Cacat Produksi, Toyota Recall 3 Model di Australia Sebanyak 1.271 Unit

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Toyota Corolla Cross Hybrid. SP/ JKT
Toyota Corolla Cross Hybrid. SP/ JKT

i

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Merek otomotif kenamaan asal Jepang, yakni Toyota baru saja melaporkan kabar kurang menyenangkan usai melakukan penarikan kembali (recall) pada unit kendaraan di Australia yang melibatkan model tahun 2023 hingga 2024.

Diketahui, untuk model Toyota yang terdampak recall diantaranya model Corolla Cross, Corolla Cross Hybrid, dan Corolla Sedan Hybrid sebanyak 1.271 unit, karena terdapat potensi kesalahan pada poros kemudi.

Kesalahan tersebut disebabkan adanya cacat produksi sehingga menimbulkan retakan pada sambungan universal atas rakitan poros tengah kemudi dan seiring berjalannya waktu kerusakannya dapat melebar.

"Karena cacat produksi, retakan dapat terjadi pada sambungan universal atas rakitan poros tengah kemudi. Seiring waktu, retakan ini dapat melebar karena tekanan berulang dan dapat menyebabkan hilangnya kendali kemudi,” kata Departemen Infrastruktur, Rabu (04/12/2024).

Pihak Toyota Australia akan segera menghubungi pemilik kendaraan yang terdampak dengan menjadwalkan janji temu agar poros kemudi diganti secara gratis.

Toyota sebelumnya pada Agustus lalu, juga telah mengumumkan program “Customer Service Exercise” untuk memperbaiki kesalahan pada rem parkir mobil SUV C-HR Hybrid di Australia. Disebutkan bahwa kendaraan yang terdampak berjumlah 2.348 unit.

Pabrikan menyebut ketika kendaraan tersebut diderek, sistem Parking Support Braking (PKSB) beroperasi secara tidak sengaja ketika gigi mundur dipilih dan mengakibatkan sistem tersebut mengaktifkan rem kendaraan saat posisi perpindahan gigi dipindahkan ke mundur.

Namun, pabrikan masih belum mengklasifikasikan kesalahan tersebut sebagai penarikan kembali (recall), karena produsen mobil tersebut secara sukarela menawarkan untuk menyelesaikan masalah tersebut dan segera menghubungi pemiliknya. jk-03/dsy

Berita Terbaru

Satlantas Polres Madiun Perketat Patroli di Jalur Rawan Macet dan Kecelakaan

Satlantas Polres Madiun Perketat Patroli di Jalur Rawan Macet dan Kecelakaan

Sabtu, 10 Jan 2026 18:01 WIB

Sabtu, 10 Jan 2026 18:01 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Madiun memperketat pengawasan lalu lintas dengan menggelar patroli strong point di sejumlah jalur …

HUT ke-53 PDI Perjuangan, Deni Wicaksono Tegaskan Satyam Eva Jayate Jadi Jangkar Kebenaran Partai

HUT ke-53 PDI Perjuangan, Deni Wicaksono Tegaskan Satyam Eva Jayate Jadi Jangkar Kebenaran Partai

Sabtu, 10 Jan 2026 11:46 WIB

Sabtu, 10 Jan 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan menjadi momentum konsolidasi ideologis dan penguatan kerja kerakyatan di tengah…

Dorong Sportainment Pelajar, Tri Hadir di Yamaha Fazzio Liga Tendang Bola 2026

Dorong Sportainment Pelajar, Tri Hadir di Yamaha Fazzio Liga Tendang Bola 2026

Jumat, 09 Jan 2026 20:11 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 20:11 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand Tri turut ambil bagian dalam ajang Liga Tendang Bola (LTB) 2026, sebuah l…

Legislator Golkar, Masih Kritik MBG

Legislator Golkar, Masih Kritik MBG

Jumat, 09 Jan 2026 19:09 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:09 WIB

Peristiwa Pemilihan Lokasi Dapur SPPG di Samping Peternakan Babi di Sragen, Resahkan Masyarakat      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Lagi, Wakil Ketua Komisi IX …

Biaya Armuzna Haji Tahun Ini Dihemat Rp180 Miliar

Biaya Armuzna Haji Tahun Ini Dihemat Rp180 Miliar

Jumat, 09 Jan 2026 19:07 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyampaikan adanya penghematan signifikan dalam anggaran penyelenggaraan ibadah haji 2026.…

Yaqut Cholil Qoumas, Anak Ulama Terkemuka, Tersangka Korupsi

Yaqut Cholil Qoumas, Anak Ulama Terkemuka, Tersangka Korupsi

Jumat, 09 Jan 2026 19:05 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, resmi ditetapkan sebagai tersangka. Dia diduga terlibat kasus dugaan korupsi…