Pemerintah Berhemat Anggaran, Infrastruktur "Ditekan", Kesejahteraan Rakyat Dinaikan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Raditya M Khadaffi
Raditya M Khadaffi

i

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Presiden Prabowo Subianto pelototi penghematan anggaran. Prabowo menetapkan tiga kriteria wajib penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Pertama, anggaran dikeluarkan untuk penciptaan lapangan kerja dan produktivitas ekonomi di Indonesia.

"Produktivitas bisa diukur harus bisa dengan kuantifikasi. Berapa devisa yang dihasilkan dan dihemat," sebut Prabowo dalam Sidang Kabinet di Kantor Presiden, Kawasan Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (22/1/2025).

Kedua, anggaran harus dikeluarkan untuk mendukung swasembada pangan dan juga energi.

Ketiga, anggaran negara yang dikeluarkan harus bisa memberikan terobosan teknologi demi kemajuan Indonesia.

Prabowo,  dalam Sidang Kabinet itu kembali menegaskan agar semua hal yang bersifat seremonial dan upacara-upacara perayaan tidak dilakukan. Perjalanan dinas harus dibatasi.

Hasil pengurangan perjalanan dinas bisa menghemat anggaran lebih dari Rp 20 triliun.

Saat mengantar Presiden ke India di Lanud Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, Kamis (23/1/2025), Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi buka-bukaan alasan Presiden Prabowo Subianto menargetkan penghematan belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 sebesar Rp 306,69 triliun.

Prabowo meminta agar masing-masing anggaran belanja di kementerian dan lembaga (K/L) ditinjau kembali sebesar Rp 256,1 triliun dan dana Transfer ke Daerah (TKD) Rp 50,59 triliun.

Arahan itu tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja Dalam Pelaksanaan APBN dan APBD 2025. Aturan itu langsung berlaku saat dikeluarkan pada 22 Januari 2025.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi (KLI) Kemenkeu Deni Surjantoro menegaskan upaya penghematan itu murni untuk mendukung program prioritas pemerintah yaitu  meningkatkan kesejahteraan rakyat. Luar biasa semangat mantan Danjenkopassus  ini.

 

***

 

Menurut akal sehat saya, suatu pemerintahan tak ubahnya sebuah Industri. Ini menggunakan manajemen. Apalagi sekarang hampir setiap negara sama sama menghadapi tantangan seiring dinamika zaman. Di organisasi perusahaan misalnya, di tengah ketatnya persaingan usaha dan kondisi bisnis yang semakin kompleks, perusahaan wajib cerdik dalam mengelola keuangan.

Artinya, dalam kondisi yang penuh fluktuasi ini perusahaan yang tidak dikelola efisien, bukan tidak mungkin kondisi finansial perusahaan akan terdampak.

Dalam manajemen keuangan ada istilah cost management. Ini berupa cost cutting dan cost reduction. Dua hal ini untuk mengatasi problem pengelolaan anggaran perusahaan.

Ada tools yang sangat terkenal dari continuous improvement adalah 5S. Ini pelajaran saya dari seorang bankir terkenal. Continuous improvement merupakan dasar untuk sebuah perusahaan lean yang efektif.

5S terdiri dari 5 kata dalam bahasa Jepang yaitu Seiri (Sort), Seiton (Straighten), Seiso (Sweep and Clean), Seiketsu (Systemize), dan Shitsuke (Standardize).

Konsep yang digarisbawahi dari 5S ini adalah mencari waste kemudian mencoba untuk menguranginya. Waste dapat berarti produk yang rusak karena lamanya waktu penyimpanan, space yang “terbuang” untuk penyimpanan barang, hingga modal berbentuk produk jadi yang “mengendap” di gudang. Kelima komponen “S” tersebut adalah:

Seiri (Ringkas). Konsep pertama dari 5S adalah seiri, yang berarti ringkas.

