Jelang Pilkada, Pemkot Madiun Antisipasi Gangguan Keamanan Objek Vital

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas kelistrikan mengecek panel jaringan listrik di Pasar Besar Madiun. SP/ MDN
Petugas kelistrikan mengecek panel jaringan listrik di Pasar Besar Madiun. SP/ MDN

i

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menjelang PIlkada Serentak 2024, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun dengan gercep mengantisipasi gangguan keamanan bangunan objek vital pasar tradisional seperti Pasar Besar Madiun (PBM) yang rawan terjadi di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Madiun Anshar Rasidi mengungkap, pihaknya menggelar apel siaga yang diikuti oleh petugas keamanan dan ketertiban pasar, petugas listrik, petugas kebersihan, dan pedagang di Pasar Besar Madiun.

"Kegiatan apel siaga pada kesempatan ini yang diselenggarakan dinas perdagangan dengan mengundang TNI/Polri dan lurah untuk menjaga keamanan terhadap objek vital, yaitu pasar tradisional di Kota Madiun," ujar Anshar Rasidi, Jumat (22/11/2024).

Hal itu menunjukkan komitmen kuat seluruh penghuni pasar untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Termasuk, turut serta mensukseskan jalannya Pilkada Serentak 2024 secara sukarela dalam kegiatan pengamanan pasar.

"Sesuai mitigasi, jam rawan itu sekitar pukul 18.00 WIB hingga 00.00 WIB dini hari. Karena setelah jam 12 malam, itu pasar sudah ramai pedagang. Namun, bagi kami tidak ada jam rawan atau tidak rawan. Kami akan lakukan pengamanan 24 jam penuh," tuturnya.

Sementara itu, diketahui untuk jumlah petugas pasar saat ini sebanyak 149 orang. Penjagaan ketat akan dilakukan hingga 'H+3' atau 'H+5' setelah pencoblosan pilkada.

"Kami lakukan monitoring keliling. Harapannya, pilkada tahun ini dapat berjalan aman, lancar, damai, dan kondusif," harapnya. md-01/dsy

Berita Terbaru

Pemprov Jatim Siapkan Pola Kerja ASN Saat Ramadan Lebaran, Pelayanan Publik Tetap Prioritas

Pemprov Jatim Siapkan Pola Kerja ASN Saat Ramadan Lebaran, Pelayanan Publik Tetap Prioritas

Jumat, 13 Mar 2026 04:15 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 04:15 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan pengaturan pola kerja aparatur sipil negara (ASN) menjelang Hari Raya Idul Fitri 2…

Pemindahan Ibu Kota Mojokerto: Antara Ambisi Pembangunan dan Ujian Tata Kelola

Pemindahan Ibu Kota Mojokerto: Antara Ambisi Pembangunan dan Ujian Tata Kelola

Jumat, 13 Mar 2026 03:09 WIB

Jumat, 13 Mar 2026 03:09 WIB

RENCANA pemindahan pusat pemerintahan atau ibu kota Kabupaten Mojokerto ke Desa Jotangan, Kecamatan Mojosari, sejak awal diposisikan sebagai salah satu program…

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Di Tengah Narasi Bela UMKM, Khofifah Ajak Siswa SLB Belanja di Mal

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 20:25 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM,Madiun - Di tengah gencarnya narasi keberpihakan pada UMKM dan pasar rakyat, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa justru mengajak pul…

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Bupati Masih Bisa Jadi "Ratu" di Daerah

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:39 WIB

KPK Ungkap Temuan Korupsi di Kabupaten Pekalongan Hingga Rp 46 Miliar oleh Keluarga Mantan Pedangdut   SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Bupati Pekalongan nonaktif …

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:34 WIB

Trump Isyaratkan Akhiri Perang, Karena Harga Minyak   SURABAYAPAGI.COM, New York - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Rabu (11/3) …

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

Kamis, 12 Mar 2026 19:31 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto…