Mangga Alpukat di Pasuruan Banyak Dicari, Laris Manis Mulai Rp 12.500/Kg

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Keistimewaan mangga alpukat. SP/ PSR
Keistimewaan mangga alpukat. SP/ PSR

i

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Buah menjadi salah satu komoditas yang banyak dijual dan selalu banyak dicari para pembeli. Salah satunya, komoditas mangga klonal 21 atau mangga alpukat di Pasuruan sedang masa panen raya. 

Salah satu pengepul di Desa Oro-Oro Ombo Wetan, Kecamatan Rembang, Ilham, memilih buah jenis mangga alpukat yang siap dipanen sejak awal panen raya bulan Agustus dan siap dijual dan dipasok ke berbagai daerah.

Permintaan akan buah tersebut pun terus berdatangan dan meningkat dari hari ke hari, seperti dari wilayah Jawa Timur, Aceh, Jabodetabek, bahkan ada yang dari luar negeri. 

Pasalnya, mangga klonal 21 atau mangga alpukat tersebut memiliki daya tarik tersendiri karena rasanya yang lebih manis dan tahan lama dan teksturnya lembut, menjadikannya favorit di pasaran.

Bahkan, sekali panen dirinya bisa mengumpulkan 3-4 ton mangga dari petani setempat setiap hari. Berton-ton mangga itu langsung ia kemas dan didistribusikan ke para pemesan.

"Jumlah pesanan meningkat dibandingkan tahun lalu. Tahun lalu total penjualan hanya mencapai 35-40 ton dalam satu musim panen. Sekarang dalam tiga bulan saya menjual hingga 70 ton ke berbagai daerah di Indonesia," jelasnya, Rabu (13/11/2024).

Sedangkan menyoal harga, mangga klonal 21 yang ditawarkan Ilham tersedia dalam tiga grade dengan harga bervariasi. Grade A dijual seharga Rp 25.000 per kilogram. Grade B seharga Rp 17.500. Grade C dibanderol Rp 12.500 per kilogram.

Diketahui, berbeda dari jenis mangga yang biasa dikenal oleh masyarakat, cara menyantap mangga alpukat ini pun cukup praktis. Mangga ini tidak perlu dikupas kulitnya, tapi cukup dengan dibelah tengahnya kemudian diputar hingga terbelah menjadi dua. Lalu daging buahnya dapat langsung dimakan menggunakan sendok seperti makan buah alpukat. Itulah kenapa mangga ini disebut dengan mangga alpukat. ps-01/dsy

Berita Terbaru

Dishub Bakal Perbaiki Layanan Kinerja Transportasi Publik Suroboyo Bus dan Wira-Wiri

Dishub Bakal Perbaiki Layanan Kinerja Transportasi Publik Suroboyo Bus dan Wira-Wiri

Kamis, 04 Jun 2026 15:22 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menyusul adanya keluhan masyarakat terkait perilaku berkendara yang dinilai kurang tertib, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya…

Rehabilitasi Trotoar dan Drainase di Jalan Buya Hamka, Dinperkim Jombang Anggarkan Rp 3 Miliar

Rehabilitasi Trotoar dan Drainase di Jalan Buya Hamka, Dinperkim Jombang Anggarkan Rp 3 Miliar

Kamis, 04 Jun 2026 15:10 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 15:10 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Sebagai upaya mengurangi genangan air di kawasan perkotaan yang masih terus berlanjut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang…

Atasi Krisis Makam di Perkotaan, Pemkab Ngawi Siapkan Lahan Pemakaman Baru Seluas 1,8 Hektare

Atasi Krisis Makam di Perkotaan, Pemkab Ngawi Siapkan Lahan Pemakaman Baru Seluas 1,8 Hektare

Kamis, 04 Jun 2026 15:04 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 15:04 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Sebagai upaya strategis mengatasi keterbatasan tempat pemakaman yang terjadi di sejumlah wilayah perkotaan, Pemerintah Kabupaten…

Suara Gemuruh dan Bau Amoniak Diduga dari Pabrik Petrokimia Gresik Bikin Warga GKB Resah

Suara Gemuruh dan Bau Amoniak Diduga dari Pabrik Petrokimia Gresik Bikin Warga GKB Resah

Kamis, 04 Jun 2026 15:01 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik - Warga Perumahan Gresik Kota Baru (GKB), Kabupaten Gresik, dikejutkan oleh suara gemuruh keras yang berlangsung terus-menerus pada…

Cara Unik Basmi TPS Liar, DLH Kota Surabaya Pasang Puluhan Pot Bunga di Sejumlah Titik

Cara Unik Basmi TPS Liar, DLH Kota Surabaya Pasang Puluhan Pot Bunga di Sejumlah Titik

Kamis, 04 Jun 2026 14:49 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti kebiasaan warga membuang sampah sembarangan di tempat pembuangan sampah (TPS) liar, kini Dinas Lingkungan Hidup…

Masuki Musim Kemarau, Peternak Sapi Perah di Kota Batu Pilih Rawat Ekstra Lahan Hijau

Masuki Musim Kemarau, Peternak Sapi Perah di Kota Batu Pilih Rawat Ekstra Lahan Hijau

Kamis, 04 Jun 2026 14:40 WIB

Kamis, 04 Jun 2026 14:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Para peternak sapi perah di Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kota Batu, mulai mengambil langkah antisipasi memasuki musim kemarau.…