Menurut Hiroyuki Hirano (2002:21), seiri adalah memisahkan barang menjadi dua golongan yaitu barang yang diperlukan dan yang tidak diperlukan.

Barang yang tidak diperlukan harus dipisahkan dari area kerja, dimana mereka merupakan barang yang tidak/belum/jarang digunakan saat ini. Untuk barang yang masih meragukan, maka diperlukan penilaian (appraisal) terhadap nilai dari barang tersebut. Menurut Kristianto Jahja (2000:12), seiri yaitu: “singkirkan barang-barang yang tidak diperlukan dari tempat kerja”.

Menggunakan sudut pandang Seiri, wajar bila anggaran Infrastruktur "ditekan" oleh dana untuk swasembada pangan.

Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono mengungkapkan pemerintah melakukan restrukturisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di sektor infrastruktur untuk mengakomodasi sejumlah program pemerintah.

Keponakan presiden Prabowo ini mengatakan pemangkasan anggaran ini bukan berarti pemerintah tidak memprioritaskan proyek infrastruktur. “Bahwa infrastruktur itu dikurangi dari segi anggaran, itu tidak berarti infrastruktur dinomorduakan,” kata Thomas di Jakarta, seperti diberitakan Antara pada Rabu, (15/1/2025).

Thomas menjelaskan APBN rencananya digunakan untuk program-program yang bersifat jangka panjang dan tidak bisa menerima pendanaan dari jalur komersial. Contohnya, program makan bergizi gratis (MBG) dan ketahanan pangan. Menurut dia, program-program prioritas ini merupakan tugas pemerintah dan tak bisa dilaksanakan dengan mengandalkan dana komersial. Nah. Jelas penjelasan Thomas urusan restrukturisasi APBN di sektor infrastruktur.

 

***

 

Konsep kedua Continuous improvement adalah Seiton (Rapi). Seiton berarti menyimpan barang di tempat yang tepat atau dalam tata letak yang benar, sehingga dapat dipergunakan dalam keadaan mendadak. Menurut Kristianto Jahja (2000), seiton berarti menempatkan barang sesuai dengan jenis, fungsi dan volume penggunaannya.

Tujuan dari konsep seiton adalah menghilangkan kegiatan yang tidak perlu, menghilangkan ketidakpastian peletakan barang dan mengurangi resiko kehilangan atau kesalahan pengambilan. Langkah-langkah menuju konsep seiton adalah pengelompokan barang, persiapan tempat, pemberian tanda batas antar tempat, pemberian tanda pengenal atau identifikasi barang dan denah penempatan barang.

Faktor terpenting dalam penerapan seiton adalah bagaimana merancang sebuah sistem yang nantinya dapat dimengerti oleh setiap orang dengan mudah dan jelas.

Untuk wilayah kerja tertentu, peralatan harus diberi tanda dan disusun sesuai peruntukannya di area tersebut. Hal ini akan mempermudah untuk memindahkan barang yang tidak memiliki label dari area tersebut. Menyusun segala sesuatu pada tempatnya akan membuat peralatan mudah dicari dan mudah digunakan.

Akal sehat saya bilang Prabowo, yang meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk memangkas anggaran sebanyak 50 persen untuk perjalanan dinas luar negeri bagi kalangan pejabat, ini bagian dari konsep Seiton. Kini dapat dihemat dana APBN sebesar Rp 20 triliun.

Juga ada Seiso (Resik)

Seiso menurut Kristianto Jahja (2004:46) berarti membersihkan segala sesuatu yang ada di tempat kerja, pada prinsipnya adalah melakukan pemeriksaan secara teratur.

Dapat diartikan sebagai upaya membersihkan.

Menurut akal sehat saya Prabowo dengan Asta Cita Antara lain memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba.

Menurut akal sehat saya pembersihan terhadap pelaku korupsi dan narkoba memiliki pengaruh besar atas produktivitas dan keamanan.

