Hadapi Musim Penghujan

Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah Minta Seluruh Saluran Harus Terkoneksi dan Berfungsi

author Al Qomaruddin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi proyek saluran air
Ilustrasi proyek saluran air

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Menghadapi musim hujan, DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Surabaya meminta dinas terkait yakni Dinas Bina Marga dan Pematusan seluruh saluran air di Surabaya dipastikan berfungsi dengan baik. Mulai dari saluran utama di tengah kota hingga saluran sekunder hingga tersier di kampung-kampung harus terhubung.

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Laila Mufidah mengatakan memasuki musim penghujan semua saluran sudah Interkoneksi dan harus berfungsi maksimal. Semua berharap saat kota ini diguyur hujan deras dan dalam waktu lama tidak meninggalkan masalah genangan. Limpahan air hujan itu mengalir melalui saluran  gorong-gorong hingga terbuang di laut.

"Semua saluran harus terkoneksi dan berfungsi dengan baik. Air datang langsung mengalir," ungkap Laila Mufidah, Senin (18/11).

Laila percaya bahwa dinas teknis itu akan melakukan tugasnya dengan baik. Namun pengawasan dan cek di lapangan itu sangat dibutuhkan untuk memastikan bahwa semua sistem saluran untuk mengatasi banjir di Surabaya berjalan dengan baik.

Laila percaya bahwa Pemkot sudah melakukan apa pun untuk mengantisipasi banjir tahunan selama musim hujan. Semua punya tanggung jawab yang sama agar kota ini tidak terus-terusan menjadi langganan banjir.

Apalagi ada wilayah yang disebut menjadi wilayah langganan banjir. Semua harus dicarikan solusi menyeluruh. Selama ini Pemkot dinilai sudah melakukan upaya serius. Mulai dari normalisasi saluran, membuat saluran baru, hingga proyek box culvert. 

Begitu juga pengadaan rumah pompa juga sudah disiapkan hingga mencapai ratusan rumah pompa. "Semua menantikan manfaat proyek saluran penanganan banjir yang saat ini menjadi salah satu fokus Surabaya. Semoga hujan kali ini banjir Surabaya bisa terkurangi," kata Laila.

Kalau Surabaya bebas banjir seratus persen jelas tidak mungkin. Selain memang secara geografis berada di dataran rendah. Perkembangan kota tentu berkonsekuensi pada berkurangnya lahan untuk permukiman dan industri. Akibatnya resapan air berkurang.

Yang bisa dilakukan adalah memastikan proyek penanganan banjir dengan pembuatan saluran air, box culvert, gorong-gorong, koneksi saluran, bozem, hingga rumah pompa harus optimal. Keberadaan mereka harus memberi rasa nyaman warga akan ancaman banjir.

"Ingat, warga Surabaya terutama yang setiap tahun wilayahnya menjadi langganan banjir menanti manfaat proyek penanganan banjir tersebut. Benarkah tahun ini mereka bebas dari genangan," ucap Laila.

Kalau bicara soal banjir, ada tiga hal pokok yang mengikutinya. Mulai dari luas titik banjir, ketinggian, hingga lama genangan. Laila menyebut jika tahun ini wilayah banjir bisa dikurangi dan tidak meluas, artinya projek penanganan banjir berjalan efektif.

Begitu juga ketinggian genangan air di salah satu wilayah langganan banjir jika bisa dipangkas artinya projek berhasil. Tapi jika sebaliknya malah lebih dan memindah titik banjir, proyek penanganan banjir belum berjalan efektif.

"Termasuk kita tunggu musim hujan ini apakah durasi dan lama genangan banjir diatasi. Tapi melihat trennya, saya yakin semua mengarah ke sana. Banjir di Surabaya bisa diminimalisir," kata Laila. 

Pemkot Surabaya tahun ini tidak main-main dalam memerangi banjir di wilayahnya. Proyek pembangunan gorong-gorong dan saluran air skala besar terus dikebut. Belum lagi proyek penunjang lainnya juga digunakan pada memerangi banjir tahun ini.

Keseriusan Pemkot itu ditunjukkan dengan totalitas membangun proyek penanganan banjir. Tahun 2024 ini saja sudah dianggarkan Rp 770 miliar khusus untuk proyek penanganan banjir. Bahkan 2025 besok masih akan dilanjutkan hingga anggaran ditambah menjadi Rp 850 miliar. 

Tercatat dalam laporannya, Surabaya saat ini tengah melakukan pembangunan dan rehabilitasi saluran air. Jumlah titiknya fantastis, mencapai 555 saluran dibangun dan direhabilitasi. Kemudian optimalisasi 25 sistem drainase. 

Sebanyak 75 rumah pompa berhasil dibangun lengkap dengan 315 mesin pompa terpasang. "Tinggal semua harus mendorong signifikansi dari proyek penanganan banjir ini. Semoga musim hujan tahun ini banjir di Surabaya teratasi dengan baik," pungkas Laila. Alq

Berita Terbaru

PDIP Bergeser dari Isu Politik ke Lingkungan

PDIP Bergeser dari Isu Politik ke Lingkungan

Minggu, 11 Jan 2026 19:51 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:51 WIB

Dalam Rakernas Ke-53, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri Undang Rocky Gerung             SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dalam peringatan HUT PDI Perju…

KPK Ungkap Transaksi Rugikan Negara Rp 75 Miliar oleh Kepala KPP Madya Jakarta Utara

KPK Ungkap Transaksi Rugikan Negara Rp 75 Miliar oleh Kepala KPP Madya Jakarta Utara

Minggu, 11 Jan 2026 19:46 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:46 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Akhirnya KPK tetapkan lima tersangka terkait operasi tangkap tangan pejabat pajak di Jakarta Utara (Jakut). Salah satu tersangka…

Pidato Eks Menag Ajak Perangi Korupsi Viral di Medsos

Pidato Eks Menag Ajak Perangi Korupsi Viral di Medsos

Minggu, 11 Jan 2026 19:44 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Beberapa hari ini sebuah video beredar luas di media sosial. Video yang memperlihatkan eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, saat…

Tommy Soeharto, Bakal Punya Menantu DJ

Tommy Soeharto, Bakal Punya Menantu DJ

Minggu, 11 Jan 2026 19:41 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Tata Cahyani mencuri perhatian di prosesi siraman putranya bersama Tommy Soeharto, Darma Mangkuluhur, Jumat lalu. Ia mengenakan…

Ayatollah Khamenei Digoyang Demo, Putra Shah Iran Provokasi

Ayatollah Khamenei Digoyang Demo, Putra Shah Iran Provokasi

Minggu, 11 Jan 2026 19:38 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Teheran - Sudah dua minggu ini ada demo besar-besaran yang melanda negara Iran. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan AS siap…

Yakobus 4:7

Yakobus 4:7

Minggu, 11 Jan 2026 19:36 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - "Tunduklah kepada Allah. Lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu". Karena itu, pendeta saya mengajak tunduklah kepada…