Saat Acara Natal, Hashim Bersaksi Prabowo akan Disogok

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Hashim Djojohadikusumo, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra.
Hashim Djojohadikusumo, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra.

i

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Saat menjabat sebagai pemimpin negara dan pemerintah, banyak godaan yang dihadapi Presiden Prabowo Subianto.  Godaan berupa sogokan datang dengan tegas ditolak oleh Prabowo Subianto.

Sogokan datang kepada Prabowo diungkapkan oleh Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Hashim Djojohadikusumo. Hashim menceritakan saat sambutan dalam acara Natal Nasional Partai Gerindra di Gereja Tiberias, Kota Bekasi, Sabtu (18/1/2025).

Dalam acara tersebut, Hashim ditemani Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Ahmad Riza Patria, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, serta sejumlah pejabat lainnya.

Hashim bercerita banyak godaan yang datang saat Gerindra memegang kekuasaan. Godaan itu sampai kepada Prabowo yang merupakan Ketua Dewan Pembina partai berlambang burung garuda tersebut.

 

Kesaksian Hashim Djojohadikusumo

"Saya menyaksikan, Pak Prabowo menyaksikan, apa yang terjadi saat kita dalam kekuasaan, datang godaan. Pak Prabowo cerita sama saya, dia sudah beberapa kali sudah mau (hendak) disogok, saya terus terang saja, saya bersaksi saya juga mau (hendak) disogok," ungkap Hashim.

Godaan tersebut dengan tegas ditolak oleh Presiden Prabowo maupun dirinya. Hashim mengungkapkan pengalaman Partai Gerindra yang membuat semua godaan bisa dilalui.

"Kita ingat bahwa kita kalah tiga kali 2009 kalah, 2014 kalah, 2019 kalah, namun berkat Tuhan kita, kita menang 2024. Dengan pengalaman yang begitu lama kita bisa belajar. Saya kira ini Tuhan yang bertindak, sampai sekarang Pak Prabowo tetap menolak," kata Hashim.

"Tuhan Yesus saksi saya, saya juga menolak. Saya kembalikan uang, saya kembalikan macam-macam, Pak Prabowo juga," sambungnya.

 

Kategori Percobaan Penyuapan

Apa pengakuan Hashim ini bisa ditindaklanjuti KPK? Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto mengatakan, semua orang bisa melapor ke KPK. "Apakah yang dilaporkan masuk kategori perkara korupsi dan dapat ditangani oleh KPK, itu perlu penelaahan lebih lanjut," jelas Tessa.

Sementara, Pakar Hukum dari Universitas Trisakti Abdul Fickar Hadjar menilai, kejadian ini masuk kategori sebagai percobaan penyuapan. Hal ini, diakui Hadjar memang kerap dialami pejabat publik.

"Tapi belum menjadi perkara hukum jika tidak ada bukti permulaan yang dapat disangkakan," sebut Fickar.

Kalaupun KPK berinisiatif mengusutnya, menurut Fickar, cerita Hashim belum sepenuhnya menjadi bukti adanya tindakan rasuah. "Belum tentu ada pihak yang membenarkan atau mengakuinya yang dapat dijadikan alat bukti. Tanpa dukungan alat bukti lain yang cukup, maka tidak bisa ditarik menjadi perkara," pungkas Fickar. n erc/ec/rmc

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…