Kemudian, Seiketsu (Rawat), konsep utama seiketsu adalah memelihara keadaan area kerja yang bersih dan rapi dengan mengikuti disiplin 3S yang telah dilaksanakan. Perawatan yang dimaksudkan disini adalah menjaga konsistensi pelaksanaan disiplin 3S (seiri, seiton, seiso) agar tetap dapat berjalan dengan baik. Menurut Takashi Osada, seiketsu adalah “terus-menerus dan secara berulang-ulang memelihara seiri, seiton, seiso baik secara personal maupun menyangkut pekerjaan.”

Tujuan dari seiketsu Ini sudah dimulai dengan rapat kabinet dengan semua menteri secara rutin.

Tentang hitsuke (Rajin) adalah upaya pembiasaan. Artinya, semua kegiatan 4S tidak mungkin bertahan lama, bahkan mungkin tidak akan pernah terlaksana, tanpa membuat semua orang melakukannya berulang-ulang secara benar dan mempertahankan 3S yang pertama. Shitsuke juga merupakan akuntabilitas manajemen untuk melatih orang agar mengikuti peraturan perawatan ruangan. Manajemen harus mengimplementasikan aturan tersebut dan mempraktekkannya, sehingga semua orang belajar darinya.

Pola ini saya ikuti telah dilakukan semua menteri secara integrated. Misal pembongkaran pagar misterius di Tangerang.

Menurut Takashi Osada, shitsuke adalah “melakukan sesuatu yang benar sebagai kebiasaan.” Konsep utama dari shitsuke adalah melakukan tugas/pekerjaan dengan benar sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Kata Kristianto Jahja (2006:62), shitsuke berarti “lakukan apa yang harus dilakukan, dan jangan melakukan apa yang tidak boleh dilakukan.” Selamat bekerja Pak Presiden. ([email protected])

Berita Terbaru

PDIP Bergeser dari Isu Politik ke Lingkungan

PDIP Bergeser dari Isu Politik ke Lingkungan

Minggu, 11 Jan 2026 19:51 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:51 WIB

Dalam Rakernas Ke-53, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri Undang Rocky Gerung             SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Dalam peringatan HUT PDI Perju…

KPK Ungkap Transaksi Rugikan Negara Rp 75 Miliar oleh Kepala KPP Madya Jakarta Utara

KPK Ungkap Transaksi Rugikan Negara Rp 75 Miliar oleh Kepala KPP Madya Jakarta Utara

Minggu, 11 Jan 2026 19:46 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:46 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Akhirnya KPK tetapkan lima tersangka terkait operasi tangkap tangan pejabat pajak di Jakarta Utara (Jakut). Salah satu tersangka…

Pidato Eks Menag Ajak Perangi Korupsi Viral di Medsos

Pidato Eks Menag Ajak Perangi Korupsi Viral di Medsos

Minggu, 11 Jan 2026 19:44 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Beberapa hari ini sebuah video beredar luas di media sosial. Video yang memperlihatkan eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, saat…

Tommy Soeharto, Bakal Punya Menantu DJ

Tommy Soeharto, Bakal Punya Menantu DJ

Minggu, 11 Jan 2026 19:41 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:41 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Tata Cahyani mencuri perhatian di prosesi siraman putranya bersama Tommy Soeharto, Darma Mangkuluhur, Jumat lalu. Ia mengenakan…

Ayatollah Khamenei Digoyang Demo, Putra Shah Iran Provokasi

Ayatollah Khamenei Digoyang Demo, Putra Shah Iran Provokasi

Minggu, 11 Jan 2026 19:38 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:38 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Teheran - Sudah dua minggu ini ada demo besar-besaran yang melanda negara Iran. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan AS siap…

Yakobus 4:7

Yakobus 4:7

Minggu, 11 Jan 2026 19:36 WIB

Minggu, 11 Jan 2026 19:36 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - "Tunduklah kepada Allah. Lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu". Karena itu, pendeta saya mengajak tunduklah kepada…