Festival Kebangsaan, Angkat Kekayaan Budaya dan Tradisi Asal Banyuwangi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Festival Kebangsaan yang bertema Merajut Harmoni Nusantara dari Keberagaman Etnis dan Budaya 2024, di Gedung Seni Budaya Blambangan, Banyuwangi. SP/ BYW
Festival Kebangsaan yang bertema Merajut Harmoni Nusantara dari Keberagaman Etnis dan Budaya 2024, di Gedung Seni Budaya Blambangan, Banyuwangi. SP/ BYW

i

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur kembali menggelar Festival Kebangsaan bertema “Kembang Setaman Harmoni Nusantara" dalam rangka mengangkat berbagai kekayaan budaya dan tradisi dari suku-suku dan etnis lokal.

Tema tersebut bukan tanpa alasan. Warga Banyuwangi terdiri dari berbagai suku, termasuk suku Using, Mandar, Jawa, Bali, Madura, serta etnis Tionghoa dan Arab. Berbagai tokoh masyarakat, budayawan, serta pemuda yang tergabung dalam Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) turut hadir, memberikan dukungan dan semangat dalam memperkuat kebersamaan antar etnis di Banyuwangi.

"Mengutip lirik dari lagu Umbul-umbul Blambangan, Banyuwangi adalah tamansari nusantara yang berarti miniaturnya Indonesia. Kerukunan ini kemudian kami bungkus dengan Festival Kebangsaan ini," jelas Pelaksana Tugas Bupati Banyuwangi Sugirah, Senin (18/11/2024).

Pada tema Festival Kebangsaan tahun ini menggambarkan sebuah taman yang banyak ditumbuhi bunga warna-warni yang elok dan indah untuk dilihat. Menurut Sugirah, Banyuwangi adalah tamansari nusantara yang berarti miniaturnya Indonesia.

"Kerukunan ini kemudian kami bungkus dengan Festival Kebangsaan. yang digelar selama dua hari, 15-16 November 2024 di Gedung Seni Budaya Blambangan," katanya.

Sugirah menekankan pentingnya merawat kerukunan antar-etnis sebagai modal sosial untuk membangun Banyuwangi. Selain suku Osing, Festival Kebangsaan juga menampilkan kekayaan budaya dari suku lain yang masih eksis di Banyuwangi, seperti suku Tionghoa dari Fukkien Selatan yang terkenal dengan keahlian berdagangnya.

"Alhamdulillah di Banyuwangi sudah tercipta kerukunan antar suku dan etnis dan Festival ini untuk memperkuat serta memelihara silaturahmi antar etnis dan suku,” ujar APlt. Bakesbangpol Banyuwangi Agus Mulyono. by-01/dsy

Berita Terbaru

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Dipicu Mahalnya Harga Pemasok dari Luar Daerah, Daging Sapi di Kota Pasuruan Tembus Rp140 Ribu per Kg

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Para pedagang daging sapi di wilayah Kota Pasuruan, Jawa Timur ikut mengeluh lantaran adanya kenaikan harga pada komoditas…

Dukung Iklim Perindustrian, Komisaris PLN Tinjau Kesiapan Infrastruktur Gardu Induk Penopang di Gresik

Dukung Iklim Perindustrian, Komisaris PLN Tinjau Kesiapan Infrastruktur Gardu Induk Penopang di Gresik

Kamis, 09 Apr 2026 14:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:13 WIB

SurabayaPagi, Gresik – Dalam rangka mendukung pertumbuhan industri nasional serta memastikan keandalan pasokan listrik di kawasan strategis, Komisaris PT PLN (…

Momentum Musim Haji Jadi Berkah Bagi Pedagang Musiman pernak-pernik di Kediri

Momentum Musim Haji Jadi Berkah Bagi Pedagang Musiman pernak-pernik di Kediri

Kamis, 09 Apr 2026 14:13 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Memasuki momen pelaksanaan ibadah Haji membawa berkah tersendiri bagi pedagang Pernak pernik perlengkapan haji musiman. Banyak dari…

Kemenhaj Pacitan: 247 Calon Haji Dijadwalkan Berangkat 27 April ke Tanah Suci

Kemenhaj Pacitan: 247 Calon Haji Dijadwalkan Berangkat 27 April ke Tanah Suci

Kamis, 09 Apr 2026 14:03 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 14:03 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pacitan - Menindaklanjuti keberangkatan jemaah haji di Indonesia, Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Pacitan mencatat…

Jejak Reklamasi dan Izin yang Tertinggal: Mengurai Dugaan Pelanggaran di Pesisir Manyarejo

Jejak Reklamasi dan Izin yang Tertinggal: Mengurai Dugaan Pelanggaran di Pesisir Manyarejo

Kamis, 09 Apr 2026 13:54 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 13:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Hamparan pesisir di Desa Manyarejo, Kecamatan Manyar, kini tak lagi sepenuhnya laut. Di sejumlah titik, air telah berganti menjadi d…

Cegah Penimbunan di Tingkat Pengecer, Pemkab Lumajang Perpendek Distribusi Gas Elpiji 3 Kg

Cegah Penimbunan di Tingkat Pengecer, Pemkab Lumajang Perpendek Distribusi Gas Elpiji 3 Kg

Kamis, 09 Apr 2026 12:59 WIB

Kamis, 09 Apr 2026 12:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Baru-baru ini, masyarakat di wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur khawatir terkait kelangkaan gas elpiji 3 kilogram (Kg) di…