Kasus Pembunuhan Siswi SMK di Lamongan

Tersangka Peragakan 12 Adegan

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Di adegan ke tiga ini tersangka saat mengendari motor miliknya dengan membonceng korban untuk diajak menuju ruko bekas warung kopi. SP/MUHAJIRIN
Di adegan ke tiga ini tersangka saat mengendari motor miliknya dengan membonceng korban untuk diajak menuju ruko bekas warung kopi. SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Kasus pembunuhan siswi salah satu SMK di Lamongan memasuki babak baru. Setelah pelaku berhasil ditangkap tidak kurang dari 1x24 jam, penyidik Satreskrim melakukan reka ulang adegan pembunuhan di lapangan tenis Polres setempat, Kamis, (23/1/2025).

Dipilihnya lapangan tenis milik Polres Lamongan ini seperti disampaikan oleh Kasatreskrim AKP Rizki Akbar ini, sebagai tempat reka ulang adegan pembunuhan berencana tersebut, karena faktor keamanan dan kenyamanan apalagi tersangka adalah masih dibawah umur.

"Untuk reka ulang ini sengaja kita tempatkan di lapangan tenis Polres, karena mempertimbangkan keamanan dan kenyamanan apalagi tersangka umurnya masih dibawah umur," jelasnya.

Sementara itu, dalam reka ulang adegan ini, memperagakan 12 adegan. Dengan disaksikan Kejaksaan Negeri Lamongan, tim kuasa hukum dan sejumlah saksi, reka ulang adegan cara membunuh korban berjalan lancar.

Dengan wajah ditutupi, AI (16) tersangka pembunuh VPR (16) SMK asal Kecamatan Sukodadi tersebut, memperagakan adegan mulai dari keluar rumah, menjemput korban hingga melakukan pembunuhan, tidak sedikitpun tersangka membantah rentetan kejadian yang menghebohkan warga Lamongan tersebut.

Saat keluar rumah itu kata Rizki, pelaku membawa sepeda motor berwarna putih menjemput korban, lalu menuju ruko bekas warung kopi di depan Perumahan Made Great Residence. "Setelah sampai di lokasi kejadian perkara itu, tersangka lalu mengutarakan isi hatinya kalau dirinya ingin menjalin hubungan asrama dengan korban," bener Kasatreskrim.

Namun saat itu, menurut pengakuan tersangka, korban menolak ungkapan asmara dari tersangka, mendengar itu tersangka lalu emosi tak terkendali, hingga membunuh korban, dengan cara memukul perut korban, memukul kelopak matanya hingga memar, membentur - benturkan kepala nya ke dinding, serta mengingat leher korban dengan kerudung milik korban.

Terkuatnya kasus pembunuhan ini tambah Kasatreskrim, selain karena dapat petunjuk dari adanya rekaman CCTV juga karena keterangan dari sejumlah saksi yang mengetahui dan melihat keberadaan tersangka dan korban pada awalnya. "Salah satu petunjuk terungkapnya pembunuhan ini diantaranya karena adanya rekaman CCTV," bebernya.

Usai menggelar reka ulang adegan pembunuhan ini, selanjutnya tidak lama lagi kasus ini akan dilimpahkan ke Kejaksaan, untuk di proses lebih lanjut hingga sampai persidangan dan menghasilkan keputusan inkrah dari pengadilan. "Setelah giat reka ulang adegan ini, kami segera akan melimpahkan kasus ini ke Kejaksaan," terangnya.

Sekedar diketahui, mayat korban sebelumnya ditemukannya oleh pemilik warung yang akan membersihkan tempat itu pada (15/1/2024). Saksi dikagetkan adanya bau menyengat di lokasi kejadian, dan mereka kaget setelah membuka rolling door ada sesosok mayat yang sudah berbau. Melihat itu, saksi meminta bantuan warga setempat dan melaporkan penemuan ini ke Polsek dan Polres Lamongan. jir

Berita Terbaru

Backstagers Jatim Desak Hentikan Kriminalisasi Pekerja Kreatif dalam Kasus Videografer Amsal Sitepu

Backstagers Jatim Desak Hentikan Kriminalisasi Pekerja Kreatif dalam Kasus Videografer Amsal Sitepu

Rabu, 01 Apr 2026 13:27 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 13:27 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Backstagers Indonesia Jawa Timur menyatakan sikap tegas terkait kasus hukum yang menimpa videografer asal K…

Sinergi Pemprov Jatim dan Australia Buka Peluang Ekspor Produk Kulit ke Timur Tengah

Sinergi Pemprov Jatim dan Australia Buka Peluang Ekspor Produk Kulit ke Timur Tengah

Rabu, 01 Apr 2026 05:42 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 05:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Pemerintah Indonesia dan Australia terus memperkuat kerja sama di sektor industri kulit dan peternakan sapi melalui kegiatan I…

Pertamina Imbau Warga Jatim Tak Panic Buying, Pasokan BBM dan LPG Dipastikan Aman

Pertamina Imbau Warga Jatim Tak Panic Buying, Pasokan BBM dan LPG Dipastikan Aman

Rabu, 01 Apr 2026 00:42 WIB

Rabu, 01 Apr 2026 00:42 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus mengimbau masyarakat Jawa Timur untuk tidak melakukan pembelian berlebihan (panic b…

Bupati Madiun Tekankan Skala Prioritas dan Penurunan Kemiskinan

Bupati Madiun Tekankan Skala Prioritas dan Penurunan Kemiskinan

Selasa, 31 Mar 2026 22:50 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 22:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.com,  Madiun – Pemerintah Kabupaten Madiun mencatat lebih dari seribu usulan masyarakat dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Mus…

Krisis Kepercayaan Jadi Pemicu, Warga Tetap Antre BBM Meski Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan 

Krisis Kepercayaan Jadi Pemicu, Warga Tetap Antre BBM Meski Pemerintah Pastikan Tak Ada Kenaikan 

Selasa, 31 Mar 2026 20:18 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 20:18 WIB

‎‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Pemerintah memastikan tidak ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun nonsubsidi, per 1 April 2026. Namun ba…

Harga Produk Plastik Melonjak hingga 50 Persen di Pasar Besar Madiun

Harga Produk Plastik Melonjak hingga 50 Persen di Pasar Besar Madiun

Selasa, 31 Mar 2026 17:43 WIB

Selasa, 31 Mar 2026 17:43 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – Kenaikan harga barang berbahan plastik melonjak signifikan. Dalam beberapa waktu terakhir, lonjakan harga disebut mencapai 40 h…