Keprihatinan Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Soal Realisasi Anggaran Pendidikan 20 Persen dari APBD

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian mengatakan Kemendikdasmen antara lain masih mengalami masalah sistem kesejahteraan guru dan perlindungan guru.

Sementara itu, anggaran pendidikan 2009-2024 yang dikelola kementerian pendidikan hanya 15 persen dari mandatory spending 20 persen dari APBN.

Lebih lanjut, pemda juga belum bisa memenuhi 20 persen dari APBD untuk pendidikan.

Hal ini tercermin dari hanya 6 dari 34 provinsi dan 2 dari 514 kabupaten/kota yang mengalokasikan 20 persen APBD untuk pendidikan di luar dana Transfer Daerah.

Hetifah mengatakan pihaknya berjanji untuk membantu pemecahan isu pendidikan tersebut, termasuk anggaran pendidikan.

"Kami dari Komisi X siap berkolaborasi dengan fungsi anggaran kami, legislasi, pengawasan untuk mengawal program kerja Bapak-Ibu," ucapnya Rapat Kerja Komisi X DPR dengan Mendikdasmen, Mendikti Saintek, dan Menbud di Kompleks DPR, Jakarta, Rabu (16/10/2024).

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti meminta anggaran pendidikan di kementeriannya tidak digantung. Ia menyentil dengan mengutip lagu Melly Goeslaw yang kini jadi anggota Komisi X dan Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR.

Karena ada Melly Goeslaw di sini, kami minta untuk anggaran ini jangan digantung, sebagaimana lagu beliau, 'Jangan kau gantung cintaku'," tegasnya sambil tertawa dalam Rapat Kerja Komisi X DPR.

Permintaan ini disampaikan Mu'ti usai menjelaskan strategi kebijakan penyelenggaraan pendidikan dengan memberdayakan semua komponen masyarakat dalam menyelenggarakan dan mengendalikan mutu layanan pendidikan.

Dalam hal ini, semua elemen salah satunya diminta berpartisipasi dalam aspek keadilan, seperti pembiayaan yang berkeadilan, sarana dan prasarana setara, dan tata kelola SDM yang berkualitas.

 

Penguatan Pendidikan Karakter

Abdul Mu'ti menyebut program prioritas yang pertama adalah penguatan pendidikan karakter.

"Yang pertama adalah penguatan pendidikan karakter, di mana kami akan melakukan pelatihan bimbingan konseling dan pendidikan nilai untuk guru kelas, kemudian peningkatan kompetensi guru BK (bimbingan konseling) dan guru agama," kata Mu'ti dalam pemaparannya.

Mu'ti menyebut penanaman karakter 7 kebiasaan anak Indonesia juga termasuk ke dalam program penguatan pendidikan karakter. Pun ikut serta di dalamnya pengangkatan guru BK dan makan siang bergizi. n erc/jk/rmc

Berita Terbaru

Kadispendik Surabaya Imbau Warga Waspadai Situs Palsu Dinas Pendidikan

Kadispendik Surabaya Imbau Warga Waspadai Situs Palsu Dinas Pendidikan

Kamis, 09 Jul 2026 20:26 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 20:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan bahwa informasi yang beredar mengenai situs disdiksurabaya.org yang mengatasnamakan…

OJK Masih Tuntut Ganti Polis Rp 566,24 Miliar ke Henry Surya

OJK Masih Tuntut Ganti Polis Rp 566,24 Miliar ke Henry Surya

Kamis, 09 Jul 2026 18:54 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 18:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mengejar aset milik Henry Surya selaku tersangka dalam perkara tindak pidana perasuransian PT…

Menteri ESDM Molor Luncurkan BBM B50

Menteri ESDM Molor Luncurkan BBM B50

Kamis, 09 Jul 2026 18:53 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 18:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis baru, yakni biodiesel B50, baru diresmikan Kamis (9/7). Sedianya, B50 telah mulai berlaku sejak…

Pengelola Kopdes Kecewa Soal Gaji, Bosnya Baru Pahami

Pengelola Kopdes Kecewa Soal Gaji, Bosnya Baru Pahami

Kamis, 09 Jul 2026 18:50 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 18:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Media sosial dihebohkan para pengelola Kopdeskel Merah Putih yang kecewa terhadap sistem pengelolaan dan pengupahan yang…

Perum Bulog Masih Rendah Serap Jagung ke Petani

Perum Bulog Masih Rendah Serap Jagung ke Petani

Kamis, 09 Jul 2026 18:49 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 18:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Perum Bulog ditugaskan menyerap minimal 1 juta ton jagung petani dalam setahun untuk pengelolaan cadangan jagung pemerintah.…

Menkeu Ngaku Belum Tahu Punya Utang Rp 25,8 Triliun ke Taspen

Menkeu Ngaku Belum Tahu Punya Utang Rp 25,8 Triliun ke Taspen

Kamis, 09 Jul 2026 18:48 WIB

Kamis, 09 Jul 2026 18:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Direktur Utama PT TASPEN (Persero) Rony Hanityo Aprianto mengungkapkan pemerintah masih berutang sebesar Rp 25,8 triliun kepada…