2 Cagub Jakarta, Cemes-Cemesan Gagasan Tanggul Laut Raksasa

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Gagasan pembangunan tanggul laut raksasa atau giant sea wall hingga Jumat (8/11) jadi bahan cemes cemesan dua cagub DKI Jakarta.

Calon Gubernur Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung, juga berbicara tentang pembangunan tanggul laut raksasa atau giant sea wall yang tak kunjung terealisasi. Pramono menanggapi pengakuan Calon Gubernur Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil (RK), yang mengaku diminta Presiden Prabowo untuk memimpin proyek tanggul laut raksasa atau giant sea wall.

"Jadi giant sea wall ini sudah ada sejak zaman Pak Harto, sampai hari ini belum terwujudkan," kata Pramono kepada wartawan di kawasan Gunawarman, Jakarta Selatan, Kamis (7/11/2024).

 

Kewenangan Pemerintah Pusat

Menurut Pramomo, pembangunan giant sea wall merupakan kewenangan pemerintah pusat, bukan Pemprov Jakarta. Perihal itu, dia berharap Prabowo bisa mewujudkannya dengan baik.

"Saya berharap mudah-mudahan dalam pemerintahan Pak Prabowo ini, giant sea wall bisa diwujudkan dan yang mau wujudkan bukan Gubernur Jakarta, tetapi pemerintah pusat," ujar Pramono.

"Karena ini 12 mil dari pantai. Tanggung jawabnya adalah tanggung jawab pemerintah pusat, biayanya mahal sekali," tambahnya.

Pramono enggan menanggapi lebih jauh mengenai kabar pengakuan RK itu. Namun menurutnya kondisi pesisir Jakarta lebih cocok dengan konsep giant mangrove sea wall.

"Apakah ini diperlukan (pembangunana giant see wall)? Sangat diperlukan. Bahkan saya berpikir, bukan hanya giant sea wall, tapi giant mangrove wall. Karena mulai kita tanamin mangrove," ungkapnya.

"Jadi saya nggak mau (menanggapi pengakuan RK) karena saya nggak tahu pembicaraan beliau-beliau ini, tapi intinya ini pemerintah pusat, bukan gubernur Jakarta," pungkas Pramono.

 

Pernyataan RK

RK menuturkan Prabowo memintanya langsung secara empat mata. Dia mengatakan akan memimpin gubernur se-Pulau Jawa dalam proyek tersebut jika nantinya terpilih sebagai Gubernur Jakarta.

"Kang, kalau kepilih gubernur.' Ini Pak Prabowo empat mata dengan saya. 'Itu yang namanya giant sea wall, tolong Akang pimpin, para gubernur se-Jawa," cerita RK usai acara RAKERDA REI DKI Jakarta 2024 di Hotel Luwansa, Jakarta Selatan, pada Kamis (7/11/2024).

RK menerangkan giant sea wall bukan hanya sekadar proyek bendungan. Dia menyebut proyek itu akan menjadi proyek properti berbentuk hunian hingga distrik.

"Giant sea wall pak, bukan bendungan pak. Technically adalah bendungan, tapi nanti realitanya adalah properti lagi. Berbentuk distrik, ada hunian, ada sekolah, ada apa," ujar RK.

"Nahan banjir air laut yang naik, tapi bisa B2B (Business-to-Business). Karena kan biaya reklamasi dengan nanti jual propertinya ada selisih, itu bisa membiayai," terangnya lagi. n jk/erc/rmc

Berita Terbaru

DPRD Jatim Berduka, Anggota Fraksi Golkar Sumardi Meninggal Dunia

DPRD Jatim Berduka, Anggota Fraksi Golkar Sumardi Meninggal Dunia

Jumat, 06 Nov 2026 11:59 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 11:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kabar duka menyelimuti DPRD Jawa Timur. Anggota Komisi A DPRD Jatim dari Fraksi Partai Golkar, Sumardi, meninggal dunia pada Kamis …

Tak Pernah Mengenal Batik, Sri Pontianik Kini Miliki Rumah Produksi dengan 25 Karyawan

Tak Pernah Mengenal Batik, Sri Pontianik Kini Miliki Rumah Produksi dengan 25 Karyawan

Jumat, 06 Nov 2026 11:24 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 11:24 WIB

SURABAYA PAGI, Rembang — Sebuah permintaan sederhana dari pelanggan ternyata mampu mengubah perjalanan hidup Sri Pontianik (48). Perempuan yang sebelumnya b…

Kota Kediri Raih ATM Award 2026, Mbak Wali Tegaskan Pentingnya Deteksi Dini

Kota Kediri Raih ATM Award 2026, Mbak Wali Tegaskan Pentingnya Deteksi Dini

Jumat, 06 Nov 2026 10:52 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Upaya Pemerintah Kota Kediri dalam pencegahan dan pengendalian penyakit menular kembali mendapat pengakuan. Kali ini, Kota Kediri…

Lewat Program Imigrasi Masuk Desa, Imigrasi Blitar Sosialisasikan Bahaya TPPO dan TPPM pada Masyarakat

Lewat Program Imigrasi Masuk Desa, Imigrasi Blitar Sosialisasikan Bahaya TPPO dan TPPM pada Masyarakat

Jumat, 06 Nov 2026 10:49 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kantor Imigrasi Blitar berkomitmen untuk memperkuat edukasi keimigrasian kepada masyarakat kali ini bertempat di wilayah Kec.Pomggok…

DLHK Sidoarjo Gelar Rapat Bersama Pelaku Industri untuk Wujudkan Industri yang Berwawasan Lingkungan

DLHK Sidoarjo Gelar Rapat Bersama Pelaku Industri untuk Wujudkan Industri yang Berwawasan Lingkungan

Jumat, 06 Nov 2026 10:46 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:46 WIB

SURABAYAPAGI com, Sidoarjo – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Lingkungan Hidup b…

Banjir Lahar Semeru Perlu Percepatan Relokasi Warga

Banjir Lahar Semeru Perlu Percepatan Relokasi Warga

Jumat, 06 Nov 2026 10:43 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 10:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Anggota DPRD Jawa Timur, Lailatul Qodriyah, menyoroti kembali terjadinya banjir lahar dingin Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang. I…