Saksi: Budi Said, Turunkan Dividen PT Antam Rp 1 Triliun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mantan Kadiv Akuntasi dan Perpajakan PT Antam Tbk, Handi Sutamto, mengatakan dividen PT Antam ke negara turun Rp 1 triliun gara-gara gugatan perdata Budi Said.

Ini terungkap dalam sidang dugaan rekayasa jual beli emas dengan terdakwa pengusaha Budi Said. Jaksa mulanya menanyakan pembukuan dana provisi PT Antam terkait gugatan perdata 1,1 ton emas yang diajukan Budi Said setelah kasasinya dikabulkan. Handi mengatakan ada Rp 952,4 miliar yang dibukukan.

"Jadi yang dibukukan khusus untuk kasus Budi Said itu sejumlah berapa?" tanya jaksa di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Selasa (19/11/2024).

"Baik. Jadi secara singkat yang dibukukan untuk kasus hukum Budi Said per 30 Juni 2022 itu angkanya per Juni itu hampir Rp 952.446.824.636 (Rp 952,4 miliar)," jawab Handi.

Jaksa lalu menanyakan pedoman perhitungan nilai tersebut. Handi mengatakan nilai uang itu dihitung berdasarkan gugatan jumlah 1,1 ton emas yang diajukan Budi Said.

"Oke, tadi kan ada komparasi atau penghitungan dari jumlah emas sejumlah 1.136 kg. Jadi untuk yang dibukukan Rp 952 miliar ini, bertolak ukur berpedoman pada apa?" tanya jaksa.

"Angka tersebut bersumber dari pertama, kuantitas ya, 1.136 kg emas lalu ini dikalikan dengan harga LME per 30 Juni 2022. LME itu adalah London metal exchange sebesar Rp 838.421.501 per kilogram," jawab Handi.

Handi kemudian membeberkan dampak kekalahan PT Antam di tingkat kasasi terhadap gugatan perdata tersebut. Dia mengatakan salah satu dampaknya yakni dividen PT Antam ke negara turun Rp 1 triliun.

"Terkait dana provisi yang dibukukan ini, ada tidak dampak terhadap PT Antam?" tanya jaksa.

"Ada. Dampaknya oleh karena adanya beban provisi ini yang hampir Rp 1 triliun otomatis laba bersih perusahaan di tahun 2022 itu turun Rp 1 triliun. Akhirnya apa? artinya juga kemampuan Antam untuk membagikan dividen di tahun 2022 itu turun Rp 1 triliun. Jadi yang seharusnya bisa dibagikan kepada negara katakanlah misalnya Rp 3 triliun akan turun Rp 1 triliun menjadi Rp 2 triliun. Itu dampaknya," ujar Handi.

"Kedua, dampak secara reputasi karena itu mempengaruhi rasio-rasio laporan keuangan dan juga persepsi publik," imbuh Handi.

Sebagai informasi, Budi Said pernah menggugat Antam terkait kekurangan jumlah emas yang diterimanya. Budi Said menang dalam gugatan itu sehingga Antam harus mengganti 1,1 ton emas senilai sekitar Rp 1,1 triliun.

Belakangan, Budi Said diduga menggunakan dokumen palsu dan melakukan kongkalikong terkait pembelian emas dengan sejumlah mantan pejabat Antam. Pihak Antam pun mengajukan peninjauan kembali ke MA untuk membatalkan kasasi itu.

Budi Said pun kini harus menjalani persidangan karena diduga merekayasa jual beli emas. Jaksa mengatakan rekayasa pembelian emas di bawah harga resmi itu dilakukan Budi bersama mantan General Manager PT Antam Tbk Abdul Hadi Aviciena, Eksi Anggraeni selaku broker, Endang Kumoro selaku Kepala Butik Emas Logam Mulia Surabaya 01, Ahmad Purwanto selaku general trading manufacturing and service senior officer, serta Misdianto selaku bagian administrasi kantor atau back office Butik Emas Logam Mulia Surabaya 01.

"Terdakwa Budi Said bersama-sama dengan Eksi Anggraeni, Endang Kumoro, Ahmad Purwanto, dan Misdianto melakukan transaksi jual beli emas Antam pada Butik Emas Logam Mulia Surabaya 01 di bawah harga resmi emas Antam yang tidak sesuai prosedur penetapan harga emas dari prosedur dewan emas PT Antam Tbk," kata jaksa saat membacakan surat dakwaan.

Jaksa mengatakan Budi mendapatkan selisih lebih emas Antam 58,135 kg. Budi disebut membayar transaksi jual beli emas Antam yang tak sesuai dengan spesifikasi sebesar Rp 25,2 miliar.

Jaksa mengatakan kerugian keuangan negara dalam kasus ini mencapai Rp 1.166.044.097.404 (Rp 1,1 triliun). Kerugian keuangan itu dihitung berdasarkan kekurangan fisik emas Antam di Butik Emas Logam Mulia Surabaya 01 dan kewajiban penyerahan emas oleh PT Antam ke Budi Said.

Budi Said juga didakwa melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Jaksa mengatakan Budi menyamarkan duit korupsi hasil selisih pembelian emas duit korupsi hasil selisih pembelian emas itu. n jk/erc/rmc

Berita Terbaru

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Pria Asal Sampang Tewas Dibacok di Wonokusumo Surabaya, Polisi Dalami Motif dan Buru Pelaku

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 18:05 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pria bernama Hasan (37) yang ditemukan tewas di kawasan J…

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

KPK Perluas Penyidikan Kasus Maidi, ASN Pemkab Madiun Ikut Diperiksa

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 16:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Sejumlah s…

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

66 Kasus Penyalahgunaan Energi Subsidi Terungkap di Jatim, 79 Tersangka Diamankan

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 15:19 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur mengungkap puluhan kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) d…

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Lewat Poklahsar, Pemkab Sumenep Dongkrak Nilai Tambah Hasil Laut Nelayan

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Melalui pembentukan Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur mendorong adanya…

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Reklamasi Mengubah Nasib: Nelayan Mengare Gresik Kian Terhimpit, Dari Ratusan Ribu Kini Hanya Puluhan Ribu

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Gresik — Kehidupan nelayan di Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, kian terpuruk dalam beberapa tahun terakhir. Reklamasi p…

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Komitmen Layani CJH, Pemkab Lamongan Kerahkan PPIH hingga KBIH

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

Kamis, 30 Apr 2026 12:37 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pelayanan jamaah calon haji pada musim haji 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan mengerahkan…