Tingkatkan Pendapatan, Pemdes Pilang Manfaatkan TKD tak Produktif

author Juma'in Koresponden Sidoarjo

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pengurugan lahan TKD  Desa Pilang, Kecamatan Wonoayu. SP/JUM
Pengurugan lahan TKD  Desa Pilang, Kecamatan Wonoayu. SP/JUM

i

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Pemerintah Desa (Pemdes) Pilang,  Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo memiliki gebrakan luar biasa untuk meningkatkan pendapatan asli desa (PADes) dan perekonomian masyarakat. 

Salah satunya, memanfaatkan tanah kas desa (TKD) yang kurang produktif untuk dijadikan tempat usaha bagi warga setempat.

Kepala Desa (Kades) Pilang, Haji Alfadi, mengatakan bahwa, pengelolaan TKD dapat memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan yang signifikan bagi masyarakat desanya. 

Pendapatan yang dihasilkan dari TKD bisa berasal dari berbagai sumber, seperti penyewaan tanah, hasil pertanian, pengembangan usaha, atau sektor pariwisata.

”Untuk TKD yang sedang diurug itu lokasinya berada di Dusun Pilang, dan nantinya bakal di bangun kios pertokoan,"  katanya, saat ditemui  Surabaya Pagi di kantornya, Senin (4/11/2024).

Kios-kios itu nantinya diutamakan untuk menampung para pedagang dari warga setempat. Ada puluhan pedagang yang akan berjualan di area pertokoan itu.

”Kita utamakan warga Desa Pilang, harapannya warga ada tempat berdagang dan bisa menambah pendapatan desa,” lanjut dia.

Ke depan, kios pertokoan itu harus bisa jadi percontohan. Ia menyebut nantinya kios juga akan digunakan tempat usaha lainya, seperti tempat cucian mobil atau motor.

"Selain menampung pedagang lesehan, ke depan juga menampung usaha lain dengan mengutamakan warga Desa Pilang,” lanjutnya.

Ia menambahkan, geliat pembangunan kios pertokoan desa juga berdampak signifikan pada perekonomian warga sekitar. Termasuk adanya pemasukan desa.

"Yang jelas kios itu disamping bisa meningkatkan PADes, juga menambah penghasilan warga sekitar. Sehingga secara otomatis ekonomi berkembang,” pungkasnya. zam/jum

Berita Terbaru

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Lewat Bantuan Beasiswa, Pemkab Dorong Anak Tetap Sekolah di Lumajang

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:35 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui bantuan pendidikan berupa beasiswa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas)…

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

ULTIMA II Hadir di Surabaya, Perkenalkan Inovasi Teknologi CollaSence™ melalui Beauty Exhibition 

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:23 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya – Memahami kebutuhan kulit menjadi salah satu langkah penting dalam menentukan ritual perawatan yang sesuai kebutuhan. Berangkat dari k…

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Menteri Haji Ungkap Kendala Biaya Haji 2027, Tarif Penerbangan Saudia Airlines Masih Lebih Mahal 

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 22:11 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan pembahasan biaya penyelenggaraan ibadah haji 2027 masih berlangsung. S…

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

UNS Rebut Gelar Juara Beregu Campus League Badminton 2026 Usai Drama Tiga Set Lawan BINUS

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:11 WIB

SurabayaPagi, Bandung — Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta merebut gelar juara beregu Campus League Badminton 2026 - The Nationals setelah m…

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Beredar Beras Bantuan Pangan Berubah Warna, Bulog Pastikan Tidak ada Beras Oplosan Seperti yang Diisukan

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 21:08 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Adanya peredaran beras bantuan pangan yang berubah warna di wilayah Semanding Tuban, langsung ditanggapi oleh Bulog Cabang B…

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Pupuk Bersubsidi Jatim Masih Tersisa 557 Ribu Ton, Fraksi PDIP Dorong Pengawasan Ketat

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA - Penyaluran pupuk bersubsidi di Jawa Timur hingga 21 September 2026 baru mencapai 73,64 persen. Dari total alokasi 2.115.951 ton,…