viral, seusai menyantap nasi berkat tahlilan di Jalan Sido Kapasan Gang 10, Simokerto, Surabaya, sebanyak puluhan…

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Warga Napis Bojonegoro Akhirnya Miliki Jembatan, Pasca Penantian Puluhan Tahun

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

Minggu, 05 Apr 2026 14:06 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Setelah menanti selama puluhan tahun, akhirnya kini warga di perbatasan Bojonegoro dan Ngawi bisa bernapas lega lantaran…