Dinas Kesehatan: Angka Kematian Bayi di Kabupaten Pasuruan Turun

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
dr. Ani Latifah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan.
dr. Ani Latifah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan.

i

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Angka kematian bayi (AKB) di Kabupaten Pasuruan masih harus mendapat perhatian.

Adanya kasus kematian menandakan pentingnya pencegahan. Meski jumlah kasusnya tak separah beberapa tahun lalu.

Dalam 10 bulan terakhir tahun 2024, Dinas Kesehatan mencatat sedikitnya ada 38 kasus bayi baru lahir dalam keadaan meninggal dunia. Jumlah itu, memang lebih sedikit ketimbang 2023 yang mencapai 81 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan dr. Ani Latifah menyebut, penurunan AKB terlihat sejak 2021. Di mana, kematian pada bayi baru lahir mencapai 105 kasus. Sedangkan pada 2022, tercatat 77 kasus.

Karena itu, Ani menegaskan masih tingginya kasus AKB di Kabupaten Pasuruan menjadi pekerjaan rumah (PR) bersama.

Ia mengajak semua pihak untuk membuat Gerakan Menelan Obat Tambah Darah yang ditujukan kepada semua remaja putri dan ibu yang sedang hamil.

Ia menekankan, peran Tim Penakib demi percepatan penurunan angka kematian ibu dan bayi, yang melibatkan stakeholder terkait.

Karena memang, upaya itu tidak bisa dilakukan pemerintah saja. Melainkan butuh kolaborasi semua pihak.

"Yang terpenting adalah, bagaimana meningkatnya koordinasi lintas program, lintas sektor, organisasi profesi, asosiasi fasilitas kesehatan, organisasi masyarakat dan institusi pendidikan. Serta meningkatnya pengetahuan tim dalam menyusun strategi penurunan angka kematian ibu dan bayi,” pungkasnya. ps-01

Berita Terbaru

Tiga komplotan Curas di bekuk Satreskrim Polres Blitar Kota dalam waktu singkat

Tiga komplotan Curas di bekuk Satreskrim Polres Blitar Kota dalam waktu singkat

Jumat, 26 Jun 2026 09:19 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 09:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar – Satreskrim Polres Blitar Kota dalam waktu singkat berhasil ungkap dan tangkap komplotan pelaku Curas,setelah pihak korban dari A…

Jumat Berkah, Antusiasme Warga Ingin Mengusap Kepala Anak Yatim

Jumat Berkah, Antusiasme Warga Ingin Mengusap Kepala Anak Yatim

Jumat, 26 Jun 2026 06:43 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 06:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya, – ADA kebiasaan unik setiap tanggal 10 Muharam yaitu muliakan Anak Yatim. Banyak umat muslim rutin menggelar acara santunan komunal …

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Komnas HAM: Penganiaya YTR Sangat Keji

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Ketua Komnas HAM Anis Hidayah turut buka suara terkait kasus Taufik Hidayat (30) diduga menganiaya dan menyekap wanita inisial YTR…

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Taufik Akui Siksa YTR Selama 1,5 Tahun

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:47 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menurut polisi, Taufik mengaku menyiksa YTR selama 1,5 tahun. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Polisi Hendra Rochmawan,…

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Jadikan PDIP Sebagai Oposisi

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:29 WIB

by Adi Prayitno Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Saya menilai alasan pertama berkaitan dengan PDIP kalah di…

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Minta Kekasihnya Dihukum Berat

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 20:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Akhirnya, YTR (29) korban penganiayaan dan penyekapan Taufik Hidayat selama 3 tahun, buka suara. YTR (Yuvita Tri Rezeki),…