Awal Tahun, Harga Cabai di Pasar Legi Ponorogo Meroket Rp 85.000/ Kg

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Pedagang cabai di salah satu Pasar Legi Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. SP/ PNG
Ilustrasi. Pedagang cabai di salah satu Pasar Legi Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. SP/ PNG

i

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Warga di kawasan Ponorogo, Jawa Timur mengaku resah adanya lonjakan harga cabai yang melambung hingga Rp 85.000 per kilogram di Pasar Legi. Bahkan, kenaikan harga ini sangat memberatkan pedagang kecil, terutama pengusaha makanan yang menggunakan bahan baku tersebut.

Selain cabai rawit, harga cabai merah besar juga mengalami kenaikan dari Rp 33.000 menjadi Rp 50.000 per kilogram. Padahal diketahui, harga sebelumnya hanya berkisar Rp 35.000 hingga Rp 45.000 per kilogram. 

“Susah juga ya, kita kan kebetulan berjualan menggunakan sambal. Sekarang cabai mahal, tomat mahal, susah juga,” ujar Antin Nurcahyo, seorang pedagang makanan, Jumat (03/01/2025).

Namun, meski harga komoditas cabai kian meroket, Antin memilih untuk tidak menaikkan harga jualannya agar tetap menarik pembeli, meskipun itu berarti mengurangi keuntungan. “Untungnya yang dikurangi, yang penting jalan,” imbuhnya.

Berbeda dengan Antin, justru Marida pengusaha catering asal kelurahan Tambakbayan, Ponorogo mengaku harus memutar otak agar usahanya tetap berjalan, lantaran harga bumbu dapur kini merangkak naik seiring momentum nataru. Sehingga, untuk menyiasati agar tidak mengalami kerugian, dirinya terpaksa menaikkan harga nasi cateringnya.

Sementara itu, diketahui penyebab kenaikan harga cabai dipengaruhi oleh minimnya stok cabai di pasaran menjadi faktor utama harga cabai rawit naik. Curah hujan yang tinggi juga turut mempengaruhi kualitas cabai dan membuat banyak hasil panen rusak. pn-01/dsy

Berita Terbaru

Satlantas Polres Madiun Perketat Patroli di Jalur Rawan Macet dan Kecelakaan

Satlantas Polres Madiun Perketat Patroli di Jalur Rawan Macet dan Kecelakaan

Sabtu, 10 Jan 2026 18:01 WIB

Sabtu, 10 Jan 2026 18:01 WIB

SURABAYA PAGI, Madiun – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Madiun memperketat pengawasan lalu lintas dengan menggelar patroli strong point di sejumlah jalur …

HUT ke-53 PDI Perjuangan, Deni Wicaksono Tegaskan Satyam Eva Jayate Jadi Jangkar Kebenaran Partai

HUT ke-53 PDI Perjuangan, Deni Wicaksono Tegaskan Satyam Eva Jayate Jadi Jangkar Kebenaran Partai

Sabtu, 10 Jan 2026 11:46 WIB

Sabtu, 10 Jan 2026 11:46 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan menjadi momentum konsolidasi ideologis dan penguatan kerja kerakyatan di tengah…

Dorong Sportainment Pelajar, Tri Hadir di Yamaha Fazzio Liga Tendang Bola 2026

Dorong Sportainment Pelajar, Tri Hadir di Yamaha Fazzio Liga Tendang Bola 2026

Jumat, 09 Jan 2026 20:11 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 20:11 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand Tri turut ambil bagian dalam ajang Liga Tendang Bola (LTB) 2026, sebuah l…

Legislator Golkar, Masih Kritik MBG

Legislator Golkar, Masih Kritik MBG

Jumat, 09 Jan 2026 19:09 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:09 WIB

Peristiwa Pemilihan Lokasi Dapur SPPG di Samping Peternakan Babi di Sragen, Resahkan Masyarakat      SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Lagi, Wakil Ketua Komisi IX …

Biaya Armuzna Haji Tahun Ini Dihemat Rp180 Miliar

Biaya Armuzna Haji Tahun Ini Dihemat Rp180 Miliar

Jumat, 09 Jan 2026 19:07 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:07 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyampaikan adanya penghematan signifikan dalam anggaran penyelenggaraan ibadah haji 2026.…

Yaqut Cholil Qoumas, Anak Ulama Terkemuka, Tersangka Korupsi

Yaqut Cholil Qoumas, Anak Ulama Terkemuka, Tersangka Korupsi

Jumat, 09 Jan 2026 19:05 WIB

Jumat, 09 Jan 2026 19:05 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, resmi ditetapkan sebagai tersangka. Dia diduga terlibat kasus dugaan korupsi…