Jumat Berkah

Hakim yang tak Adil

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Satu bulan ini, media mengungkap dugaan suap hakim. Materi kasus itu yang saya baca dalam literatur Islam abaikan prinsip-prinsip yang harus dipegang teguh oleh penegak keadilan yaitu berlaku adil, tidak pandang bulu, mengadili tanpa kebencian, dan tidak mengikuti hawa nafsu.

Hakim yang ideal adalah hakim yang memiliki moralitas tinggi dan profesional. Hakim profesional adalah hakim yang memeriksa, mengadili, dan memutus perkara berdasarkan kepandaian dan keahliannya

Saya mencatat beberapa ayat Al-Qur'an dan sabda Rasulullah SAW yang berkaitan dengan keadilan dan hakim:

QS. Al Maidah : 42 menjelaskan bahwa hakim harus memutuskan perkara dengan adil dan tidak berat sebelah.

 QS. An-Nisa/4: 58 menjelaskan bahwa Allah menyuruh hakim untuk menetapkan hukum dengan adil.

Rasulullah SAW bersabda, “Hakim ada tiga macam, dua di neraka dan satu di surga".

Sebagai seorang ibu, kasus Tannur mengusik rasa keadilan saya juga. Wajar usai vonis bebas Tannur, putusannya hangat jadi sorotan publik. Ini kasus menyita perhatian publik yang dirasa menyakiti rasa keadilan di masyarakat.

Padahal, kedudukan hakim dalam menjaga integritasnya menentukan tegak atau runtunya rasa dan nilai-nilai keadilan di masyarakat.

Dalam ajaran Islam, menjadi seorang hakim (qadhi) adalah tugas yang sangat mulia dan berat. Islam menekankan bahwa seorang hakim harus memiliki sejumlah kualifikasi tertentu untuk menjalankan tugasnya dengan adil dan bijaksana.

Saya diajarkan  beberapa ketentuan penting yang harus dipenuhi oleh seorang hakim dalam Islam, di antaranya:

Seorang hakim harus memiliki pengetahuan yang luas tentang syariah (hukum Islam) dan memiliki pemahaman yang mendalam tentang Al-Qur'an dan Hadis. Mereka harus menguasai ilmu fiqih (jurisprudensi Islam) sehingga dapat memahami dan menerapkan hukum dengan benar.

Seorang hakim harus memiliki sifat adil dan tidak memihak. Mereka harus menegakkan keadilan tanpa dipengaruhi oleh tekanan eksternal, suap, atau hubungan pribadi. Ketaqwaan kepada Allah adalah kunci utama yang membimbing seorang hakim untuk bertindak dengan integritas dan kejujuran.

Pengalaman hidup dan kebijaksanaan adalah aset penting bagi seorang hakim. Mereka harus mampu menimbang berbagai faktor dalam setiap kasus dan membuat keputusan yang bijaksana yang membawa manfaat bagi masyarakat.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an: "Wahai orang-orang yang beriman! Jadilah kamu penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapak dan kaum kerabatmu. Jika ia kaya ataupun miskin, maka Allah lebih tahu kemaslahatannya. Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. Dan jika kamu memutarbalikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi, maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala apa yang kamu kerjakan." (QS. An-Nisa: 135)

Pemahaman saya, menjadi hakim yang tidak adil adalah salah satu dosa besar dalam Islam. ([email protected])

 

Oleh:

Hj Lordna Putri

Berita Terbaru

Jusuf Kalla, Bareskrimkan Grace, Ade dan Abu

Jusuf Kalla, Bareskrimkan Grace, Ade dan Abu

Rabu, 06 Mei 2026 05:50 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:50 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla , tak terima pemotongan ceramahnya di Masjid Universitas Gadjah Mada (UGM) dilakukan…

Bupati Bersama Ayahnya Disidang Bareng Korupsi Rp 12,4 miliar

Bupati Bersama Ayahnya Disidang Bareng Korupsi Rp 12,4 miliar

Rabu, 06 Mei 2026 05:45 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:45 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Terdakwa bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang, bersama ayahnya, HM Kunang, resmi bergulir di meja hijau, kemarin.Pasangan bapak dan…

Sempat Jadi Perdebatan Hakim, Jaksa dan Advokat, Ternyata Nadiem Sakit Sangat Subyektif

Sempat Jadi Perdebatan Hakim, Jaksa dan Advokat, Ternyata Nadiem Sakit Sangat Subyektif

Rabu, 06 Mei 2026 05:43 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:43 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Mantan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim, Selasa (5/5) memancing perdebatan keluhan sakit, sehingga gak bisa hadiri sidang. Usut punya…

Ade Armando, Merasa Diserang

Ade Armando, Merasa Diserang

Rabu, 06 Mei 2026 05:41 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:41 WIB

SURABAYAPAGI : Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ade Armando mengundurkan diri dari PSI. Ade menyebut pengunduran dirinya demi kebaikan bersama."Melalui…

Profesor Unair Sedih, Kampus Kini Jadi "Pabrik" Tenaga Kerja

Profesor Unair Sedih, Kampus Kini Jadi "Pabrik" Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 05:40 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:40 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Pakar Sosiologi Pendidikan Universitas Airlangga (Unair), Prof Dr Tuti Budirahayu Dra MSi, menilai orientasi yang hanya berfokus pada…

Dollar Selama 52 Minggu, Rentang Rp 16.079-17.404,-

Dollar Selama 52 Minggu, Rentang Rp 16.079-17.404,-

Rabu, 06 Mei 2026 05:35 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 05:35 WIB

SURABAYAPAGI.COM : Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas Bank Indonesia Erwin G. Hutapea menyampaikan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap…